Pekerja Bangunan di Malang Mendadak Tumbang di Lantai Dua, Polisi Periksa Lokasi Kejadian
- account_circle ADK
- calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Polsek Lowokwaru bersama tim Inafis Polresta Malang Kota melakukan olah TKP terkait penemuan pekerja bangunan yang meninggal dunia di lantai dua rumah di Kelurahan Mojolangu, Kota Malang. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Seorang pekerja bangunan bernama Samsul Arif (48), warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, meninggal dunia saat bekerja di proyek pembangunan rumah di Jalan Simpang Borobudur Utara Gang 2, RT 03/RW 13, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (8/10/2026) sore.
Korban dilaporkan tiba-tiba terjatuh dalam posisi telungkup di lantai dua bangunan sekitar pukul 15.30 WIB. Rekan kerja yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan. Namun, beberapa saat kemudian korban diketahui sudah tidak bernyawa.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, S.Sos., M.Hum., membenarkan adanya laporan penemuan seorang laki-laki meninggal dunia di lokasi pembangunan rumah tersebut saat dikonfirmasi Memodaily.id, Jumat (9/10/2026).
“Laporan kami terima dari masyarakat melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojolangu, kemudian diteruskan kepada petugas piket fungsi Polsek Lowokwaru. Anggota selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” ujar Anang.
Berdasarkan kronologi yang diterima kepolisian, Samsul mulai bekerja sekitar pukul 08.00 WIB sebagai tukang batu. Pekerjaan tersebut dilakukan seperti biasa di lokasi pembangunan rumah.
Sekitar pukul 12.00 WIB, korban sempat beristirahat. Setelah itu, ia kembali melanjutkan pekerjaannya. Dalam laporan awal, korban tidak disebut mengalami keluhan sakit sebelum peristiwa terjadi.
Situasi berubah ketika Joni Wijaya, yang merupakan keponakan korban sekaligus rekan kerjanya, melihat Samsul tiba-tiba terjatuh dalam posisi telungkup di lantai bangunan.
“Melihat korban terjatuh, saksi bersama pekerja lainnya berupaya memberikan pertolongan. Namun, beberapa saat kemudian korban diketahui telah meninggal dunia,” jelas Anang.
Setelah mengetahui kondisi korban, saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik rumah dan ketua RT setempat. Informasi selanjutnya diteruskan kepada keluarga korban dan pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Lowokwaru bersama tim Inafis Polresta Malang Kota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Penanganan di lokasi dipimpin oleh Pawas Polsek Lowokwaru, Iptu Dedy Catur, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojolangu, piket Reskrim, serta piket patroli Sabhara.
“Petugas melakukan olah TKP, meminta keterangan dari saksi-saksi, serta mencari barang bukti dan petunjuk di sekitar lokasi untuk mengetahui rangkaian kejadian,” ungkap Anang.
Dalam laporan awal kepolisian, tidak ada barang bukti yang diamankan dan tidak terdapat kerugian materiil yang dilaporkan.
Meski dalam laporan awal korban disebut meninggal dunia karena sakit, penyebab medis kematian Samsul tidak dijelaskan secara terperinci dalam keterangan yang tersedia.
“Setelah menerima laporan, anggota mendatangi TKP, melakukan pemeriksaan, meminta keterangan saksi, mencari petunjuk di sekitar lokasi, dan melaporkan hasil penanganan kepada pimpinan,” tegas Anang.
Polisi juga mencatat bahwa korban terjatuh saat menjalankan pekerjaannya di lantai dua bangunan. Namun, informasi tersebut belum cukup untuk memastikan penyebab medis yang membuat korban meninggal dunia.
“Kami melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memeriksa saksi, hingga mengumpulkan petunjuk yang diperlukan. Hasil penanganan selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan,” pungkas Anang.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar