Breaking News
Minggu, 11 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » JTP Group Siapkan 617 Alat Edukasi, Museum Mega Science Center dan Budaya Didorong Jadi Pusat Pembelajaran STEM

JTP Group Siapkan 617 Alat Edukasi, Museum Mega Science Center dan Budaya Didorong Jadi Pusat Pembelajaran STEM

  • account_circle PRI
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BATU, Memodaily.id – JTP Group terus mematangkan konsep Museum Mega Science Center dan budaya yang dikembangkan sebagai wahana edukasi bagi masyarakat, khususnya pelajar. Dalam tahap trial opening, museum tersebut telah dilengkapi sekitar 617 alat edukasi yang masih akan terus dikembangkan hingga akhir tahun.

Direktur JTP Group, Rio Imam Sendjojo mengatakan, pengembangan museum dilakukan secara bertahap karena saat ini masih dalam tahap uji coba. Sejumlah alat peraga, khususnya yang berkaitan dengan sains, akan kembali disempurnakan dan ditambah.

“Ini lagi uji coba, memang belum 100 persen. Nanti akan kami maksimalkan semua alat-alat peraga,” ujarnya. Rabu (16/9/2026)

Pengembangan wahana edukasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung konsep STEM, yakni Science, Technology, Engineering, dan Mathematics. Konsep tersebut akan diselaraskan dengan wahana yang tersedia sehingga pembelajaran sains dapat disampaikan secara lebih menarik dan interaktif.

Selain STEM, teknologi robotik menjadi salah satu fokus pengembangan terbaru. Kehadiran robotik dinilai penting seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pengenalan teknologi kepada generasi muda.

“Yang difokuskan STEM, Science, Technology, Engineering, Mathematics, dan juga robotik. Robot ini salah satu yang paling baru,” kata Direktur JTP Group.

Untuk memperkuat sisi edukasi, JTP Group juga menggandeng sejumlah perguruan tinggi. Saat ini, terdapat tiga perguruan tinggi yang terlibat, yakni Universitas Brawijaya (UB) Malang, Universitas Negeri Malang (UM), dan Binus University.

Menurut manajemen, sejumlah perguruan tinggi lain juga menunjukkan ketertarikan untuk terlibat. Namun, keterbatasan area menjadi salah satu pertimbangan dalam menambah mitra.

“Sebenarnya banyak yang mau ikut tambah lagi ikut kita, cuma tempatnya yang terbatas,” ujarnya.

Pembangunan museum tersebut berawal dari pengalaman JTP Group melakukan benchmarking ke berbagai negara. Manajemen melihat keberadaan science center menjadi salah satu sarana edukasi yang banyak dikembangkan di negara-negara maju.

Dari pengalaman tersebut, muncul gagasan untuk menghadirkan pusat edukasi serupa dalam skala lebih besar di Jawa Timur, dengan menggabungkan unsur sains dan budaya.

Sebelumnya, JTP Group telah memiliki wahana edukasi sains di Jatim Park 1. Namun, konsep tersebut dinilai masih berskala kecil sehingga kemudian dikembangkan menjadi museum dengan cakupan yang lebih luas.

“Kami sering benchmarking ke luar negeri. Kami lihat kenapa negara-negara maju itu punya science center, dan kita sendiri kok kurang seperti ini,” tuturnya.

Museum tersebut kemudian dirancang untuk tidak hanya menjadi tempat memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga mengombinasikannya dengan budaya.

“Jadi kami bikin yang skala besar dengan museum ini yang mengombinasikan budaya menjadi satu dengan science center ini sangat menarik,” katanya.

Manajemen JTP Group menyebut pembangunan museum ini sebagai investasi jangka panjang di bidang pendidikan dan budaya. Pengembangan wahana, alat peraga, hingga teknologi di dalamnya akan terus dilakukan agar dapat menjadi sarana pembelajaran yang relevan bagi masyarakat dan pelajar.

“Kami beranikan diri, kami investasi untuk membuat legacy science dan budaya ini, untuk pendidikan khususnya,” pungkasnya.

  • Penulis: PRI
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Onyeko Malang, Kafe Nyaman dengan Kopi Berkualitas dan Harga Bersahabat

    Onyeko Malang, Kafe Nyaman dengan Kopi Berkualitas dan Harga Bersahabat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kafe Onyeko di Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, menjadi salah satu destinasi favorit bagi penikmat kopi dan pencari suasana santai. Mengusung konsep minimalis dengan area indoor dan outdoor, kafe ini menawarkan kenyamanan untuk bersantai, berdiskusi, maupun berkumpul bersama keluarga dan teman. Tak hanya menghadirkan beragam varian kopi, Onyeko juga menyediakan pilihan […]

  • Puguh Minta Orang Tua Dilibatkan dalam Edukasi Pencegahan LGBT di SD

    Puguh Minta Orang Tua Dilibatkan dalam Edukasi Pencegahan LGBT di SD

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    SURABAYA, Memodaily.id – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, mendukung rencana Kementerian Agama memasukkan materi edukasi pencegahan LGBT ke dalam pembelajaran bagi siswa mulai kelas IV sekolah dasar (SD). Menurutnya, pendidikan berbasis nilai agama menjadi salah satu langkah preventif untuk memperkuat karakter anak sejak usia dini. Legislator Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan […]

  • Ketua DPRD Jember Temui Mahasiswa, Siap Teruskan Empat Tuntutan ke Pusat

    Ketua DPRD Jember Temui Mahasiswa, Siap Teruskan Empat Tuntutan ke Pusat

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle WIN
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim memilih duduk bersama mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jember, Senin (15/6/2026). Langkah tersebut menjadi simbol keterbukaan DPRD dalam menerima dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Aksi yang digelar gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jember dan organisasi Cipayung Plus berlangsung tertib dan damai. […]

  • Atalia Soroti 146 Ribu UMKM Bandung Belum Bersertifikat Halal

    Atalia Soroti 146 Ribu UMKM Bandung Belum Bersertifikat Halal

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    BANDUNG, Memodaily.id – Sebanyak 146 ribu dari sekitar 180 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandung disebut belum memiliki sertifikat halal. Kondisi ini menjadi perhatian Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya menjelang pemberlakuan penuh kewajiban sertifikasi halal pada 18 Oktober 2026. Atalia menyampaikan hal tersebut setelah menggelar kegiatan serap aspirasi […]

  • DPR Soroti Serapan Anggaran Kesehatan Primer yang Baru 38,7 Persen

    DPR Soroti Serapan Anggaran Kesehatan Primer yang Baru 38,7 Persen

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Komisi IX DPR RI menyoroti rendahnya realisasi anggaran Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas yang baru mencapai 38,7 persen dalam rapat kerja bersama Menteri Kesehatan RI membahas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) APBN 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/7/2026). Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani mengatakan capaian opini Wajar […]

  • Ketua DPRD Kota Malang Ungkap Pembahasan KPK soal Siklus APBD

    Ketua DPRD Kota Malang Ungkap Pembahasan KPK soal Siklus APBD

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengungkap sejumlah materi yang dibahas dalam agenda pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (23/9/2026). Agenda tersebut diikuti jajaran Pemerintah Kota Malang dan DPRD Kota Malang. Pembahasan mencakup tata kelola pemerintahan, termasuk seluruh tahapan dalam siklus Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah […]

expand_less