Dikukuhkan di Stadion Gajayana, 1.280 Pramuka Garuda Kota Malang Diminta Jadi Teladan
- account_circle ADK
- calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang Ginanjar Yoni Wardoyo memberikan ucapan selamat kepada putrinya yang menerima predikat Pramuka Garuda di Stadion Gajayana, Kota Malang. (Foto: Memodaily.id/ADK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Sebanyak 1.280 anggota Gerakan Pramuka Kota Malang menerima predikat Pramuka Garuda dalam kegiatan pengukuhan yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari program tahunan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang untuk mendorong lahirnya anggota Pramuka yang memiliki kecakapan, karakter, kemandirian, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, mengatakan Pramuka Garuda merupakan salah satu program unggulan yang ditujukan untuk mencetak anggota Pramuka berkualitas sesuai standar kecakapan kepramukaan.
“Ini program unggulan dan program tahunan kita untuk mencetak output Pramuka yang memiliki kualitas dan kapasitas sesuai dengan kecakapannya,” ujar Ginanjar usai kegiatan.
Sebanyak 1.280 anggota yang memperoleh predikat Pramuka Garuda tahun ini berasal dari berbagai tingkatan, yakni Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega.
Untuk memperoleh predikat tersebut, peserta harus mengikuti serangkaian tahapan seleksi, baik administrasi maupun teknis. Proses tersebut melibatkan lima Kwartir Ranting (Kwarran), yakni Blimbing, Klojen, Kedungkandang, Sukun, dan Lowokwaru.
Kwarran menangani proses pendaftaran hingga seleksi peserta, sedangkan Kwarcab melakukan monitoring untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
Ginanjar menegaskan, predikat Pramuka Garuda bukan sekadar penghargaan. Status tersebut juga membawa tanggung jawab bagi penerimanya untuk memberikan contoh positif kepada teman sebaya dan lingkungan sekitar.
“Harapannya, mereka bisa menjadi teladan di lingkungan, di sekolah maupun di masyarakat. Nilai semangat kebangsaan, gotong royong, kemandirian dan kedewasaan harus bisa ditanamkan kepada teman-temannya,” tegasnya.
Menurut Ginanjar, Pramuka Garuda juga diproyeksikan menjadi bagian penting dalam berbagai kegiatan kepramukaan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Ini sebenarnya garda terdepan kita. Ketika ada kegiatan pengabdian masyarakat maupun kegiatan teknis internal kepramukaan, resource Garuda ini yang menjadi andalan,” jelasnya.
Selain penguatan kegiatan kepramukaan, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang mendorong agar prestasi Pramuka Garuda dapat memberikan manfaat lebih dalam bidang pendidikan.
Kwarcab telah membangun sinergi dengan Dinas Pendidikan terkait peluang pemegang sertifikat Pramuka Garuda untuk mengikuti jalur nonakademik dalam penerimaan peserta didik. Upaya serupa juga tengah dijajaki untuk jenjang perguruan tinggi.
Menurut Ginanjar, pihaknya berharap prestasi kepramukaan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam penerimaan mahasiswa baru. Kerja sama juga dijajaki dengan sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Brawijaya.
“Kita juga akan melakukan MoU kalau bisa. Seperti yang sudah dilakukan Unesa Surabaya, ada jalur khusus kepramukaan, bahkan beasiswa,” katanya.
Ginanjar menilai pendidikan kepramukaan memiliki peran dalam membentuk karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan, seperti penyalahgunaan narkoba, perundungan, serta pengaruh negatif lainnya.
Menurut dia, kegiatan kepramukaan tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter untuk membentuk generasi yang mandiri, tangguh, memiliki semangat kebangsaan, dan peduli terhadap lingkungan.
Pengukuhan Pramuka Garuda tahun ini digelar di Stadion Gajayana yang tengah memperingati perjalanan satu abad. Pemilihan lokasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari momentum untuk mengenalkan sejarah salah satu fasilitas olahraga yang menjadi bagian dari perjalanan Kota Malang.
Ginanjar berharap perjalanan panjang Stadion Gajayana dapat menjadi inspirasi bagi para Pramuka Garuda untuk terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semangat Gajayana menginspirasi adik-adik Pramuka Kota Malang. Bagaimana stadion ini dengan perjalanan panjang dan penuh sejarah tetap berdiri kokoh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar