Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Wahyu Perkuat Komitmen Karbon, Pengelolaan Sampah Kota Malang Jadi Kunci

Wahyu Perkuat Komitmen Karbon, Pengelolaan Sampah Kota Malang Jadi Kunci

  • account_circle ADK
  • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Pengendalian emisi gas rumah kaca dan pengelolaan sampah menjadi dua tantangan penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kota Malang. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kini memperkuat komitmen lingkungan melalui program Ngalam Seger dan Ngalam Rijik, sekaligus menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda nasional pembangunan rendah karbon.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., saat menghadiri Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Kepala Daerah dalam Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan Pembangunan Rendah Karbon Berketahanan Iklim yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian perubahan iklim. Bagi Kota Malang, tantangannya bukan hanya menjaga kebersihan lingkungan, melainkan memastikan berbagai program yang telah berjalan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan emisi.

Wahyu mengatakan, Ngalam Seger dan Ngalam Rijik merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan yang lebih ramah lingkungan.

“Ngalam Seger dan Ngalam Rijik menjadi bagian dari komitmen Kota Malang untuk mendukung pengendalian emisi gas rumah kaca dan mewujudkan pembangunan yang lebih berkelanjutan dengan tetap memperhatikan lingkungan,” ujar Wahyu.

Menurutnya, upaya pengendalian emisi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Kebijakan lingkungan juga harus didukung langkah konkret, terutama dalam menangani persoalan sampah yang menjadi salah satu aspek penting dalam upaya mengurangi dampak terhadap lingkungan.

Selama ini, Pemkot Malang telah menjalankan sejumlah program pengelolaan sampah berkelanjutan. Di antaranya melalui penanganan sampah di TPA Supit Urang, pengurangan sampah dari sumber melalui tempat pengolahan sampah dengan prinsip reduce, reuse, recycle (TPS 3R), serta penguatan peran bank sampah.

Langkah tersebut diarahkan untuk mengurangi timbulan sampah sekaligus memperbaiki sistem pengelolaan sampah di perkotaan. Meski demikian, keberhasilan program lingkungan membutuhkan pelaksanaan yang konsisten dan pengukuran dampak yang jelas agar manfaatnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Selain sektor persampahan, Pemkot Malang juga telah melakukan inventarisasi gas rumah kaca. Pendataan ini menjadi dasar untuk mengenali sumber emisi dan membantu pemerintah menyusun strategi pengurangan emisi secara lebih terarah.

Wahyu menegaskan, berbagai upaya tersebut akan terus diperkuat melalui koordinasi dengan pemerintah pusat. Ia juga melihat adanya peluang agar kebijakan pengendalian emisi dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan.

“Berbagai upaya ini akan terus kami perkuat dan sinergikan dengan kebijakan pemerintah pusat, sehingga upaya menjaga lingkungan tidak hanya berdampak pada pengurangan emisi, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah bagi masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon menjadi salah satu materi penting dalam kegiatan tersebut. Instrumen ini berkaitan dengan upaya memberikan nilai ekonomi terhadap pengurangan emisi, dengan penerapan yang harus mengikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Selain tata kelola Nilai Ekonomi Karbon, peserta juga menerima materi mengenai kebijakan pengendalian perubahan iklim, rencana operasional Zero Waste Zero Emission, inventarisasi gas rumah kaca, serta Sistem Registri.

Kegiatan tersebut diikuti gubernur, bupati, dan wali kota dari wilayah Sumatera dan Jawa dengan didampingi perangkat daerah terkait.

Bagi Kota Malang, penguatan kebijakan rendah karbon menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas tata kelola lingkungan sekaligus menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional. Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada konsistensi pelaksanaan, ketersediaan data, dan hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Defisit Rp303 Miliar, APBD Kota Malang Masih Bergantung Transfer

    Defisit Rp303 Miliar, APBD Kota Malang Masih Bergantung Transfer

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Rancangan Perubahan APBD Kota Malang 2026 memperlihatkan tekanan fiskal yang cukup besar. Target pendapatan daerah hanya Rp2,326 triliun, sementara belanja menembus Rp2,628 triliun. Akibatnya, muncul defisit Rp303,52 miliar. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan struktur tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Senin (31/8/2026). Dari total pendapatan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan […]

  • Pramuka Kota Malang Bedah Empat Rumah Warga, Tanamkan Semangat Gotong Royong

    Pramuka Kota Malang Bedah Empat Rumah Warga, Tanamkan Semangat Gotong Royong

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang melanjutkan program Bedah Rumah bagi warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus pendidikan karakter bagi anggota Pramuka melalui semangat gotong royong. Pada termin pertama tahun 2026, Kwarcab menargetkan renovasi empat rumah warga. Hingga akhir Juni, dua rumah telah selesai direnovasi di kawasan Tlogowaru dan […]

  • DPRD Kota Malang Minta Pemkot Percepat Kesepakatan Pengelolaan Velodrome dengan Pemprov Jatim

    DPRD Kota Malang Minta Pemkot Percepat Kesepakatan Pengelolaan Velodrome dengan Pemprov Jatim

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id– ‎DPRD Kota Malang menyoroti belum tuntasnya kepastian pengelolaan Velodrome Kota Malang yang hingga kini masih tercatat sebagai aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kondisi tersebut dinilai perlu segera diselesaikan agar pemanfaatan fasilitas olahraga berstandar nasional itu tidak terhambat persoalan administratif. ‎ ‎Komisi B DPRD Kota Malang membawa persoalan tersebut dalam kunjungan kerja ke […]

  • Nurochman Dorong Koperasi Jadi Mesin Ekonomi Kota Batu

    Nurochman Dorong Koperasi Jadi Mesin Ekonomi Kota Batu

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman menegaskan saatnya koperasi mengambil peran sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Hal itu disampaikannya saat membuka Pelatihan Perkoperasian dalam rangka Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tingkat Kota Batu di Hotel Selecta, Selasa (28/7/2026). Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, kegiatan tersebut diikuti pengurus dan pengawas koperasi, perwakilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah […]

  • Yashinta Temukan Omzet UMKM Turun, Desak Kebijakan Tepat Sasaran

    Yashinta Temukan Omzet UMKM Turun, Desak Kebijakan Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, Memodaily.id – Anggota DPD RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta, R.A. Yashinta Sekarwangi Mega, menyoroti penurunan pendapatan yang dialami sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat meninjau pelaksanaan Sensus Ekonomi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) DIY dan BPS Kota Yogyakarta, Selasa (4/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Yashinta berdialog langsung dengan pelaku usaha, mulai dari […]

  • Mayat Perempuan Misterius Ditemukan di Sumur Warga Bululawang

    Mayat Perempuan Misterius Ditemukan di Sumur Warga Bululawang

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Warga Desa Kasri, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang mengapung di dalam sumur milik warga, Jumat (31/7/2026) pagi. Penemuan jasad tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 05.00 WIB oleh seorang warga bernama Suwaji. Saat hendak beraktivitas di belakang rumah, ia melihat sepasang sandal jepit berwarna […]

expand_less