Video Dua Pria Berciuman di Lingkungan PNJ Viral, Kampus Beri Sanksi Mahasiswa Terlibat
- account_circle RFR
- calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan layar video yang memperlihatkan dua pria berpelukan dan berciuman di lingkungan kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Kota Depok, Selasa (2/6/2026). (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Memodaily.id – Sebuah video yang memperlihatkan dua pria berpelukan dan berciuman di lingkungan kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Kota Depok, viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa tersebut terjadi di area lantai 1 perpustakaan PNJ pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 14.33 WIB. Video itu diketahui direkam oleh mahasiswa lain sebelum akhirnya tersebar luas melalui berbagai platform media sosial.
Dalam rekaman tersebut, terlihat dua pria berada di salah satu sudut area kampus. Salah satunya mengenakan rompi, sementara pria lainnya mengenakan kemeja.
Seorang mahasiswa PNJ berinisial R mengungkapkan bahwa kedua pria tersebut sempat berada bersama di area perpustakaan sebelum aksinya diketahui oleh mahasiswa lain.
Menurut R, salah satu pria merupakan mahasiswa PNJ, sedangkan pria lainnya disebut berasal dari luar kampus dan datang untuk menemui mahasiswa tersebut.
“Keduanya bertemu di area selasar perpustakaan,” kata R, Selasa (2/6/2026).
Setelah peristiwa itu diketahui, pihak kampus disebut langsung mengamankan keduanya dan meminta keterangan lebih lanjut. Orang tua mahasiswa yang terlibat juga dipanggil untuk mengikuti proses penanganan internal.
R menyebut pihak kampus telah mengambil keputusan terhadap mahasiswa PNJ yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, Humas PNJ, Dika, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyatakan pihak kampus telah menjatuhkan sanksi kepada mahasiswa yang terlibat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Berdasarkan keputusan yang telah ditetapkan, mahasiswa yang bersangkutan diberhentikan dari kampus,” ujarnya.
- Penulis: RFR
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar