Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » DLH Kota Malang Gandeng Pertamina, Bank Sampah Diperkuat dengan Bantuan Rp100 Juta

DLH Kota Malang Gandeng Pertamina, Bank Sampah Diperkuat dengan Bantuan Rp100 Juta

  • account_circle ADK
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui kolaborasi dengan dunia usaha. Kali ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menerima bantuan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) senilai Rp100 juta dari PT Pertamina Patra Niaga untuk mendukung pengembangan dan revitalisasi bank sampah.

Bantuan tersebut akan difokuskan pada pengadaan mesin pencacah plastik yang dinilai mampu meningkatkan nilai ekonomi sampah daur ulang sekaligus memperkuat operasional bank sampah di berbagai wilayah Kota Malang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, mengatakan dukungan Pertamina menjadi bagian penting dalam upaya membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Dulu istilahnya CSR, sekarang menjadi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau TSP. Kami berterima kasih kepada Pertamina yang terus memberikan perhatian terhadap upaya pelestarian lingkungan di Kota Malang,” ujarnya.

Menurut Gamaliel, hasil evaluasi menunjukkan kebutuhan paling mendesak saat ini bukan lagi dukungan operasional, melainkan sarana pengolahan sampah yang mampu meningkatkan nilai jual hasil daur ulang.

Mesin pencacah plastik yang akan dibeli melalui bantuan tersebut nantinya ditempatkan di Bank Sampah Induk Kota Malang. Seluruh bank sampah di tingkat kelurahan dapat menyetorkan limbah plastik untuk diolah menjadi bahan baku daur ulang yang memiliki harga jual lebih tinggi dibandingkan sampah plastik mentah.

DLH mencatat Kota Malang memiliki sekitar 523 bank sampah. Namun, berdasarkan verifikasi lapangan, hanya sekitar 230 unit yang aktif beroperasi. Melalui program pembinaan dan pendampingan, jumlah bank sampah aktif kini meningkat menjadi sekitar 400 unit.

“Atas dasar itu kami melakukan upaya pembangkitan kembali. Saat ini jumlah bank sampah yang sudah aktif meningkat menjadi sekitar 400 unit. Ini menunjukkan adanya kemajuan, meski masih perlu terus diperkuat agar seluruhnya dapat berfungsi optimal,” jelasnya.

Selain meningkatkan pendapatan pengelola bank sampah, pengadaan mesin pencacah plastik juga diharapkan mendorong masyarakat lebih aktif memilah sampah dari sumbernya. Langkah tersebut sekaligus membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir.

DLH juga menilai kolaborasi dengan Pertamina selama ini tidak hanya terbatas pada bantuan pendanaan. Berbagai program pelestarian lingkungan telah dijalankan bersama di tingkat sekolah, kelurahan, hingga komunitas masyarakat.

Sementara itu, Fuel Terminal Manager PT Pertamina Patra Niaga Malang, Doly Pratama Yudha, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami dari Pertamina mendukung Kota Malang karena memang berada di wilayah operasional kami. Bersama Dinas Lingkungan Hidup, kami ingin bersinergi menjaga lingkungan agar menjadi lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, perhatian perusahaan tahun ini juga diarahkan pada upaya menjaga iklim dan kelestarian ekosistem melalui berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat.

Kerja sama antara DLH Kota Malang dan PT Pertamina Patra Niaga diharapkan mampu memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi. Pemerintah Kota Malang optimistis pengelolaan sampah tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga membuka peluang ekonomi sirkular bagi masyarakat melalui kegiatan daur ulang.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emil Luncurkan HAJI C-AIRRe, Awal Transformasi Digital Kesehatan Jatim

    Emil Luncurkan HAJI C-AIRRe, Awal Transformasi Digital Kesehatan Jatim

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meluncurkan Ekosistem Teknologi Digital Kesehatan dan Pelayanan Non-Tunai HAJI C-AIRRe (Collaborative Artificial Intelligence and Robotic Research Innovation Ecosystem in Healthcare) 2026 di RSUD Haji Provinsi Jawa Timur, Kamis (16/7/2026). Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi digital sektor kesehatan menuju rumah sakit berkelas dunia. […]

  • DPR Desak Percepatan Kemandirian Farmasi, 95 Persen Bahan Baku Obat Masih Impor

    DPR Desak Percepatan Kemandirian Farmasi, 95 Persen Bahan Baku Obat Masih Impor

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini menyoroti masih tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku obat yang mencapai sekitar 95 persen. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan upaya mewujudkan kemandirian farmasi nasional belum berjalan optimal. Pernyataan itu disampaikan Anggia saat memimpin kunjungan kerja spesifik Komisi VI DPR RI ke industri farmasi BUMN […]

  • Fraksi DPRD Kota Malang Kompak Soroti APBD Perubahan 2026, dari Belanja hingga BTT

    Fraksi DPRD Kota Malang Kompak Soroti APBD Perubahan 2026, dari Belanja hingga BTT

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Sejumlah fraksi DPRD Kota Malang memberikan catatan kritis terhadap Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna, Selasa (18/8/2026). Fraksi PKS, PKB, Golkar, PDI Perjuangan, NasDem-PSI, Damai dan Gerindra menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari struktur belanja, rendahnya realisasi sejumlah program, penguatan PAD, belanja pegawai, BTT, infrastruktur, pelayanan kesehatan hingga pengelolaan […]

  • Desil Bansos Tak Akurat, DPR Minta Warga Bisa Sanggah Cepat

    Desil Bansos Tak Akurat, DPR Minta Warga Bisa Sanggah Cepat

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VIII DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah mempercepat mekanisme koreksi data penerima bantuan sosial (bansos). Hal ini dinilai penting agar warga yang mengalami perubahan kondisi ekonomi tidak kehilangan hak atas bantuan. Hetifah mengatakan penggunaan sistem desil diperlukan untuk memastikan bansos lebih tepat sasaran. Namun, klasifikasi tersebut harus mampu mengikuti perubahan […]

  • DPR Desak Jaring Pengaman Pekerja di Tengah Ancaman PHK Sektor Padat Karya

    DPR Desak Jaring Pengaman Pekerja di Tengah Ancaman PHK Sektor Padat Karya

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) yang membayangi sektor industri padat karya mendorong DPR RI mendesak pemerintah memperkuat perlindungan bagi para pekerja. Selain menjaga agar gelombang PHK tidak meluas, pemerintah diminta memastikan pekerja yang kehilangan pekerjaan tetap memperoleh jaminan sosial serta kesempatan kembali memasuki dunia kerja. Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetyani, […]

  • Pemkot Batu Gandeng Indomaret Perkuat Posyandu, Tekan Risiko Stunting

    Pemkot Batu Gandeng Indomaret Perkuat Posyandu, Tekan Risiko Stunting

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Pemerintah Kota Batu bersama Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Batu dan Indomaret memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak melalui kegiatan Posyandu Satu Hati. Kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Batu, Selasa (8/9/2026), menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat pelayanan Posyandu sekaligus […]

expand_less