Karantina Jatim Perkuat Standar Fumigasi, Metil Bromida hingga Fosfin Jadi Fokus
- account_circle AMZ
- calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Karantina Jawa Timur mengikuti pembekalan dan praktik lapangan penerapan standar fumigasi di Sidoarjo. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDOARJO, Memodaily.id – Karantina Jawa Timur memperkuat standar pelaksanaan fumigasi untuk memastikan tindakan karantina tumbuhan di lapangan berjalan aman, efektif, dan sesuai ketentuan.
Penguatan standar tersebut dilakukan melalui pembekalan dan praktik lapangan di Sidoarjo, Rabu (23/9). Kegiatan melibatkan petugas karantina, asosiasi, serta perusahaan yang ditetapkan sebagai pihak lain pelaksana tindakan karantina tumbuhan tertentu.
Sejumlah metode menjadi fokus dalam kegiatan tersebut, mulai dari fumigasi menggunakan metil bromida dan fosfin hingga metode un-sheeted container.
Direktur Standar Karantina Tumbuhan A.M. Adnan mengatakan, keseragaman penerapan standar penting karena pelaksanaan fumigasi juga dapat melibatkan pihak lain di luar petugas karantina.
“Standar perlakuan fumigasi harus dipahami dan diterapkan secara konsisten, terutama dalam pelaksanaan yang melibatkan pihak lain,” ujar Adnan di Sidoarjo, Kamis (24/9).
Menurutnya, pemahaman terhadap prosedur tidak cukup hanya melalui pembekalan di dalam ruangan. Peserta juga mengikuti praktik lapangan untuk menerapkan tahapan teknis fumigasi.
Ketua Tim Teknik dan Metoda Karantina Tumbuhan Nur Rachman mengatakan, setiap tahapan dan persyaratan teknis harus dipatuhi, terutama dalam penerapan fumigasi un-sheeted container.
Menurut Nur Rachman, kepatuhan terhadap prosedur diperlukan agar tindakan fumigasi dapat dilakukan secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Subbagian Umum Karantina Jawa Timur Sarmili menambahkan, koordinasi antara petugas karantina dan pelaksana fumigasi menjadi salah satu kunci dalam penerapan standar di lapangan.
Koordinasi tersebut diperlukan agar setiap tindakan dapat berlangsung tertib, aman, efektif, dan sesuai ketentuan.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan Jawa Timur Masanto mengatakan, pengawasan terhadap pelaksanaan fumigasi juga akan terus diperkuat.
“Kolaborasi antara petugas karantina dan pihak lain pelaksana tindakan karantina harus terus diperkuat agar pelaksanaan fumigasi sesuai standar,” kata Masanto.
Melalui pembekalan dan praktik lapangan tersebut, Karantina Jawa Timur mendorong penerapan standar fumigasi yang seragam, termasuk ketika tindakan dilakukan oleh pihak lain yang telah mendapatkan kewenangan sesuai ketentuan.
Penerapan standar tersebut merupakan bagian dari tindakan karantina tumbuhan untuk mencegah risiko terbawanya organisme pengganggu tumbuhan melalui lalu lintas komoditas.
- Penulis: AMZ
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar