Breaking News
Minggu, 11 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Khofifah Luncurkan Perisai Anak Jatim, Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

Khofifah Luncurkan Perisai Anak Jatim, Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

  • account_circle WNZ
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PASURUAN, Memodaily.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi meluncurkan Gerakan Perlindungan Anak di Ruang Digital (Perisai Anak Jawa Timur) pada puncak peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Jawa Timur di Pintu Langit, Ledug, Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/7/2026).

Peluncuran ditandai dengan pemecahan balon sebagai simbol dimulainya gerakan yang bertujuan menciptakan ruang digital yang aman bagi anak. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Wakil Bupati Pasuruan, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Polda Jatim, DP3AK Jatim, serta Diskominfo Jatim.

Khofifah mengatakan Perisai Anak Jawa Timur hadir sebagai respons terhadap meningkatnya penggunaan internet oleh anak dan remaja. Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah pengguna internet di Indonesia telah melampaui 235 juta orang dengan tingkat penetrasi di atas 81 persen.

Menurutnya, Generasi Alpha dan Generasi Z memiliki peluang besar untuk belajar dan berkreasi melalui internet. Namun, mereka juga menghadapi berbagai risiko seperti perundungan siber, paparan konten negatif, eksploitasi seksual secara daring, hingga praktik judi online.

“Melindungi anak di ruang digital bukan hanya tugas pemerintah. Keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga platform digital harus ikut terlibat,” ujar Khofifah.

Ia menjelaskan, Perisai Anak Jawa Timur dibangun melalui lima pilar utama, yakni penguatan regulasi dan tata kelola, peningkatan literasi digital dan kesadaran publik, penyediaan layanan responsif, penguatan jejaring kolaborasi, serta monitoring dan evaluasi secara berkala.

Program tersebut mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Peraturan Daerah Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital. Implementasinya akan diperkuat melalui petunjuk teknis, standar operasional prosedur (SOP), surat keputusan tim, dan surat edaran bagi pemerintah kabupaten/kota.

Sebagai bagian dari implementasi program, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga akan menghadirkan portal digital yang menyediakan materi edukasi, informasi, serta layanan pengaduan terkait persoalan anak di ruang digital.

“Dengan platform ini masyarakat lebih mudah memperoleh informasi sekaligus melaporkan persoalan yang dialami anak di ruang digital,” kata Khofifah.

Perisai Anak Jawa Timur mengedepankan tiga pendekatan utama, yakni pencegahan melalui edukasi, penanganan melalui pendampingan korban, serta kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas digital.

Sementara itu, Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan inovasi perlindungan anak di ruang digital.

Menurutnya, anak tidak hanya membutuhkan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, tetapi juga lingkungan yang aman, keluarga yang hangat, pendidikan berkualitas, ruang bermain yang layak, serta dukungan kesehatan mental agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

  • Penulis: WNZ
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Talenta ASN Dikuatkan, Mutasi Pejabat Pemkot Malang Masih Tunggu Persetujuan BKN

    Sistem Talenta ASN Dikuatkan, Mutasi Pejabat Pemkot Malang Masih Tunggu Persetujuan BKN

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle memodaily
    • 0Komentar

    MEMODAILY.ID – Pemerintah Kota Malang mulai memperkuat penerapan sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai acuan baru dalam penataan karier, promosi, hingga mutasi jabatan di lingkungan pemerintahan. Melalui sistem tersebut, setiap ASN akan dipetakan berdasarkan kompetensi, potensi, serta capaian kinerja untuk menentukan kesesuaian jabatan secara lebih objektif dan terukur. Plt Kepala BKPSDM Kota Malang, […]

  • Prabowo Tinjau Teknologi PM-AAS di Gorontalo, Optimistis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

    Prabowo Tinjau Teknologi PM-AAS di Gorontalo, Optimistis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    GORONTALO, Memodaily.id – Presiden Prabowo Subianto meninjau penerapan Teknologi Budidaya Padi Pertanian Modern Model Advanced Agricultural System (PM-AAS) dan area Gelar Teknologi dalam rangkaian Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melihat langsung berbagai […]

  • Mulai 5 Oktober, 32 Kantor Imigrasi Berganti Nama untuk Optimalkan Pelayanan Masyarakat

    Mulai 5 Oktober, 32 Kantor Imigrasi Berganti Nama untuk Optimalkan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi melakukan penataan kelembagaan terhadap kantor imigrasi di berbagai wilayah Indonesia. Sebanyak 32 Kantor Imigrasi berganti nomenklatur atau nama mulai 5 Oktober 2026. Penataan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menyesuaikan organisasi dengan karakteristik, cakupan wilayah kerja, beban tugas, serta kebutuhan pelayanan dan pengawasan keimigrasian di masing-masing daerah. […]

  • Menteri PPPA Soroti Gadget, Festival Egrang Jember Jadi Solusi

    Menteri PPPA Soroti Gadget, Festival Egrang Jember Jadi Solusi

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi menilai permainan tradisional dapat menjadi salah satu cara mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget. Hal itu disampaikan Arifatul saat menghadiri Festival Egrang ke-14 di komunitas Tanoker Ledokombo, Kabupaten Jember, Sabtu (8/8/2026). Festival tersebut turut dihadiri Bupati Jember Muhammad Fawait dan Konsul Jenderal […]

  • Berawal dari TikTok, Mahasiswi 18 Tahun Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual di Malang

    Berawal dari TikTok, Mahasiswi 18 Tahun Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual di Malang

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ajakan bertemu untuk minum kopi berujung pada laporan dugaan kekerasan seksual yang dialami seorang mahasiswi berusia 18 tahun di sebuah kamar kos di Kecamatan Sukun, Kota Malang. Korban berinisial AR, mahasiswi asal Kabupaten Mojokerto, melaporkan dugaan peristiwa tersebut ke Polresta Malang Kota. Laporan pengaduan masyarakat tercatat dengan nomor LPM/1686/V/III/2026/SPKT/POLRESTA MALANG KOTA/POLDA JAWA […]

  • Desa Wisata Madiredo Pujon, Surga Wisata Alam dengan Telaga, Air Terjun, hingga Petik Apel

    Desa Wisata Madiredo Pujon, Surga Wisata Alam dengan Telaga, Air Terjun, hingga Petik Apel

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle WTN
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Desa Wisata Madiredo di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan perpaduan keindahan alam, wisata edukasi, hingga pelestarian budaya lokal. Berada di kawasan berhawa sejuk dengan panorama pegunungan, desa ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan bersama keluarga. Ikon utama Desa Wisata Madiredo adalah Telaga […]

expand_less