Fraksi Gerindra Bantah DPRD Malang Hentikan MBG: Kritik Jangan Dianggap Penolakan
- account_circle ADK
- calendar_month Senin, 7 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang, Ginandjar Yoni Wardoyo, usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Malang. (Foto: Memodaily.id/ADK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang membantah isu yang menyebut DPRD Kota Malang telah memutuskan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang, Ginandjar Yoni Wardoyo, menegaskan hingga Senin (7/9), tidak pernah ada keputusan resmi lembaga DPRD Kota Malang untuk menghentikan program strategis nasional tersebut.
“Secara kelembagaan, DPRD Kota Malang tidak pernah mengambil keputusan untuk menghentikan program strategis nasional tersebut,” tegas Ginandjar.
Menurutnya, isu tersebut sebenarnya pernah muncul sekitar lima hingga enam bulan lalu dan kini kembali ramai di media sosial. Ia meminta masyarakat tidak menyamakan kritik maupun pernyataan anggota DPRD dalam forum aspirasi dengan keputusan resmi lembaga.
Ginandjar menjelaskan, keputusan DPRD harus melalui mekanisme kedewanan, mulai rapat resmi, pembahasan alat kelengkapan hingga keputusan atau rekomendasi kelembagaan jika diperlukan.
“Tidak pernah DPRD Kota Malang melakukan rapat internal, paripurna, koordinasi dan sebagainya yang kemudian menghasilkan keputusan menghentikan MBG. Tidak ada,” ujarnya.
Ginandjar menegaskan Fraksi Gerindra tetap mendukung MBG sebagai program nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, dukungan tersebut bukan berarti pelaksanaannya bebas dari kritik dan evaluasi.
Menurutnya, DPRD memiliki fungsi pengawasan untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, transparan, aman dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kalau ada kendala terkait kualitas makanan, distribusi, ketepatan sasaran, keamanan pangan maupun tata kelola anggaran, harus segera diperbaiki,” katanya.
Ia pun meminta kritik terhadap pelaksanaan MBG tidak dipelintir menjadi penolakan terhadap program.
“Mengevaluasi bukan berarti menghentikan, dan mengawasi bukan berarti menghambat,” tegasnya.
Fraksi Gerindra, lanjutnya, akan terus mengawal pelaksanaan MBG agar program tersebut tidak sekadar besar dalam anggaran, tetapi juga besar dalam manfaat bagi anak-anak Indonesia, khususnya masyarakat Kota Malang.
“MBG bukan untuk dihentikan, tetapi harus didukung agar kualitasnya terus meningkat,” pungkasnya.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar