Amelia Bersyukur, MCU CPMI di Jember Kini Cuma Rp450 Ribu
- account_circle WNP
- calendar_month Rabu, 5 Agu 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Tektona didampingi Plt Direktur RSD dr Soebandi bertemu Amelia, calon pekerja migran asal Jember, saat meninjau layanan Medical Check Up (MCU) bagi CPMI di RSD dr Soebandi. (Foto: Memodaily.id/WNP)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, Memodaily.id – Senyum bahagia terpancar dari Amelia, calon pekerja migran Indonesia (CPMI) asal Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, saat bertemu Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia Rahmadi Indra Tektona dalam kunjungan pengawasan pelayanan publik di RSD dr Soebandi, Rabu (5/8/2026).
Amelia mengaku kini tidak lagi harus mengeluarkan biaya besar untuk memenuhi persyaratan Medical Check Up (MCU) sebelum kembali bekerja di Singapura. Layanan MCU bagi CPMI kini tersedia di RSD dr Soebandi dengan biaya hanya Rp450 ribu.
“Perasaannya senang. Dulu belum ada program ini, sekarang sudah ada. Biayanya cuma Rp450 ribu,” ujar Amelia.
Menurutnya, biaya MCU di tempat lain jauh lebih mahal. Bahkan saat pertama kali mengurus persyaratan kerja sekitar lima tahun lalu, ia mengaku harus mengeluarkan biaya sekitar Rp800 ribu. Saat ini, biaya di sejumlah tempat disebutnya bisa mencapai jutaan rupiah.
“Dulu saja sekitar Rp800 ribuan. Kalau sekarang bisa jutaan,” katanya.
Amelia juga menyampaikan apresiasi atas kemudahan layanan tersebut. Sebelumnya, biaya MCU dipotong dari gaji oleh perusahaan tempatnya bekerja. Kini, ia dapat mengurus sendiri dengan biaya yang lebih terjangkau.
Ia berharap pemerintah terus meningkatkan pelayanan bagi para pekerja migran Indonesia.
“Ke depannya kalau bisa gratis. Kami juga penyumbang devisa negara,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Instalasi Paviliun dan Eksekutif Platinum RSD dr Soebandi, dr Anna Widyasari, M.Kes., mengatakan minat CPMI memanfaatkan layanan MCU di rumah sakit tersebut cukup tinggi.
“Setiap bulan ada sekitar 10 hingga 20 CPMI yang melakukan pemeriksaan di RSD dr Soebandi,” katanya.
Ia menjelaskan proses pemeriksaan berlangsung relatif cepat. Lama pelayanan bergantung pada persyaratan negara tujuan, namun apabila seluruh pemeriksaan lengkap, hasil MCU dapat diterbitkan paling lama dua hari.
“Tergantung item pemeriksaan dari masing-masing negara. Jika lengkap, maksimal dua hari hasil sudah keluar,” jelasnya.
Dalam kunjungannya, Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Tektona menegaskan peninjauan dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan pelayanan publik agar seluruh layanan berjalan sesuai standar.
“Sesuai tugas pokok dan fungsi Ombudsman, kami melihat langsung bagaimana pelayanan publik di Jember,” ujarnya.
Rahmadi juga meninjau sejumlah ruang perawatan dan berdialog dengan pasien mengenai pelayanan kesehatan di RSD dr Soebandi. Dari hasil pemantauan, ia mendapati masyarakat telah merasakan manfaat program Universal Health Coverage (UHC) yang membuat warga tidak lagi terbebani biaya pelayanan kesehatan.
Ia berharap kualitas pelayanan publik di Kabupaten Jember terus dipertahankan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
- Penulis: WNP
- Editor: WNP


Saat ini belum ada komentar