Bansos 2026 Mulai Disalurkan, Wahyu Tekankan Data Penerima Harus Akurat
- account_circle ADK
- calendar_month Senin, 28 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Malang Dr. Wahyu Hidayat berfoto bersama para pemenang lomba karnaval tingkat Kota Malang 2026 dari lima kelurahan. (Foto: Memodaily.id/ADK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang mulai menyalurkan bantuan sosial tunai daerah Tahun Anggaran 2026. Di tengah proses penyaluran tersebut, Wali Kota Malang Dr. Wahyu Hidayat menekankan pentingnya akurasi data agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Pesan tersebut disampaikan Wahyu saat memberikan pengarahan dalam apel pagi, Senin (28/9/2026). Menurutnya, penyaluran bantuan sosial bukan sekadar persoalan membagikan bantuan, tetapi juga menyangkut ketepatan sasaran serta penghormatan terhadap hak dan martabat masyarakat penerima.
Wahyu menjelaskan, penerima bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok yang menjadi perhatian antara lain masyarakat lanjut usia dan penyandang disabilitas, khususnya yang berada pada desil 1 hingga 5.
“Pastikan data penerima bantuan benar-benar akurat. Jangan sampai ada masyarakat yang seharusnya menerima justru terlewat, sementara yang tidak memenuhi kriteria malah masuk sebagai penerima,” tegas Wahyu.
Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait tidak berhenti pada data yang sudah tersedia. Pemutakhiran, pemantauan, evaluasi, serta proses verifikasi dan validasi harus terus dilakukan untuk memastikan kondisi penerima bantuan sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Wahyu juga mengingatkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) agar memberikan pelayanan dengan sikap ramah, sabar dan penuh empati. Terlebih, sebagian penerima bantuan merupakan kelompok masyarakat yang membutuhkan pendampingan lebih dalam memperoleh layanan pemerintah.
“Layani dengan baik, dengan hati dan empati. Jangan sampai masyarakat merasa dipersulit ketika mendapatkan haknya,” ujarnya.
Selain bantuan tunai, Pemkot Malang juga menyalurkan bantuan berupa 40 unit kursi roda bagi penyandang disabilitas. Bantuan tersebut menjadi bagian dari implementasi program Ngalam Santun dan Ngalam Ngopeni yang diarahkan untuk memperkuat kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wahyu secara tegas mengingatkan agar proses penyaluran bantuan tidak disertai pungutan dalam bentuk apa pun. Jika terdapat ketidaksesuaian atau persoalan dalam penyaluran, masyarakat diminta menggunakan mekanisme pengaduan yang telah disediakan.
“Tidak boleh ada pungutan. Kalau ada persoalan atau ketidaksesuaian, sampaikan melalui mekanisme pengaduan yang ada. Kita harus memastikan bantuan ini memberikan manfaat,” katanya.
Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN Pemkot Malang yang telah ikut membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan dan donasi yang terkumpul telah disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Selain persoalan pelayanan sosial, Wahyu turut memberikan apresiasi kepada sejumlah kelurahan yang berhasil meraih prestasi dalam parade kemerdekaan tingkat Kota Malang 2026. Kelurahan tersebut yakni Arjowinangun, Dinoyo, Sukun, Gadang Kasri dan Purwantoro.
Ia juga mengucapkan selamat kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bappeda, Dispendukcapil, Bapenda serta Inspektorat Kota Malang yang memperoleh nilai tertinggi dalam evaluasi SAKIP 2026.
Menurut Wahyu, berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Pemkot Malang terus menjaga semangat pelayanan dan tidak menjadikan capaian sebagai alasan untuk berhenti berbenah.
Wahyu menegaskan, seluruh program pemerintah pada akhirnya harus bermuara pada manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pemerintah harus hadir dan bekerja untuk masyarakat. Kita bekerja dengan hati, menjaga integritas dan memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat,” pungkas Wahyu.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar