Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ayam Kampung Jadi Andalan Baru Blora, DP4 Gandeng UGM

Ayam Kampung Jadi Andalan Baru Blora, DP4 Gandeng UGM

  • account_circle FRS
  • calendar_month Selasa, 25 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BLORA, Memodaily.id – Pemerintah Kabupaten Blora menyiapkan pengembangan ayam kampung sebagai salah satu potensi usaha peternakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam penyusunan konsep pengembangannya.

Kepala DP4 Kabupaten Blora, Ngaliman, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut atas gagasan Bupati Blora Arief Rohman. Pengembangan akan diarahkan pada ayam kampung jenis pedaging.

“Berkaitan dengan program ayam kampung ini memang idenya Bapak Bupati Arief Rohman. Bagaimana arahan dari Pak Bupati ini kemudian kami tindak lanjuti, salah satunya dengan menyiapkan konsep pengembangan ayam kampung,” kata Ngaliman.

Kerja sama dengan UGM mulai dilakukan. Sejumlah pihak dari perguruan tinggi tersebut telah datang ke Blora untuk membahas konsep pengembangan ayam kampung.

Sekretaris DP4 Blora, Lilik Setyawan, mengatakan peluang pengembangan ayam kampung cukup terbuka karena kebutuhan pasar lokal tergolong besar. Sejumlah kuliner khas Blora menggunakan ayam kampung, tetapi kebutuhan bahan bakunya masih didatangkan dari luar daerah.

“Di Blora itu kuliner-kulinernya kan beberapa memang yang khas menggunakan ayam kampung, misalnya opor. Ternyata kuliner itu mengambil ayam kampung dari luar daerah,” ujar Lilik.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi peluang untuk membangun rantai usaha ayam kampung dari sektor peternakan hingga pemasaran dan kuliner. Kebutuhan bahan baku diharapkan dapat dipenuhi peternak lokal.

Tahap awal, DP4 akan memetakan peternak ayam kampung yang sudah ada di Blora berdasarkan skala usaha. Pemetaan mencakup peternak pemula, peternak kecil, hingga peternak yang telah berkembang.

“Ini awal-awal kita identifikasi peternak-peternak ayam kampung yang sudah ada di Blora. Kemudian nanti dilakukan FGD, kira-kira di sisi mana pengembangannya bisa dilakukan,” katanya.

DP4 tidak menyiapkan satu pola pengembangan untuk seluruh peternak. Dukungan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing, termasuk peluang bagi anak muda dan ibu rumah tangga untuk mengembangkan usaha peternakan skala rumahan.

“Bisa jadi nanti peternak milenial, anak-anak muda yang ingin punya usaha di bidang pertanian. Bahkan ada juga ibu-ibu, karena peternakan banyak yang rumahan,” ujar Lilik.

Meski demikian, DP4 belum menentukan penerima manfaat maupun bentuk bantuan. Keduanya masih menunggu hasil identifikasi dan kajian.

Dari sisi pembiayaan, DP4 tengah menjajaki dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pada 2025, DP4 sebelumnya memperoleh dukungan CSR untuk pengembangan pertanian organik.

Untuk 2026, pengembangan ayam kampung menjadi salah satu tema yang akan diusulkan, termasuk dalam kaitannya dengan pengentasan kemiskinan. Rencana nilai pengajuan CSR sekitar Rp1 miliar, tetapi hingga kini belum diajukan secara resmi dan belum dapat dipastikan terealisasi.

“Yang CSR tahun 2025 itu berhasil untuk pertanian organik. Nah ini kita ajukan yang 2026. Memang belum mengajukan, salah satunya kita pakai tema pengentasan kemiskinan,” kata Lilik.

DP4 Blora selanjutnya akan mematangkan konsep melalui pemetaan peternak, pembahasan bersama UGM, serta kajian kebutuhan pasar dan rantai usaha ayam kampung.

  • Penulis: FRS
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penataan Jalan Gadang–Bumiayu Dimulai, Wali Kota Malang Target Rampung 150 Hari

    Penataan Jalan Gadang–Bumiayu Dimulai, Wali Kota Malang Target Rampung 150 Hari

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang resmi memulai proyek penataan koridor Jalan Gadang–Bumiayu, Senin (15/6/2026). Proyek yang telah lama dinantikan warga ini ditargetkan rampung dalam waktu 150 hari untuk mengatasi kemacetan, genangan air, serta kesemrawutan aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Gadang. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan penataan tersebut merupakan tindak lanjut dari program relokasi […]

  • Latar Bokor Tumpang, Restoran Bernuansa Jawa yang Bikin Betah

    Latar Bokor Tumpang, Restoran Bernuansa Jawa yang Bikin Betah

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Menghadirkan suasana pedesaan Jawa yang asri dengan sentuhan vintage, Latar Bokor di Desa Bokor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, menjadi salah satu destinasi kuliner yang menawarkan pengalaman berbeda. Tak hanya menyajikan beragam masakan rumahan, tempat ini juga menghadirkan nuansa tenang yang cocok untuk bersantai bersama keluarga maupun teman. Berlokasi di Jalan Raya Bokor, […]

  • Ketua DPRD Kota Malang Soroti Guru PAUD dan PKL

    Ketua DPRD Kota Malang Soroti Guru PAUD dan PKL

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyoroti dua persoalan dalam pembahasan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, yakni peningkatan kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL). Amithya mengatakan, tambahan anggaran sekitar Rp27,9 miliar untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum otomatis dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh tenaga […]

  • Warung Kopi Pangku di Selatan GOR Ken Arok Dibongkar, Pemkot Klaim Amankan Aset

    Warung Kopi Pangku di Selatan GOR Ken Arok Dibongkar, Pemkot Klaim Amankan Aset

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.Id – Belasan warung kopi yang berdiri di kawasan selatan GOR Ken Arok, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dibongkar petugas gabungan, Senin (7/9/2026). Penertiban dilakukan setelah Pemkot Malang melalui Satpol PP mengaku telah memberikan sosialisasi serta tiga kali surat peringatan kepada pihak yang menempati kawasan tersebut. Kasatpol PP Kota Malang, Drs. Prayitno, M.A.P., […]

  • Laba PTPN III Rp6,3 Triliun, DPR Soroti Efisiensi Pengelolaan 1,1 Juta Hektare Lahan

    Laba PTPN III Rp6,3 Triliun, DPR Soroti Efisiensi Pengelolaan 1,1 Juta Hektare Lahan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VI DPR RI Nurwayah menilai laba bersih PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III sebesar Rp6,3 triliun belum mencerminkan optimalnya kinerja perusahaan. Menurutnya, pengelolaan sekitar 1,1 juta hektare lahan perkebunan masih perlu ditingkatkan agar mampu mendukung produktivitas dan target swasembada pangan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Nurwayah usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) […]

  • Pansus DPR Dorong RUU Daerah Kepulauan Jadi Penggerak Ekonomi Laut Maluku Utara

    Pansus DPR Dorong RUU Daerah Kepulauan Jadi Penggerak Ekonomi Laut Maluku Utara

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang mencapai 34,17 persen belum sepenuhnya mencerminkan kuatnya sektor ekonomi kelautan. Struktur ekonomi provinsi kepulauan itu masih didominasi industri pengolahan dan pertambangan, sementara kontribusi sektor perikanan relatif kecil. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Panitia Khusus (Pansus) RUU tentang Daerah Kepulauan DPR RI dalam kunjungan kerja spesifik di […]

expand_less