Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Novita Hardini: Pariwisata Tak Cukup Modal Keindahan

Novita Hardini: Pariwisata Tak Cukup Modal Keindahan

  • account_circle RFR
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menilai kekayaan alam dan budaya Indonesia perlu didukung infrastruktur serta ekosistem digital yang memadai agar pariwisata mampu bersaing di tingkat global.

Menurut Novita, promosi pariwisata di forum internasional harus dibarengi kesiapan daerah dalam menyediakan kebutuhan wisatawan. Infrastruktur yang diperlukan tidak hanya berupa akses menuju destinasi, tetapi juga jalan yang terhubung, listrik, air bersih hingga konektivitas digital.

“Jangan sampai wisatawannya datang, tetapi ekosistem pendukung tidak siap,” kata Novita, Sabtu (5/9/2026).

Ia juga mendorong pengembangan infrastruktur yang menghubungkan pariwisata dengan ekonomi kreatif masyarakat. Fasilitas seperti pusat kebudayaan, ruang kreatif, sentra kerajinan, kawasan kuliner, galeri produk lokal, studio kreatif dan ruang pertunjukan dinilai dapat memperkuat ekosistem pariwisata daerah.

“Saya mendorong bahwa budaya bukan hanya dinikmati sesaat, namun harus menjadi kekuatan ekonomi. Maka infrastrukturnya juga harus menjadi prioritas pembangunan,” ujarnya.

Di sisi lain, Novita menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk memudahkan wisatawan memperoleh informasi mengenai destinasi, kuliner dan produk kreatif daerah.

Ia mencontohkan Korea Selatan yang menggunakan sistem pemetaan digital seperti NAVER Map untuk membantu masyarakat dan wisatawan menemukan berbagai lokasi.

“Seperti satu data informasi, menggunakan teknologi yang memudahkan wisatawan, seperti informasi kuliner, spot destinasi wisata, spot kreatif daerah yang bisa diakses satu pintu,” katanya.

Novita menilai penguatan ekosistem digital dan infrastruktur juga diperlukan agar diplomasi budaya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pertunjukan kesenian daerah di tingkat internasional, kata dia, harus dapat membuka peluang kerja sama sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi daerah.

Pandangan tersebut disampaikan Novita dalam konteks keterlibatan Trenggalek pada Yeosu World Island Fair 2026 di Korea Selatan. Sebanyak 15 penari dari Trenggalek dipersiapkan membawa kesenian daerah, termasuk Turonggo Yakso, dalam ajang internasional tersebut.

Novita berharap kehadiran budaya Trenggalek dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan pariwisata, kuliner, kerajinan dan ekonomi kreatif daerah kepada masyarakat internasional.

“Karena budaya yang hidup bukan hanya budaya yang dilestarikan tetapi budaya yang mampu menghidupi generasi yang mewarisinya,” pungkasnya.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Malang Gaspol Dorong UMKM, 11 Produk Lokal Mejeng di Inacraft 2026

    Pemkot Malang Gaspol Dorong UMKM, 11 Produk Lokal Mejeng di Inacraft 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menembus pasar yang lebih luas. Salah satunya dengan membawa 11 UMKM unggulan Kota Malang ke ajang Inacraft Oktober 2026 yang berlangsung pada 7-11 Oktober di Jakarta International Convention Center (JICC). Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko […]

  • Budaya Malangan Memukau di Karnaval APEKSI 2026, Bantengan dan MFC Curi Perhatian Nasional

    Budaya Malangan Memukau di Karnaval APEKSI 2026, Bantengan dan MFC Curi Perhatian Nasional

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MEDAN, Memodaily.id – Kontingen budaya Kota Malang sukses mencuri perhatian ribuan penonton pada puncak Karnaval Budaya “The Sparkling of Local Heroes & Culture” yang menjadi rangkaian penutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI 2026 di Kota Medan, Kamis (2/7) malam. Penampilan yang memadukan atraksi Bantengan dan kostum megah Malang Flower Carnival (MFC) mendapat sambutan meriah […]

  • Pasar Gadang Segera Dibongkar, Dewan Soroti Uang Swadaya dan Hak Pedagang

    Pasar Gadang Segera Dibongkar, Dewan Soroti Uang Swadaya dan Hak Pedagang

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Rencana pembongkaran Pasar Induk Gadang sisi selatan pada 16 September 2026 mendapat perhatian DPRD Kota Malang. Bukan hanya soal kesiapan relokasi, dewan juga menyoroti data pedagang, kontribusi swadaya hingga kepastian hak pedagang setelah bangunan relokasi menjadi aset pemerintah. Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, H Bayu Rekso Aji, mengatakan masih terdapat sekitar […]

  • Mentan Amran Batalkan Rapat, Pilih Turun Langsung ke Alor

    Mentan Amran Batalkan Rapat, Pilih Turun Langsung ke Alor

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    ALOR, Memodaily.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membatalkan agenda rapat pimpinan di Jakarta untuk terbang langsung ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (8/8). Langkah itu dilakukan setelah mendengar aspirasi mahasiswa asal Alor terkait kondisi pangan dan pertanian di daerah tersebut. Aspirasi itu disampaikan Adriano Padama saat mengikuti kuliah umum di Universitas […]

  • ‎DPRD Kota Malang Nilai Perda Pencegahan Penyimpangan Seksual Penting untuk Lindungi Generasi Muda ‎

    ‎DPRD Kota Malang Nilai Perda Pencegahan Penyimpangan Seksual Penting untuk Lindungi Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    Memodaily.id– ‎DPRD Kota Malang memandang perlunya regulasi daerah yang dapat menjadi landasan dalam upaya pencegahan penyimpangan seksual sebagai bagian dari perlindungan terhadap generasi muda dan penguatan ketahanan keluarga. Gagasan tersebut disampaikan Ketua Fraksi NasDem–PSI DPRD Kota Malang sekaligus Wakil Ketua Komisi C, Dito Arief Nurakhmadi. ‎ ‎Menurut Dito, Kota Malang yang dikenal sebagai kota pendidikan […]

  • DLH Kota Malang Perkuat Mitigasi Kebakaran TPA Supit Urang dengan Bakteri Limbah Susu

    DLH Kota Malang Perkuat Mitigasi Kebakaran TPA Supit Urang dengan Bakteri Limbah Susu

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang memperkuat upaya mitigasi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang seiring meningkatnya risiko kebakaran pada musim kemarau. Salah satu langkah yang diterapkan adalah penyiraman rutin serta pemanfaatan bakteri berbahan limbah susu untuk menekan pembentukan gas metana. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond […]

expand_less