Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mentan Amran Batalkan Rapat, Pilih Turun Langsung ke Alor

Mentan Amran Batalkan Rapat, Pilih Turun Langsung ke Alor

  • account_circle RFR
  • calendar_month Minggu, 9 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ALOR, Memodaily.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membatalkan agenda rapat pimpinan di Jakarta untuk terbang langsung ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (8/8). Langkah itu dilakukan setelah mendengar aspirasi mahasiswa asal Alor terkait kondisi pangan dan pertanian di daerah tersebut.

Aspirasi itu disampaikan Adriano Padama saat mengikuti kuliah umum di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Kamis (6/8). Adriano menyampaikan sejumlah persoalan masyarakat Alor, termasuk harga dan distribusi beras serta kebutuhan dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian.

Amran kemudian memilih menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan melihat langsung kondisi di lapangan.

“Insyaallah kami langsung turun. Kami batalkan acara rapat pimpinan di Jakarta dan langsung terbang ke Alor. Kami sudah lihat, semua permintaan kami penuhi di bawah naungan Kementerian Pertanian,” kata Amran.

Setibanya di Alor, Amran meninjau sejumlah lokasi dan berdialog dengan pemerintah daerah serta masyarakat. Ia menyebut pengentasan kemiskinan menjadi salah satu sasaran utama intervensi Kementerian Pertanian di wilayah tersebut.

Menurut Amran, pertanian menjadi salah satu sektor yang dapat didorong untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Pemerintah menyiapkan program jangka pendek untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus program jangka panjang melalui pengembangan komoditas perkebunan.

“Di sini kemiskinan masih tinggi. Solusi tercepatnya adalah pertanian. Karena itu, kita kerjakan yang jangka pendek dan jangka panjang sekaligus. Beras kita amankan, benih kita berikan, alsintan dan pompa kita siapkan. Setelah itu kita bangun tanaman jangka panjang seperti kelapa, kakao, dan mete,” ujarnya.

Untuk kebutuhan pangan, Amran memastikan ketersediaan beras di Alor harus terjaga dengan harga yang terjangkau. Ia meminta Bulog memastikan stok tersedia dan melakukan operasi pasar jika diperlukan.

“Beras sudah aman, sudah ada di gudang. Harganya harus sama dengan Jakarta, sekitar Rp13 ribu. Jangan sampai ada lagi masyarakat yang membeli beras dengan harga Rp25 ribu atau Rp30 ribu. Kalau dibutuhkan, Bulog lakukan operasi pasar,” tegasnya.

Kementerian Pertanian juga menyiapkan benih padi dan jagung, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pompa untuk mendukung produksi pangan. Sejumlah tambahan bantuan alsintan dan pompa disiapkan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Untuk jangka panjang, pemerintah mendorong pengembangan kelapa, kakao, dan jambu mete yang dinilai sesuai dengan kondisi agroklimat Alor.

Amran menargetkan pengembangan tanaman tersebut mencapai sedikitnya 10 ribu hektare. Jika setiap hektare dikelola satu keluarga, program itu berpotensi menjadi sumber penghasilan bagi ribuan keluarga.

“Kita targetkan tanaman minimal 10 ribu hektare di Alor. Kalau satu hektare dikelola satu keluarga, berarti ada 10 ribu keluarga yang mendapat sumber penghasilan. Kalau satu keluarga empat orang, sekitar 40 ribu orang bisa merasakan manfaatnya,” katanya.

Pemerintah juga memberikan bibit dan biaya tanam sehingga masyarakat tidak dibebani biaya awal. Amran meminta penyuluh pertanian lapangan (PPL) mengawal tanaman hingga tumbuh dan berhasil.

“Bibitnya dari pemerintah, biaya tanamnya juga dari pemerintah. Gratis untuk rakyat. PPL harus mengawal sampai tumbuh dan berhasil,” ujarnya.

Amran menilai kakao, kelapa, dan mete merupakan komoditas jangka panjang yang dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat Alor. Ia meminta pengembangan tanaman tersebut menggunakan bibit unggul dan mendapat pendampingan hingga produktif.

“Kita tidak boleh hanya berbicara dari Jakarta. Saya datang ke sini untuk melihat langsung, mendengar langsung, dan langsung memutuskan apa yang harus dikerjakan. Ada program jangka pendek, ada jangka panjang. Dua-duanya kita jalankan,” pungkasnya.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karantina Jatim Perkuat Standar Fumigasi, Metil Bromida hingga Fosfin Jadi Fokus

    Karantina Jatim Perkuat Standar Fumigasi, Metil Bromida hingga Fosfin Jadi Fokus

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle AMZ
    • 0Komentar

    SIDOARJO, Memodaily.id – Karantina Jawa Timur memperkuat standar pelaksanaan fumigasi untuk memastikan tindakan karantina tumbuhan di lapangan berjalan aman, efektif, dan sesuai ketentuan. Penguatan standar tersebut dilakukan melalui pembekalan dan praktik lapangan di Sidoarjo, Rabu (23/9). Kegiatan melibatkan petugas karantina, asosiasi, serta perusahaan yang ditetapkan sebagai pihak lain pelaksana tindakan karantina tumbuhan tertentu. Sejumlah metode […]

  • Wali Kota Malang Libatkan Satlinmas Perangi Rokok Ilegal

    Wali Kota Malang Libatkan Satlinmas Perangi Rokok Ilegal

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengajak Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) menjadi garda terdepan dalam mengawasi peredaran rokok ilegal di lingkungan masyarakat. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat pengawasan sekaligus menjaga penerimaan negara dari sektor cukai agar manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dapat kembali dirasakan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan saat membuka […]

  • 23 Calon BPK Jalani Uji Kelayakan, DPD Siapkan 10 Nama untuk DPR

    23 Calon BPK Jalani Uji Kelayakan, DPD Siapkan 10 Nama untuk DPR

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI telah menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 23 calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk masa jabatan 2026–2031. Dari hasil proses tersebut, Komite IV DPD RI akan menyusun 10 nama untuk disampaikan sebagai pertimbangan DPD kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Selanjutnya, DPR akan […]

  • Charger Powerbank Diduga Korsleting, Rumah di Pakisaji Terbakar, Kerugian Tembus Rp200 Juta

    Charger Powerbank Diduga Korsleting, Rumah di Pakisaji Terbakar, Kerugian Tembus Rp200 Juta

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Rumah tinggal di Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, terbakar pada Rabu (7/10/2026) dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting charger powerbank tersebut mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp200 juta. Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Kabupaten Malang, Win Haliem, S.T., M.T., mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 04.20 WIB. […]

  • Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU, Doakan Selamat Pulang

    Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU, Doakan Selamat Pulang

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman melepas peserta Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) asal Kota Batu yang akan mengikuti rangkaian Muktamar NU di Jombang. Pelepasan berlangsung di Masjid Sultan Agung, Kecamatan Batu, Kamis (27/8/2026). Nurochman menyampaikan dukungan sekaligus doa agar seluruh peserta diberikan kelancaran dan keselamatan selama perjalanan hingga kembali ke Kota Batu. Menurutnya, pelaksanaan […]

  • Kuota Popda Dipangkas, Atlet Pelajar Malang Dihadapkan pada Pilihan Biaya Mandiri

    Kuota Popda Dipangkas, Atlet Pelajar Malang Dihadapkan pada Pilihan Biaya Mandiri

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Keterbatasan anggaran Pemerintah Kota Malang untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV Jawa Timur 2026 membuat ratusan atlet pelajar belum terakomodasi dalam pembiayaan keberangkatan. Kondisi ini memunculkan persoalan baru, yakni atlet yang tetap ingin bertanding harus mempertimbangkan keberangkatan dengan biaya mandiri. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Arif Tri […]

expand_less