Warga Bunulrejo Apresiasi RT Berkelas, Drainase 75 Meter Dibangun untuk Kepentingan Warga
- account_circle ADK
- calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua RT 05 RW 16 Kelurahan Bunulrejo, Achad Fauzi, saat menjelaskan pembangunan saluran drainase sepanjang sekitar 75 meter melalui program RT Berkelas. (Foto: Memodaily.id/ADK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Program RT Berkelas yang menjadi salah satu program strategis Wali Kota Malang pada tahun anggaran 2026 mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya di RT 05 RW 16, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, yang memanfaatkan program tersebut untuk pembangunan saluran drainase sepanjang sekitar 75 meter.
Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya membenahi infrastruktur dasar di lingkungan permukiman, khususnya sistem pembuangan air warga. Keberadaan drainase yang memadai diharapkan dapat membantu mengarahkan aliran air sekaligus mengantisipasi potensi longsor.
Ketua RT 05 RW 16 Kelurahan Bunulrejo, Achad Fauzi, menjelaskan bahwa pembangunan saluran drainase tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lingkungannya. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai Sudutkota.id, Minggu (11/10/2026).
“Pembangunan ini untuk kepentingan warga. Dengan adanya saluran drainase, pembuangan air menjadi lebih terarah dan tidak langsung mengalir ke tanah. Ini juga sebagai upaya antisipasi longsor,” ujar Fauzi.
Ia menyebut, saluran drainase yang dibangun memiliki panjang keseluruhan sekitar 75 meter. Sebelum pekerjaan dimulai, warga melakukan pengukuran untuk menyesuaikan kebutuhan pembangunan dengan kondisi lapangan. Pengerjaan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 10 hari.
Menurut Fauzi, program RT Berkelas memberikan manfaat nyata karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Perbaikan saluran pembuangan air menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan mengurangi potensi persoalan akibat aliran air yang tidak terkendali.
“Program ini sangat bermanfaat bagi warga karena saluran pembuangan air menjadi lebih baik,” tegasnya.
Di wilayah RW 16, pelaksanaan program RT Berkelas juga disesuaikan dengan kebutuhan setiap RT. Pembangunan fisik di RT 01, RT 02, RT 04, dan RT 05 difokuskan pada gorong-gorong serta saluran pembuangan air. Sementara itu, khusus RT 03, program tersebut direncanakan untuk pekerjaan plesterisasi jalan.
Pelaksanaan di masing-masing RT tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki infrastruktur lingkungan melalui program yang dianggarkan pada 2026. Selain pembangunan fisik, program RT Berkelas juga mencakup kegiatan nonfisik.
Secara keseluruhan, realisasi program RT Berkelas di wilayah Kota Malang telah mencapai sekitar 70 persen. Capaian tersebut menjadi gambaran pelaksanaan program di tingkat kota, bukan hanya di wilayah RW 16 Kelurahan Bunulrejo.
Meski demikian, penyelesaian pekerjaan dan kualitas hasil pembangunan tetap menjadi hal penting. Infrastruktur yang dibangun diharapkan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Fauzi pun menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Malang atas program yang dinilainya membantu memenuhi kebutuhan warga di tingkat lingkungan.
“Terima kasih Pak Wali Kota atas program ini. Manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga,” pungkas Fauzi.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar