Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemenkes Skrining 10.564 Dokter Internsip, Netty: Evaluasi Sistemnya

Kemenkes Skrining 10.564 Dokter Internsip, Netty: Evaluasi Sistemnya

  • account_circle RFR
  • calendar_month Selasa, 18 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan skrining kesehatan fisik dan mental terhadap 10.564 peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI). Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan dokter muda sebelum menjalankan tugas di fasilitas pelayanan kesehatan.

Namun, Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta hasil skrining tidak hanya digunakan untuk menilai kondisi kesehatan peserta. Menurutnya, Kemenkes juga perlu mengevaluasi sistem internship, termasuk lingkungan kerja dan kondisi wahana penugasan.

Netty mengapresiasi pelaksanaan skrining kesehatan fisik dan jiwa tersebut. Ia menilai pemeriksaan tidak sekadar berkaitan dengan kesiapan dokter menjalankan tugas, tetapi juga keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan.

“Pemeriksaan kesehatan ini jangan hanya menjadi formalitas administratif semata. Hasil skrining harus dijadikan dasar untuk menentukan kesiapan, kebutuhan pendampingan, hingga penyesuaian lokasi penugasan bagi peserta yang memiliki kondisi kesehatan tertentu,” ujar Netty dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).

Menurut politikus Fraksi PKS tersebut, kesehatan mental harus mendapat perhatian yang sama dengan kesehatan fisik. Selama menjalani internship, dokter muda menghadapi tekanan profesional, lingkungan kerja baru, serta tuntutan pelayanan kesehatan.

Karena itu, Netty mendorong Kemenkes menyediakan akses konsultasi dan pendampingan psikologis yang mudah dijangkau peserta. Layanan tersebut, lanjutnya, perlu diberikan tanpa stigma agar dokter tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi tekanan mental.

“Kesehatan mental harus diperlakukan setara dengan kesehatan fisik. Jangan sampai ada dokter yang terlihat sehat secara fisik, tetapi sebenarnya mengalami tekanan psikologis berat yang tidak terdeteksi,” tegasnya.

Netty juga mengingatkan pemerintah agar skrining tidak menjadi cara untuk mengalihkan persoalan lingkungan kerja kepada individu dokter. Ia meminta Kemenkes turut memeriksa beban kerja, jam kerja, kualitas supervisi, fasilitas penunjang, hingga mekanisme pengaduan di setiap wahana penugasan.

“Jangan hanya memeriksa dokternya, tetapi periksa juga sistemnya. Jika lingkungan kerjanya memiliki beban berlebihan, supervisi yang lemah, atau fasilitas terbatas, maka masalah tidak akan pernah selesai hanya dengan skrining kesehatan,” jelas legislator dari Dapil Jawa Barat VIII itu.

Netty menegaskan perlindungan terhadap peserta internship perlu menjadi bagian dari pembenahan sistem pelayanan kesehatan. Pemerintah diminta memastikan program PIDI tidak hanya menghasilkan dokter yang dinyatakan siap secara administratif, tetapi juga didukung lingkungan kerja yang aman, profesional, manusiawi, dan mendukung keselamatan pasien.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Wahyu Pastikan Promosi ASN Tanpa Titipan

    Wali Kota Wahyu Pastikan Promosi ASN Tanpa Titipan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan seluruh proses pengembangan karier dan pengisian jabatan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang akan sepenuhnya mengacu pada sistem manajemen talenta. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem merit untuk memastikan promosi jabatan berlangsung objektif, transparan, dan bebas dari praktik kolusi, korupsi, serta nepotisme […]

  • Amprong Kerap Meluap, Pemkot Malang Siapkan Normalisasi hingga Sungai Rolak

    Amprong Kerap Meluap, Pemkot Malang Siapkan Normalisasi hingga Sungai Rolak

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ancaman banjir yang berulang di kawasan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, membuat penanganan Sungai Amprong kembali dikebut. Pemerintah menyiapkan normalisasi aliran sungai sepanjang sekitar 1,3 kilometer, mulai Gang 5 Ki Ageng Gribig hingga mengarah ke selatan menuju Sungai Rolak. Persiapan penanganan tersebut mulai terlihat pada Senin (14/9/2026), dengan pengecekan dua unit alat […]

  • Gus Rozin: Yang Harus Menang dalam Muktamar NU adalah NU

    Gus Rozin: Yang Harus Menang dalam Muktamar NU adalah NU

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin mengajak seluruh peserta Muktamar ke-35 NU menjaga suasana riang gembira, penuh persaudaraan, dan memperkuat silaturahmi. Gus Rozin mengatakan Muktamar ke-35 NU tidak semestinya hanya dipandang sebagai forum pemilihan kepemimpinan PBNU. Menurut dia, muktamar juga menjadi momentum mempertemukan […]

  • Netty Aher Desak Pemerintah Benahi Distribusi Dokter demi Pemerataan Layanan Kesehatan

    Netty Aher Desak Pemerintah Benahi Distribusi Dokter demi Pemerataan Layanan Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta pemerintah memprioritaskan pemerataan distribusi dokter dibanding hanya menambah jumlah tenaga medis. Menurutnya, persoalan utama layanan kesehatan di Indonesia adalah ketimpangan penempatan dokter yang menyebabkan masyarakat di sejumlah daerah masih kesulitan memperoleh layanan kesehatan. Netty menyampaikan, selama ini kebijakan kesehatan nasional lebih banyak berfokus […]

  • Target 5,8 Hektare, Pemkot Malang Baru Kantongi 5,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat

    Target 5,8 Hektare, Pemkot Malang Baru Kantongi 5,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Dusun Babadan, Kelurahan Arjawinangun, masih menghadapi persoalan kesiapan lahan. Dari total kebutuhan sekitar 5,8 hektare, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang baru memastikan 5,2 hektare lahan yang dinyatakan siap. Artinya, masih ada kekurangan 0,6 hektare yang harus dipenuhi sebelum kebutuhan lahan SR tersebut benar-benar lengkap. Kepala Badan Keuangan […]

  • Angkot Pelajar Gratis Resmi Jalan, Wahyu Hidayat Perketat Etika Sopir

    Angkot Pelajar Gratis Resmi Jalan, Wahyu Hidayat Perketat Etika Sopir

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Layanan angkutan pelajar gratis resmi beroperasi di Kota Malang, Senin (31/8/2026). Sebanyak 66 armada disiapkan untuk melayani delapan jalur sebagai alternatif transportasi siswa sekaligus upaya mengurangi kepadatan lalu lintas pada jam sekolah. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat alias Pak Mbois menegaskan, layanan gratis tersebut harus diimbangi dengan kualitas pelayanan. Sopir tidak diperbolehkan […]

expand_less