Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Bisnis » Mentan Amran Sebut Harga Sawit Mulai Pulih, 90 Persen Perusahaan Sudah Naikkan Harga TBS

Mentan Amran Sebut Harga Sawit Mulai Pulih, 90 Persen Perusahaan Sudah Naikkan Harga TBS

  • account_circle RFR
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Upaya pemerintah dalam melindungi petani kelapa sawit mulai menunjukkan hasil. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di berbagai daerah berangsur pulih setelah Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan Polri melakukan pengawasan intensif terhadap perusahaan-perusahaan sawit yang belum menyesuaikan harga pembelian sesuai kondisi pasar.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan mayoritas perusahaan sawit kini telah menaikkan harga pembelian TBS dari petani. Berdasarkan laporan harian Kementerian Pertanian, sekitar 90 persen perusahaan telah melakukan penyesuaian harga.

“Harga TBS sudah naik, 80-85 persen, mungkin saat ini 90 persen sudah naik. Tetapi yang belum naik, tetap kita telusuri bersama Satgas,” ujar Amran beberapa waktu lalu, seperti dikutip Memodaily.id, Sabtu (20/6/2026).

Pemulihan harga tersebut merupakan hasil dari serangkaian langkah yang dilakukan Kementerian Pertanian bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Sedikitnya tiga kali pertemuan digelar dengan pelaku usaha, asosiasi, dan perwakilan petani sawit untuk memastikan harga TBS kembali mencerminkan kondisi pasar yang sebenarnya.

Langkah itu diambil setelah pemerintah menemukan ketidaksesuaian antara harga TBS di tingkat petani dengan tren kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) dunia serta penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut sempat memicu anjloknya harga TBS di sejumlah wilayah sentra sawit nasional.

Amran mengungkapkan jumlah perusahaan yang belum menyesuaikan harga terus menurun. Dari sebelumnya sekitar 270 perusahaan, kini tersisa sekitar 130 perusahaan yang masih dalam proses pengawasan.

“Kemarin kan 270, sekarang ini tinggal 100 lebih ya, 130-an perusahaan. Jadi tinggal sedikit. Yang belum menaikkan tetap diperiksa. Sinyalnya sudah naik, tapi kita monitor. Bukan saja naik lalu turun kembali, tidak. Kita monitor seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut Amran, pemerintah tidak akan berhenti pada pemulihan harga semata. Pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan harga TBS tetap stabil dan petani memperoleh manfaat yang berkelanjutan.

Ia menegaskan keberpihakan kepada petani merupakan arahan langsung Presiden. Karena itu, Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan Polri terus mengawal tata niaga sawit agar berlangsung lebih sehat, transparan, dan berkeadilan.

Pengawasan tersebut dinilai penting mengingat sekitar 15 juta petani sawit di Indonesia menggantungkan penghasilan dari komoditas strategis tersebut. Pemerintah berharap petani menjadi pihak pertama yang menikmati keuntungan saat harga CPO dunia meningkat.

Sebelumnya, pemerintah telah memberikan ultimatum kepada ratusan perusahaan sawit yang belum menyesuaikan harga TBS. Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan Polri juga melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan yang diduga membeli TBS di bawah harga yang semestinya.

Hasilnya, sejumlah daerah sentra sawit kini melaporkan kenaikan harga TBS yang mendekati bahkan telah sesuai dengan harga acuan pemerintah daerah. Kondisi ini menjadi kabar baik bagi petani yang sebelumnya menghadapi tekanan harga cukup tajam.

“Kita ingin ekosistem sawit yang sehat. Petani sejahtera, pengusaha juga sejahtera. Yang terpenting, petani tidak boleh dirugikan. Karena itu pengawasan akan terus dilakukan sampai harga benar-benar stabil dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh petani sawit Indonesia,” tegas Amran.

Pemerintah optimistis pemulihan harga TBS akan semakin merata seiring bertambahnya jumlah perusahaan yang menaikkan harga dan pengawasan yang terus diperketat di seluruh wilayah sentra sawit nasional.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Saksi Mangkir, Kejagung Siapkan Pemanggilan Ulang Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

    3 Saksi Mangkir, Kejagung Siapkan Pemanggilan Ulang Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Tim Sembilan) menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap tiga saksi yang tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka FA atau Febrie Adriansyah. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2026), menyampaikan bahwa penyidik sebelumnya memanggil 11 […]

  • World Heart Day 2026, Wahyu Buka Suara Soal Pentingnya Mencegah Penyakit Jantung Sejak Dini

    World Heart Day 2026, Wahyu Buka Suara Soal Pentingnya Mencegah Penyakit Jantung Sejak Dini

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Peringatan World Heart Day 2026 di Kota Malang tidak hanya diwarnai aktivitas olahraga dan pemeriksaan kesehatan. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sakit untuk mulai peduli terhadap kesehatan jantung. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Mini Block Office (MBO) Balai Kota Malang, Minggu (27/9/2026), berlangsung semarak. Sejumlah kegiatan […]

  • Pertalite Malang Raya Disesuaikan, Pertamina Minta Warga Jangan Panik

    Pertalite Malang Raya Disesuaikan, Pertamina Minta Warga Jangan Panik

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Distribusi Pertalite di Malang Raya mengalami penyesuaian dalam dua hari terakhir. Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan BBM masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Malang Raya. Saat dikonfirmasi Memodaily.id, Selasa (2/9/2026), Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, membenarkan adanya penyesuaian penyaluran Pertalite dari Fuel […]

  • B50 Resmi Jalan, Harisandi Dorong Jatim Jadi Pusat Bioenergi

    B50 Resmi Jalan, Harisandi Dorong Jatim Jadi Pusat Bioenergi

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    SURABAYA, Memodaily.id – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, R. Harisandi Savari, menyambut positif implementasi bahan bakar biodiesel B50 yang diresmikan pemerintah. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Harisandi mengatakan, kebijakan penggunaan biodiesel dengan campuran 50 persen bahan bakar […]

  • Prabowo Dorong Akademisi Ciptakan Inovasi, Apresiasi Kemajuan Mobil Nasional

    Prabowo Dorong Akademisi Ciptakan Inovasi, Apresiasi Kemajuan Mobil Nasional

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis akademisi dan peneliti dalam menghadirkan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan nasional sekaligus memperkuat daya saing industri Indonesia. Hal itu disampaikan saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (26/6/2026). Dalam sambutannya, Presiden mengatakan […]

  • 21 Persen Wilayah Kabupaten Malang Masih Blank Spot, DPRD Dorong Pemerataan Akses Internet

    21 Persen Wilayah Kabupaten Malang Masih Blank Spot, DPRD Dorong Pemerataan Akses Internet

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle ANDK
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Sebanyak 21 persen wilayah di Kabupaten Malang masih tergolong blank spot atau belum terjangkau layanan internet secara optimal. Kondisi tersebut menjadi perhatian DPRD Kabupaten Malang yang meminta pemerintah daerah mempercepat pemerataan akses internet hingga ke wilayah terpencil. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza, menegaskan bahwa akses internet saat ini telah menjadi […]

expand_less