
Keuangan Daerah Disorot, Pemkot Malang Malah Raih Peringkat Pertama DJPb Jatim
- Jumlah Halaman: 1
- Bahasa: Indonesia
- Tanggal Terbit: 29 August 2026
- Gratis
MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang mencatat prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemkot Malang meraih peringkat pertama pemerintah daerah dengan tingkat penyelesaian temuan dan pemenuhan data terbaik tahun 2025 dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan tersebut diserahkan di Surabaya, Kamis (27/8/2026), dalam kegiatan Sosialisasi Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP) Nomor 20 tentang Akuntansi Agrikultur.
Capaian ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja Pemkot Malang dalam menindaklanjuti temuan serta memenuhi kebutuhan data pengelolaan keuangan daerah.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut penghargaan tersebut sebagai hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan.
Menurutnya, capaian tersebut tidak boleh sekadar menjadi penghargaan, tetapi harus menjadi pemacu untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan secara berkelanjutan.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan menghadirkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin profesional, tertib serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Wahyu.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang, Baihaqi, membenarkan capaian tersebut saat dikonfirmasi Memodaily.id, Sabtu (29/8/2026).
Baihaqi mengatakan penghargaan itu merupakan hasil kerja bersama jajaran Pemkot Malang sekaligus menjadi dorongan untuk mempertahankan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
“Ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki dan meningkatkan tata kelola pengelolaan keuangan daerah,” kata Baihaqi.
Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan pada tahun berikutnya dengan pengelolaan keuangan yang semakin tertib, transparan, profesional dan akuntabel.


