Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pramuka Kota Malang Bedah Empat Rumah Warga, Tanamkan Semangat Gotong Royong

Pramuka Kota Malang Bedah Empat Rumah Warga, Tanamkan Semangat Gotong Royong

  • account_circle ADK
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang melanjutkan program Bedah Rumah bagi warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus pendidikan karakter bagi anggota Pramuka melalui semangat gotong royong.

Pada termin pertama tahun 2026, Kwarcab menargetkan renovasi empat rumah warga. Hingga akhir Juni, dua rumah telah selesai direnovasi di kawasan Tlogowaru dan Tasikmadu, sementara dua rumah lainnya masih dalam proses pengerjaan di wilayah Sukun dan lokasi lainnya.

Ketua Kwarcab Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, mengatakan seluruh penerima bantuan dipilih melalui proses seleksi dan verifikasi agar program tepat sasaran.

Menurutnya, calon penerima wajib terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan kategori di bawah desil lima. Setelah itu, tim melakukan survei lapangan untuk memastikan kondisi rumah dan tingkat kemampuan ekonomi keluarga.

“Tolok ukur utama kami adalah kondisi sosial ekonomi warga. Setelah diverifikasi dan dipastikan memang membutuhkan, baru dilakukan renovasi atau bedah rumah,” ujar Ginanjar, Jumat (26/6/2026).

Ia menegaskan program tersebut tidak hanya berorientasi pada jumlah rumah yang direnovasi, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi anggota Pramuka untuk membangun kepedulian terhadap sesama.

“Target kami satu gugus depan satu rumah. Nilai utamanya bukan angka, tetapi bagaimana anggota Pramuka belajar peduli terhadap lingkungan dan sesama sejak dini,” katanya.

Ginanjar menjelaskan bentuk bantuan disesuaikan dengan kondisi rumah penerima. Perbaikan dapat meliputi atap, dinding, lantai, kamar mandi hingga fasilitas dasar lainnya tanpa harus membangun ulang seluruh bangunan.

Anggaran renovasi setiap rumah berkisar Rp30 juta hingga Rp35 juta yang digunakan untuk pembelian material dan biaya tenaga kerja.

Pendanaan program berasal dari kolaborasi Kwarcab, Kwartir Ranting, Gugus Depan, dukungan masyarakat, serta sektor swasta.

“Kami ingin membangun budaya kesetiakawanan sosial. Pramuka menjadi penggerak agar semakin banyak pihak ikut membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan program bedah rumah tidak dikhususkan bagi keluarga besar Pramuka.

“Kebetulan penerima di lokasi ini merupakan aktivis Pramuka. Namun penerima di Tasikmadu, Sukun maupun wilayah lain adalah masyarakat umum. Tidak ada syarat harus menjadi anggota Pramuka,” tegasnya.

Selain renovasi rumah, Kwarcab juga berupaya membantu pemenuhan kebutuhan dasar penerima manfaat. Jika rumah belum memiliki sambungan listrik maupun air bersih, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti PLN, Perumda Tugu Tirta, maupun HIPPAM.

“Kalau rumah belum memiliki sambungan listrik atau air bersih, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Itu merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, meski berada di luar anggaran renovasi rumah,” katanya.

Salah satu penerima manfaat, Ade Dharma Sisworo, mengaku bersyukur rumah yang ditempatinya bersama sang istri, Hanim Ainun Jariah, akhirnya dapat direnovasi. Pengerjaan dilakukan pada 9–20 Juni 2026 dengan perbaikan ruang tamu, kamar tidur, dapur, dan kamar mandi.

Sebelum direnovasi, sebagian besar bangunan hanya menggunakan penutup dari banner bekas dan anyaman bambu sehingga tidak layak dihuni.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kwartir Daerah Jawa Timur dan Kwartir Cabang Kota Malang. Bantuan ini menjadi harapan besar bagi keluarga kami untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak,” ujar Ade.

Hanim menjelaskan rumah tersebut merupakan bagian dari rumah orang tuanya yang dibagi untuk tiga bersaudara. Meski kini kondisinya jauh lebih layak, keluarga mereka masih membutuhkan sambungan listrik dan jaringan air bersih.

Ade juga mengungkapkan kondisi ekonomi keluarganya semakin berat setelah berhenti bekerja pada Oktober 2025 usai hampir 20 tahun menjadi tenaga pengamanan di sebuah perusahaan. Saat ini, ia bersama istrinya aktif membantu kegiatan kepramukaan sembari mencari pekerjaan baru.

Melalui program Bedah Rumah, Kwarcab Pramuka Kota Malang berharap semakin banyak pihak terlibat dalam gerakan sosial untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh hunian yang layak.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Kabin, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

    Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Kabin, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Seorang sopir truk pengangkut tebu ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraannya yang terparkir di tepi Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Senin (20/7/2026) pagi. Hasil pemeriksaan polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun dugaan tindak pidana. Korban diketahui bernama Lulus Andrianto (38), warga Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Ia ditemukan […]

  • Dokter Internship Meninggal, DPR Desak Perlindungan Nakes Diperkuat

    Dokter Internship Meninggal, DPR Desak Perlindungan Nakes Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta pemerintah memperkuat sistem perlindungan bagi tenaga kesehatan (nakes) menyusul meninggalnya dokter internship, dr. Siti Zahra Maghfira. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi pengingat penting untuk mengevaluasi aspek keselamatan kerja, pendampingan, hingga kesehatan mental tenaga medis. Netty menegaskan perlindungan terhadap tenaga kesehatan tidak hanya sebatas […]

  • PAD Disorot DPRD, Wahyu Siapkan Benahi Data Pajak dan Piutang

    PAD Disorot DPRD, Wahyu Siapkan Benahi Data Pajak dan Piutang

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah DPRD menyoroti belum optimalnya pertumbuhan pendapatan daerah. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan langkah tersebut saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Malang terkait Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Senin (7/9/2026). Wahyu mengatakan, pembenahan PAD akan […]

  • Jaksa Agung Lantik Jampidsus Baru, Kuntadi Langsung Diberi Tugas Khusus

    Jaksa Agung Lantik Jampidsus Baru, Kuntadi Langsung Diberi Tugas Khusus

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin melantik dan mengambil sumpah enam Pejabat Eselon I di lingkungan Kejaksaan Agung dalam upacara yang digelar di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). Pelantikan tersebut meliputi Prof. Dr. Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung, Dr. Leonardo Eben Ezer Simanjuntak sebagai Jaksa Agung Muda Tindak […]

  • Bapenda Kota Malang Borong Dua Penghargaan, Perkuat Tata Kelola Data untuk Kebijakan Publik

    Bapenda Kota Malang Borong Dua Penghargaan, Perkuat Tata Kelola Data untuk Kebijakan Publik

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam bidang tata kelola data dan statistik sektoral. Capaian ini menjadi bukti komitmen Bapenda dalam menghadirkan data berkualitas sebagai fondasi penyusunan kebijakan publik yang efektif dan akuntabel. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, kepada […]

  • Pasar Besar Malang Bakal Dibongkar? Pemkot Masih Tunggu Kesepakatan Jangka Panjang

    Pasar Besar Malang Bakal Dibongkar? Pemkot Masih Tunggu Kesepakatan Jangka Panjang

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang membuka opsi pembongkaran total bangunan Pasar Besar Malang, khususnya kawasan eks Matahari. Namun, keputusan tersebut masih menunggu pembahasan dan kesepakatan jangka panjang bersama para pedagang. Penanganan Pasar Besar saat ini dilakukan melalui dua tahapan, yakni langkah jangka pendek untuk mengatasi persoalan teknis dan keselamatan, serta penyusunan solusi jangka […]

expand_less