104 Siswa SMAN 1 Tunjungan Bergejala Usai Santap MBG, Brokoli Dilaporkan Ada Belatung
- account_circle FRS
- calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kondisi siswa SMAN 1 Tunjungan saat menjalani pemeriksaan kesehatan usai mengalami sejumlah keluhan. (Foto: FRS)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BLORA, Memodaily.id – Sebanyak 104 siswa SMAN 1 Tunjungan, Kabupaten Blora, mengalami keluhan kesehatan berupa pusing, diare, dan muntah pada Selasa (8/9/2026), sehari setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dari total 1.180 siswa, 104 di antaranya dilaporkan mengalami gejala dan mendapat pemeriksaan awal dari petugas puskesmas.
Kepala Subkoordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora, Tutik, mengatakan pemeriksaan terhadap para siswa masih berlangsung.
“Dari 1.180 siswa, ada 104 yang terindikasi gejala pusing, diare, dan muntah. Ini sementara diperiksa oleh petugas puskesmas,” ujar Tutik, Selasa (8/9/2026).
Sejumlah siswa yang kondisinya cukup lemah membutuhkan penanganan lebih lanjut. Salah seorang siswi bahkan dirujuk ke Klinik Citra Mulia karena mengalami kondisi lemah disertai keluhan pada detak jantung.
Namun, Dinkesda Blora belum memastikan bahwa keluhan tersebut disebabkan oleh makanan MBG.
“Untuk memastikan apakah keracunan MBG, kita belum tahu karena kita belum sidak ke SPPG. Ini terindikasi setelah makanan MBG yang kemarin,” kata Tutik.
Sebagai langkah sementara, pembagian MBG kepada siswa SMAN 1 Tunjungan pada Selasa dihentikan. Keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan pihak sekolah dan SPPG Sukorejo 2 Tunjungan.
Para siswa kemudian dipulangkan lebih awal untuk memudahkan pemeriksaan kondisi kesehatan mereka.
Salah seorang siswa, Nino Alfiansah, mengaku mengalami mules setelah mengonsumsi menu MBG pada Senin (7/9/2026).
Menurut Nino, menu yang diterimanya terdiri atas ayam bumbu kuning kemangi, sayur brokoli dengan jagung, nasi putih, kuah sop, dan apel hijau.
“Saya mengalami mules, Mas,” ujar Nino.
Keluhan serupa dialami siswa lainnya, Muhammad Diandra. Ia mengaku mengalami diare, mules, lemas, dan pusing pada Selasa.
Diandra menyebut dirinya mengalami diare hingga enam kali.
“Saya diare, mules, lemas, dan pusing. Mencret sampai enam kali,” ungkapnya.
Selain keluhan kesehatan, terdapat laporan mengenai temuan yang disebut menyerupai belatung pada sayur brokoli dalam menu MBG yang dibagikan pada Senin.
Temuan tersebut masih perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan kondisi dan kualitas makanan yang dikonsumsi para siswa.
Dinkesda Blora menegaskan belum menyimpulkan bahwa kejadian tersebut merupakan keracunan akibat MBG. Penyebab keluhan kesehatan masih menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi, termasuk terhadap makanan yang dikonsumsi siswa serta SPPG Sukorejo 2 Tunjungan.
Dengan munculnya keluhan sehari setelah konsumsi MBG, pihak terkait masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kondisi kesehatan yang dialami para siswa.
- Penulis: FRS
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar