Breaking News
Minggu, 11 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Novita Dorong UMKM Trenggalek Naik Kelas, Tak Cukup Andalkan Modal

Novita Dorong UMKM Trenggalek Naik Kelas, Tak Cukup Andalkan Modal

  • account_circle RFR
  • calendar_month Senin, 17 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TRENGGALEK, Memodaily.id – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong pelaku UMKM di Kabupaten Trenggalek meningkatkan kualitas usaha melalui standardisasi, legalitas, akses pasar, dan pemanfaatan teknologi digital.

Dorongan itu disampaikan Novita saat menghadirkan Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk memberikan pendampingan kepada ratusan pelaku UMKM Trenggalek mengenai penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI), Minggu (16/8/2026).

“Kami dari Komisi VII mendatangkan mitra kami, BSN, untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Trenggalek tentang SNI,” kata Novita.

Menurut Novita, standardisasi bukan sekadar urusan administrasi. Penerapan standar diperlukan untuk memastikan keamanan bahan, menjaga kualitas produk, dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Karena itu, pelaku UMKM juga perlu memperhatikan legalitas dan sertifikasi sesuai jenis produknya, seperti PIRT, sertifikasi halal, dan HACCP.

“Kita memastikan teman-teman tidak hanya mampu berjualan, tetapi juga teredukasi tentang bahan-bahan yang aman digunakan dan sesuai standar,” tegasnya.

Novita meminta pendampingan terhadap UMKM tidak berhenti pada seminar atau pelatihan. Pemerintah pusat bersama Pemkab Trenggalek perlu mengawal pelaku usaha hingga mampu memenuhi persyaratan dan memperoleh sertifikasi.

“Tidak hanya materi yang diberikan. Kami terus berupaya mendampingi bersama Pemkab Trenggalek bagi teman-teman yang ingin memenuhi persyaratan, sampai mereka menerima sertifikasi,” ujarnya.

Ia menilai pengembangan UMKM tidak cukup hanya mengandalkan bantuan modal. Legalitas, standardisasi, akses pasar, infrastruktur, dan konektivitas digital perlu dibangun dalam satu ekosistem pendukung usaha.

Novita juga menyoroti layanan Online Single Submission (OSS) yang menurutnya masih perlu dibenahi agar digitalisasi perizinan tidak menjadi kendala bagi pelaku UMKM di daerah.

“Digitalisasi harus menjadi solusi, bukan hambatan. Sistem OSS harus terus diperbaiki agar pelayanan kepada pelaku UMKM di daerah bisa berjalan lancar,” katanya.

Selain legalitas dan standardisasi, Novita menaruh perhatian pada konektivitas internet di wilayah pelosok. Ia menyebut pembangunan sekitar 120 titik jaringan dilakukan untuk memperluas akses sinyal dan mengurangi wilayah blank spot.

“Totalnya ada sekitar 120 titik yang saya bangun sehingga memastikan tidak ada blank spot. Jadi, meskipun dari rumah, mereka tetap bisa berjualan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Perdagangan dan Perindustrian (Komindag) Trenggalek Saniran mengatakan edukasi SNI penting agar pelaku UMKM memahami proses standardisasi dan mekanisme pengurusannya.

“Sebenarnya SNI ini bisa dilakukan secara mandiri. Karena mereka belum tahu caranya, kita hadirkan narasumber untuk memberikan edukasi,” kata Saniran.

Novita menegaskan keberhasilan pemberdayaan UMKM tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan. Pelaku usaha juga perlu memiliki kemampuan untuk berkembang secara mandiri agar produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.

“UMKM harus kita siapkan naik kelas. Ketika produknya berkualitas, legalitasnya jelas, terkoneksi dengan pasar digital, dan infrastrukturnya mendukung, maka produk Trenggalek punya peluang jauh lebih besar untuk menembus pasar nasional,” pungkasnya.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Internet Rakyat Mulai Disiapkan di Blora, 5 Kecamatan Jadi Sasaran Awal

    Internet Rakyat Mulai Disiapkan di Blora, 5 Kecamatan Jadi Sasaran Awal

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle FRS
    • 0Komentar

    BLORA, Memodaily.id – Program Internet Rakyat (IRA) mulai disiapkan untuk masuk ke Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pada tahap awal, pembangunan jaringan internet murah tersebut menyasar lima kecamatan. Lima kecamatan yang masuk dalam rencana awal pembangunan jaringan IRA yakni Cepu, Jepon, Blora, Banjarejo, dan Randublatung. Rencana pembangunan jaringan tersebut dibahas dalam sosialisasi yang berlangsung di Mall […]

  • Munas FKDK BPD 2026 Tetapkan Pengurus Baru, Dorong Transformasi Digital Bank Pembangunan Daerah

    Munas FKDK BPD 2026 Tetapkan Pengurus Baru, Dorong Transformasi Digital Bank Pembangunan Daerah

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPD SI) resmi menetapkan kepengurusan baru periode 2026–2029 dalam Musyawarah Nasional (Munas) 2026 yang digelar di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang dirangkai dengan Seminar Nasional tersebut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sejumlah Sekretaris Daerah provinsi, Komisaris Utama, […]

  • Wali Kota Malang Apresiasi Capaian Prabowo, Soroti Swasembada Daging

    Wali Kota Malang Apresiasi Capaian Prabowo, Soroti Swasembada Daging

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    KOTA MALANG, Memodaily.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi capaian pemerintah yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026, Jumat (14/8/2026). Wahyu menilai berbagai capaian yang dipaparkan Presiden, termasuk terkait perekonomian dan ketahanan pangan, menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan […]

  • PSU Piranha Residence Belum Tuntas, Kavling A18 Jadi Sorotan

    PSU Piranha Residence Belum Tuntas, Kavling A18 Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Polemik Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di Perumahan Piranha Residence, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, kembali bergulir. Pemkot Malang bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan pengukuran ulang untuk memastikan status sejumlah bidang lahan, termasuk kawasan kavling A18. Pengukuran dilakukan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang […]

  • DPR Minta Pendidikan Tinggi Jadi Prioritas Utama Cetak SDM Unggul

    DPR Minta Pendidikan Tinggi Jadi Prioritas Utama Cetak SDM Unggul

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Komisi X DPR RI menegaskan bahwa upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan dasar dan menengah. Pendidikan tinggi harus menjadi prioritas strategis untuk menghasilkan tenaga kerja terampil, ilmuwan, peneliti, dan inovator yang mampu meningkatkan daya saing bangsa. Pandangan tersebut disampaikan dalam rapat kerja […]

  • Karantina Jatim Perkuat Standar Fumigasi, Metil Bromida hingga Fosfin Jadi Fokus

    Karantina Jatim Perkuat Standar Fumigasi, Metil Bromida hingga Fosfin Jadi Fokus

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle AMZ
    • 0Komentar

    SIDOARJO, Memodaily.id – Karantina Jawa Timur memperkuat standar pelaksanaan fumigasi untuk memastikan tindakan karantina tumbuhan di lapangan berjalan aman, efektif, dan sesuai ketentuan. Penguatan standar tersebut dilakukan melalui pembekalan dan praktik lapangan di Sidoarjo, Rabu (23/9). Kegiatan melibatkan petugas karantina, asosiasi, serta perusahaan yang ditetapkan sebagai pihak lain pelaksana tindakan karantina tumbuhan tertentu. Sejumlah metode […]

expand_less