Tabrak Lari di Jalan Pamotan, Nyawa Pemuda Melayang, Sopir R6 Melarikan Diri
- account_circle ADK
- calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Satlantas Polres Malang saat melakukan olah TKP kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dan kendaraan roda enam di Jalan Raya Desa Pamotan, Kecamatan Dampit. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Jalan Raya Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, menjadi lokasi kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang pemuda, Kamis (8/10/2026) dini hari. Tragisnya, kendaraan roda enam (R6) yang terlibat justru kabur meninggalkan lokasi setelah terjadi kecelakaan.
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, S.Tr.K., S.I.K., M.Si. mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.11 WIB dan melibatkan sepeda motor Honda CB150R bernopol N-4009-EER.
“Sepeda motor Honda CB150R N-4009-EER dikendarai Muchamad Dafit berboncengan dengan Wahyu Budiono melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang,” ujar Alif.
Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut hendak mendahului kendaraan roda enam yang berada di depannya. Namun, ketika mengambil haluan ke kanan, dari arah berlawanan melaju kendaraan R6 yang tidak diketahui identitasnya.
“Karena jarak sudah dekat, kedua kendaraan tidak menguasai rem dan kemudi hingga terjadi serempetan,” jelasnya.
Kerasnya benturan membuat dua orang yang berada di sepeda motor menjadi korban. Muchamad Dafit mengalami patah tulang kaki kiri dan harus menjalani perawatan di RSU Pindad Turen.
Sedangkan Wahyu Budiono mengalami luka pada bagian kepala. Nyawanya tidak tertolong dan korban meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum dievakuasi ke RSU Pindad Turen.
Yang membuat kejadian ini semakin menjadi perhatian adalah kendaraan roda enam yang terlibat tidak berhenti untuk memberikan pertolongan. Pengemudi kendaraan tersebut justru meninggalkan lokasi dan melarikan diri ke arah barat.
“Pengemudi kendaraan roda enam yang terlibat belum diketahui identitasnya dan melarikan diri ke arah barat,” ungkap Alif.
Polisi langsung melakukan penyelidikan untuk memburu kendaraan maupun pengemudi yang meninggalkan lokasi. Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Malang telah mendatangi TKP, melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti.
“Anggota sudah melakukan lidik terhadap saksi-saksi di sekitar TKP, melaksanakan olah TKP, mendokumentasikan dan mengamankan barang bukti,” kata Alif.
Selain itu, polisi juga melakukan pencarian rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Rekaman tersebut diharapkan dapat menjadi petunjuk untuk mengidentifikasi kendaraan R6 yang terlibat dalam kecelakaan.
“Petugas juga masih mencari CCTV di sekitar lokasi untuk membantu mengungkap kendaraan maupun pengemudi yang terlibat,” tegasnya.
Alif kembali mengingatkan pengendara agar tidak ceroboh saat melakukan manuver, khususnya ketika hendak mendahului kendaraan lain di jalan raya.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mengendalikan kecepatan dan memastikan kondisi dari arah berlawanan benar-benar aman sebelum melakukan manuver mendahului,” pungkasnya.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar