Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ratusan Kades Jember Desak PJU dan Jalan Rusak Segera Dibenahi

Ratusan Kades Jember Desak PJU dan Jalan Rusak Segera Dibenahi

  • account_circle WNP
  • calendar_month Senin, 10 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBER, Memodaily.id – Ratusan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mempercepat pembangunan penerangan jalan umum (PJU) serta perbaikan infrastruktur jalan di 226 desa.

Desakan itu disampaikan saat hearing bersama DPRD Jember, Senin (10/8/2026). Para kepala desa menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat yang selama ini diterima pemerintah desa, mulai dari infrastruktur, penerangan jalan, hingga dukungan anggaran dan program pemberdayaan.

Ketua PKDI Jember Meseran mengatakan pemerataan pembangunan infrastruktur dan PJU menjadi salah satu kebutuhan mendesak masyarakat desa.

“Kami minta pembangunan infrastruktur dan penerangan jalan yang merata di 226 desa di Kabupaten Jember,” ujar Meseran.

Selain PJU dan jalan, para kepala desa meminta bantuan keuangan desa maupun program sejenis untuk pemberdayaan masyarakat. Mereka juga berharap alokasi Dana Desa (ADD) dan dana bagi hasil (DBH) tidak dipangkas, bahkan dapat ditingkatkan.

“Kami juga meminta agar ADD dan dana BGH jangan dipangkas dan kalau perlu dinaikkan,” tegas Kepala Desa Wonoasri tersebut.

Persoalan lain yang disoroti adalah penyerahan ambulans desa. PKDI meminta ambulans segera diserahkan kepada seluruh pemerintah desa.

Para kepala desa juga meminta program strategis Pemkab Jember, seperti home care dan ketahanan pangan, melibatkan pemerintah desa. Menurut mereka, pemerintah desa merupakan pihak yang berhadapan langsung dengan masyarakat dan memahami kondisi di lapangan.

“Kami meminta Bupati Jember turun tangan langsung dalam percepatan pembangunan desa dan memastikan pembangunan desa benar-benar menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten,” kata Meseran.

Ia meminta Pemkab Jember menetapkan kebutuhan desa yang menjadi prioritas, sekaligus memberikan kepastian mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan, waktu pelaksanaan, dan mekanisme penyelesaiannya.

“Yang kami minta sederhana: pemerintah jangan berhenti mencari solusi ketika kebutuhan masyarakat sudah mendesak,” ujarnya.

Terkait rencana Pemkab Jember menggunakan skema dana talangan dari pemerintah pusat, Meseran menegaskan APDESI dan PKDI tidak datang untuk menyatakan dukungan maupun penolakan.

Menurutnya, pilihan pembiayaan merupakan kewenangan Pemkab Jember bersama DPRD. Namun, setiap opsi harus dikaji dan sesuai ketentuan.

“Kami tidak meminta pemerintah mengambil keputusan secara gegabah. Kami hanya tidak ingin setiap kebutuhan pembangunan yang mendesak selalu berakhir pada jawaban yang sama: belum ada anggaran,” tegasnya.

Ketua APDESI Jember Ipung Wahyudi mengatakan aspirasi yang disampaikan dalam hearing merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat yang diterima pemerintah desa.
“Aspirasi rakyat inilah yang kita sampaikan,” ujarnya.

Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengatakan keluhan masyarakat terkait infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan memang masih banyak. Karena itu, eksekutif dan legislatif tengah membahas sejumlah langkah untuk mempercepat pembangunan, termasuk kemungkinan menggunakan skema dana talangan.

“Ini ikhtiar kita mempercepat pembangunan,” kata Ahmad Halim.

Ia menjelaskan, tidak semua daerah dapat memperoleh dana talangan atau pinjaman dari pemerintah pusat. Kemungkinan tersebut bergantung pada kemampuan dan kesehatan keuangan daerah.

“Selama ini yang diinginkan masyarakat jalan bagus, jembatan bagus, pendidikan gratis, kesehatan gratis. Untuk itu perlu percepatan pembangunan,” ujarnya.

Anggota DPRD Jember dari Partai NasDem Budi Wicaksono menyatakan dukungan terhadap upaya percepatan pembangunan selama ditujukan untuk kepentingan masyarakat dan tidak melanggar aturan.

“Selama untuk kepentingan masyarakat, selama untuk percepatan pembangunan Jember, saya dukung. Tapi ingat, jangan sampai nabrak aturan,” tegasnya.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap rencana Bupati Jember Muhammad Fawait terkait skema dana talangan untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Jember.

  • Penulis: WNP
  • Editor: WNP

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Percepat Revitalisasi 71 Ribu Sekolah dan Bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi

    Prabowo Percepat Revitalisasi 71 Ribu Sekolah dan Bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan program revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan nasional. Instruksi tersebut disampaikan saat Presiden memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Abdul Mu’ti melaporkan capaian program revitalisasi sekolah yang […]

  • Wali Kota Malang Gandeng Tiga Kampus, Kebijakan Kini Berbasis Kajian Akademik

    Wali Kota Malang Gandeng Tiga Kampus, Kebijakan Kini Berbasis Kajian Akademik

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Universitas Brawijaya (UB), Universitas Islam Malang (UNISMA), dan Universitas Ma Chung di Ruang Rapat Balai Kota Malang, Rabu (5/8/2026). Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk melibatkan perguruan tinggi dalam penyusunan kebijakan pembangunan, riset, pendidikan, kesehatan, hingga penyelesaian […]

  • Wahyu Hidayat: Jadi Sekwan Bukan Tugas Mudah

    Wahyu Hidayat: Jadi Sekwan Bukan Tugas Mudah

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa jabatan Sekretaris DPRD (Sekwan) memiliki tanggung jawab strategis sekaligus kompleks karena harus menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan DPRD di tengah dinamika politik yang terus berkembang. Hal itu disampaikan Wahyu saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Sekretariat DPRD Tingkat Nasional yang digelar Asosiasi Sekretaris DPRD […]

  • Kemenkes Skrining 10.564 Dokter Internsip, Netty: Evaluasi Sistemnya

    Kemenkes Skrining 10.564 Dokter Internsip, Netty: Evaluasi Sistemnya

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan skrining kesehatan fisik dan mental terhadap 10.564 peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI). Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan dokter muda sebelum menjalankan tugas di fasilitas pelayanan kesehatan. Namun, Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta hasil skrining tidak hanya digunakan untuk menilai kondisi kesehatan peserta. […]

  • Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Jaksa Agung Terima Pengunduran Diri

    Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Jaksa Agung Terima Pengunduran Diri

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin resmi menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus), Sabtu (11/7/2026). Keputusan tersebut disampaikan di tengah proses hukum yang sedang ditangani penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menyampaikan bahwa pengunduran […]

  • Bullying Dominasi Kasus Anak di Kota Malang

    Bullying Dominasi Kasus Anak di Kota Malang

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kasus kekerasan verbal dan perundungan (bullying) masih menjadi persoalan terbesar yang ditangani Pemerintah Kota Malang sepanjang 2026. Momentum Hari Anak Nasional dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen perlindungan anak sekaligus mendorong masyarakat lebih aktif melaporkan setiap dugaan kekerasan. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang, Donny […]

expand_less