Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni dan Budaya » Komisi A DPRD Kota Malang Dorong Moratorium Izin Minol, Koordinasi OPD Disorot

Komisi A DPRD Kota Malang Dorong Moratorium Izin Minol, Koordinasi OPD Disorot

  • account_circle ADK
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Komisi A DPRD Kota Malang menyoroti polemik perizinan penjualan minuman beralkohol (minol) yang terus berulang. Anggota Komisi A dari Fraksi Gerindra, Danny Agung Prasetyo, menilai lemahnya koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) serta perbedaan penafsiran aturan menjadi penyebab utama persoalan tersebut belum terselesaikan.

Danny Agung Prasetyo mengatakan Pemerintah Kota Malang sebenarnya telah memiliki regulasi yang mengatur lokasi penjualan minuman beralkohol. Dalam aturan tersebut, usaha penjualan minol tidak diperbolehkan berada dalam radius 500 meter dari tempat ibadah, fasilitas pendidikan, maupun fasilitas kesehatan.

Namun, menurutnya, implementasi aturan tersebut masih memunculkan berbagai persoalan karena adanya perbedaan penafsiran, khususnya mengenai ketentuan yang berlaku bagi minuman beralkohol yang dikonsumsi di tempat maupun yang hanya dijual untuk dibawa pulang.

“Kalau saya melihat, aturan mengenai jarak 500 meter itu sebenarnya sudah ada. Persoalannya, implementasinya masih multitafsir. Ini yang harus diperjelas agar tidak terus menjadi polemik,” ujar Danny, Kamis (16/7).

Ia menilai penyelesaian persoalan tersebut tidak dapat dibebankan kepada satu OPD saja. Karena itu, Fraksi Gerindra mendorong Pemerintah Kota Malang segera menggelar rapat koordinasi yang melibatkan Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) agar terdapat kesamaan persepsi dalam pelaksanaan perizinan, pengawasan, dan penegakan aturan.

Menurut Danny, selama ini masing-masing OPD masih cenderung saling melempar tanggung jawab ketika muncul persoalan di lapangan.

“Ketika kami bertanya ke dinas perizinan, jawabannya mengarah ke Disperindag. Saat ditanya ke Disperindag, justru kembali ke perizinan. Kemudian Satpol PP sebagai penegak perda juga tidak ingin disalahkan. Kondisi seperti ini tidak boleh terus terjadi,” tegasnya.

Sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang, Danny memastikan akan mendorong pelaksanaan rapat koordinasi lintas OPD agar seluruh proses perizinan hingga pengawasan berjalan selaras dan tidak lagi menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Selain itu, ia juga mendukung usulan moratorium penerbitan izin baru usaha minuman beralkohol yang sebelumnya disampaikan anggota Komisi B DPRD Kota Malang. Menurutnya, kebijakan tersebut diperlukan sebagai langkah evaluasi menyeluruh terhadap sistem perizinan yang selama ini memunculkan penolakan dari masyarakat.

Danny mencontohkan polemik yang terjadi di kawasan Sawojajar, di mana keberadaan usaha penjualan minuman beralkohol mendapat keberatan dari warga karena lokasinya dinilai berdekatan dengan tempat ibadah.

“Kalau memang ada keberatan masyarakat dan izin yang sudah keluar menimbulkan kegaduhan, saya sepakat moratorium dilakukan. Bila perlu dievaluasi bahkan dicabut apabila memang tidak sesuai ketentuan, sehingga tidak terus menimbulkan keresahan,” katanya.

Menurut Danny, isu penjualan minuman beralkohol menjadi perhatian Fraksi Gerindra karena hampir setiap persoalan yang muncul selalu memicu keresahan di tengah masyarakat. Ia juga meminta pengawasan terhadap tempat hiburan malam menjadi bagian dari evaluasi pemerintah.

Danny berharap Pemerintah Kota Malang segera memperkuat koordinasi antar-OPD, mengevaluasi kebijakan perizinan, serta menegakkan peraturan daerah secara konsisten agar polemik serupa tidak terus berulang.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah kepastian aturan, koordinasi yang solid antar-OPD, dan keberanian pemerintah mengambil keputusan demi menjaga ketertiban serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Noel Ingatkan Potensi Gejolak Politik, Sarankan Prabowo Rangkul PDIP dan Kelompok Habib Rizieq

    Noel Ingatkan Potensi Gejolak Politik, Sarankan Prabowo Rangkul PDIP dan Kelompok Habib Rizieq

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer atau Noel, mengingatkan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat dukungan politik dengan merangkul sejumlah kekuatan yang dinilainya memiliki loyalitas dan komitmen ideologis yang kuat. Pernyataan tersebut disampaikan Noel di tengah klaim adanya konsolidasi berbagai kelompok masyarakat yang berpotensi memicu gejolak politik nasional dalam beberapa bulan ke depan. […]

  • Prabowo Tegaskan Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Rakyat

    Prabowo Tegaskan Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah memperkuat koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Pada kesempatan itu, pemerintah juga melaporkan percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah. Peringatan Hari Koperasi ke-79 mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia […]

  • Anggaran Sejumlah OPD Dipangkas, DPRD Malang Ingatkan Jangan Korbankan Pelayanan Warga

    Anggaran Sejumlah OPD Dipangkas, DPRD Malang Ingatkan Jangan Korbankan Pelayanan Warga

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pembahasan KUA-PPAS APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2027 mulai mengarah pada sejumlah catatan serius dari DPRD. Penyesuaian anggaran pada beberapa perangkat daerah hingga tingkat kecamatan menjadi perhatian karena bersinggungan langsung dengan pelayanan publik dan fungsi pemerintahan. Anggota DPRD Kota Malang dari Komisi D, Ginanjar Yoni Wardoyo, meminta perubahan alokasi tersebut tidak hanya […]

  • DPRD Jember Dukung Home Care Gratis, Warga Miskin Kini Bisa Didatangi Dokter

    DPRD Jember Dukung Home Care Gratis, Warga Miskin Kini Bisa Didatangi Dokter

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Wakil Ketua DPRD Jember, Fatmawati, menyatakan dukungan penuh terhadap program layanan kesehatan home care gratis yang diluncurkan Bupati Jember Muhammad Fawait bagi warga kurang mampu. Program tersebut dinilai mempermudah masyarakat miskin mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus datang ke rumah sakit. Fatmawati mengatakan, layanan home care memungkinkan dokter mendatangi langsung rumah pasien, lengkap […]

  • Setelah Lama Mati, Tarekot Malang Dibidik Jadi Kawasan Wisata Terpadu

    Setelah Lama Mati, Tarekot Malang Dibidik Jadi Kawasan Wisata Terpadu

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Taman Rekreasi Kota (Tarekot) Malang yang sudah tidak beroperasi sejak akhir Desember 2022 kembali masuk radar Pemerintah Kota Malang. Kawasan yang berada di belakang Balai Kota Malang tersebut kini diarahkan untuk dihidupkan kembali melalui rencana revitalisasi dan optimalisasi aset daerah. Tak tanggung-tanggung, lahan yang menjadi bagian kawasan Tarekot itu memiliki luas kurang […]

  • 23 Calon BPK Jalani Uji Kelayakan, DPD Siapkan 10 Nama untuk DPR

    23 Calon BPK Jalani Uji Kelayakan, DPD Siapkan 10 Nama untuk DPR

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI telah menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 23 calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk masa jabatan 2026–2031. Dari hasil proses tersebut, Komite IV DPD RI akan menyusun 10 nama untuk disampaikan sebagai pertimbangan DPD kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Selanjutnya, DPR akan […]

expand_less