Breaking News
Minggu, 11 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Angkot Sepi, Pemkot Malang Siapkan Rp1,9 Miliar untuk Angkutan Pelajar

Angkot Sepi, Pemkot Malang Siapkan Rp1,9 Miliar untuk Angkutan Pelajar

  • account_circle ADK
  • calendar_month Kamis, 27 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang menyiapkan anggaran sekitar Rp1,9 miliar untuk menjalankan program angkutan pelajar berbasis angkutan kota (angkot). Program ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 31 Agustus 2026.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, sebelum diluncurkan secara resmi, layanan tersebut akan menjalani uji coba. Operasional ditargetkan dimulai pukul 05.00 WIB, sedangkan peluncuran resmi dijadwalkan pukul 08.00 WIB oleh Wali Kota Malang.

“Trial-nya dulu, kita biar jalan dulu, tetapi secara resmi kita lakukan pada tanggal 31 Agustus. Pukul 05.00 itu sudah berjalan semuanya, kemudian pukul 08.00 kita lakukan launching secara resmi oleh Bapak Wali Kota,” ujar Widjaja, Kamis (27/8).

Menurut Widjaja, perencanaan program memiliki kapasitas anggaran hingga 96 unit kendaraan. Namun, jumlah kendaraan yang beroperasi masih menunggu pemeriksaan kendaraan dan proses seleksi peserta. Untuk tahap awal, sekitar 67 unit diproyeksikan beroperasi.

Anggaran Rp1,9 miliar tersebut tidak otomatis terserap seluruhnya. Pembayaran dilakukan berdasarkan layanan yang diberikan melalui skema Buy The Service (BTS).

“Tidak harus habis uang segitu. Sesuai dengan prestasi yang diberikan kepada kami. Kami sebagai user, membeli layanan atau BTS,” katanya.

Kinerja kendaraan akan dipantau menggunakan GPS untuk memverifikasi jarak tempuh. Operasional layanan dilakukan melalui koperasi yang telah menjalin kontrak dengan Dishub.

Dishub juga tidak membuka rute baru. Sebanyak 15 rute yang sebelumnya digunakan bus sekolah dan kendaraan Elf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan dialihkan menggunakan angkot.

“Rutenya sementara ini untuk tahun ini kita menggunakan rute yang dilakukan oleh bus sekolah maupun Elf yang dilakukan oleh Dikbud. Kita mengubah kendaraannya saja dulu,” jelas Widjaja.

Setiap kendaraan ditargetkan melayani rata-rata delapan pelajar. Bus sekolah tetap disiagakan selama masa transisi untuk memastikan pelajar yang belum terjangkau tetap mendapatkan layanan.

“Bisa jadi bus sekolah standby terlebih dahulu. Arahnya maksimal satu bulan kita akan berhenti,” ungkapnya.

Pembayaran kepada operator mengacu pada Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang ditetapkan Kementerian Perhubungan. Widjaja memperkirakan nilai layanan berada di kisaran Rp6.000 per kilometer, meski angka final mengikuti perhitungan BOK.

Beberapa rute memiliki jarak hingga sekitar 17 kilometer. Orang tua siswa SD juga diperbolehkan mendampingi anak, sementara guru dapat menggunakan layanan tersebut.

Untuk fasilitas, angkot akan dilengkapi pendingin berupa AC angin atau blower. Dishub menegaskan layanan tetap menggunakan kendaraan angkutan kota sehingga fasilitasnya berbeda dengan bus.

Program tersebut juga diarahkan untuk memberikan sumber pendapatan baru bagi sopir angkot yang menghadapi penurunan jumlah penumpang.

Salah seorang sopir angkot jalur MK Madyopuro–Karangbesuki, Ali, menyambut program tersebut. Ia mengatakan jumlah penumpang saat ini jauh menurun dibandingkan sebelumnya.

“Wah, sangat senang sekali. Bergandeng dengan pemerintah itu senang sekali. Sekarang kalau di jalan, penumpang itu sudah nggak ada. Ini menyambung hidup lah yang lebih baik,” kata Ali.

Ia menyebut dalam sekali perjalanan terkadang hanya mendapatkan dua hingga tiga penumpang. Padahal, sebelumnya angkot bisa membawa tujuh hingga delapan penumpang dengan pendapatan perjalanan pulang-pergi sekitar Rp30 ribu hingga Rp40 ribu.

Kini, pendapatan sekali pulang-pergi disebut hanya sekitar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu.

“Dalam sehari bawa pulang uang sangat minim. Rp25 ribu, Rp30 ribu itu sudah banyak sekarang. Itu kadang nggak dapat. Bensin nggak balik biasa,” ujarnya.

Ali mengaku siap mengikuti ketentuan program, termasuk mengenakan pakaian rapi dan tidak merokok selama membawa pelajar.

Ia nantinya melayani Rute 4, dari kawasan SMPN 22 Mulyorejo menuju Mulyokandang, Madyopuro, Wisnuwardhana, Pandanwangi hingga SMPN 24.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vonis 18 Tahun Pembunuh Wanita di Malang Belum Inkrah, Kuasa Hukum Musa Pertimbangkan Banding

    Vonis 18 Tahun Pembunuh Wanita di Malang Belum Inkrah, Kuasa Hukum Musa Pertimbangkan Banding

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Vonis 18 tahun penjara terhadap Musa Krisdianto Warorowai dalam perkara pembunuhan berencana terhadap seorang perempuan berinisial SM (23) di Kota Malang belum berkekuatan hukum tetap (inkrah). Penasihat hukum terdakwa masih mempertimbangkan langkah banding atas putusan yang dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Malang. Kuasa hukum terdakwa, Guntur Putra Abdi Wijaya, mengatakan hingga kini […]

  • 21 Persen Wilayah Kabupaten Malang Masih Blank Spot, DPRD Dorong Pemerataan Akses Internet

    21 Persen Wilayah Kabupaten Malang Masih Blank Spot, DPRD Dorong Pemerataan Akses Internet

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle ANDK
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Sebanyak 21 persen wilayah di Kabupaten Malang masih tergolong blank spot atau belum terjangkau layanan internet secara optimal. Kondisi tersebut menjadi perhatian DPRD Kabupaten Malang yang meminta pemerintah daerah mempercepat pemerataan akses internet hingga ke wilayah terpencil. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza, menegaskan bahwa akses internet saat ini telah menjadi […]

  • Jalan Provinsi Amblas, 7 Kecamatan di Nisel Terisolir

    Jalan Provinsi Amblas, 7 Kecamatan di Nisel Terisolir

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle AFW
    • 0Komentar

    NIAS SELATAN, Memodaily.id – Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Lahusa dengan Kecamatan Gomo, tepatnya di Dusun IV, Desa Taluzusua, Kecamatan Sidua’ori, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, putus total setelah badan jalan amblas diterjang luapan air sungai, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Badan jalan amblas sepanjang sekitar 25–30 meter setelah pondasinya terkikis arus sungai […]

  • Limbah Daun Nanas Kelud Jadi Tekstil Unik, Riset Dosen Unesa Tampil di Pameran Internasional

    Limbah Daun Nanas Kelud Jadi Tekstil Unik, Riset Dosen Unesa Tampil di Pameran Internasional

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    SURABAYA, Memodaily.id – Limbah daun nanas yang selama ini kurang dimanfaatkan berhasil diubah menjadi material tekstil berkelanjutan melalui riset dosen Program Magister Industri Kreatif Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Inty Nahari. Karya bertajuk Barik itu bahkan tampil dalam pameran seni internasional Becoming: Prakriti–Pustaka–Padma di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Bali. Penelitian tersebut memanfaatkan […]

  • Harga Cabai Melonjak hingga Rp66 Ribu per Kg, Pemkot Malang Gelar Pasar Subsidi di Bunulrejo

    Harga Cabai Melonjak hingga Rp66 Ribu per Kg, Pemkot Malang Gelar Pasar Subsidi di Bunulrejo

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar operasi pasar melalui program Warung Tekan Inflasi (WTI) untuk meredam lonjakan harga cabai yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Sebanyak 100 kilogram cabai bersubsidi yang dijual di Pasar Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kamis (4/6/2026), habis terjual hanya dalam waktu sekitar dua jam. Sejak dibuka pukul 07.30 WIB, lapak […]

  • Penemuan Jenazah Gegerkan Pemancing Brantas, Lansia 70 Tahun Tewas Mendadak

    Penemuan Jenazah Gegerkan Pemancing Brantas, Lansia 70 Tahun Tewas Mendadak

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Suasana di tepi Sungai Brantas, Dusun Tawang, Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, mendadak geger, Jumat (2/10/2026). Aktivitas memancing yang semula berlangsung biasa berubah menjadi kepanikan setelah dua pemancing menemukan seorang perempuan lanjut usia dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Korban diketahui bernama Waginten (70), warga Dusun Barisan RT 06/RW 01, Desa Arjowilangun, […]

expand_less