Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gus Hilmy Minta Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa Dihentikan Usai Lima Peserta Meninggal

Gus Hilmy Minta Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa Dihentikan Usai Lima Peserta Meninggal

  • account_circle RFR
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOGYAKARTA, Memodaily.id – Anggota DPD RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Hilmy Muhammad atau Gus Hilmy, mendesak penghentian sementara Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang menyiapkan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Desakan itu disampaikan menyusul meninggalnya lima peserta saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil).

Gus Hilmy menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus meminta pemerintah segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan program tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Belasungkawa terdalam saya haturkan untuk keluarga kelima korban. Tolong hentikan dulu programnya dan lakukan investigasi. Kematian kelima calon manajer ini sangat tidak masuk akal dan tidak bisa dibenarkan dengan dalih pembinaan karakter apa pun,” ujar Gus Hilmy dalam keterangan tertulis, Minggu (28/6/2026).

Anggota Komite II DPD RI itu menilai metode pelatihan bergaya militer tidak relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan calon manajer koperasi. Menurutnya, tugas utama manajer adalah mengelola organisasi, sumber daya manusia, dan tata niaga, bukan menjalani pelatihan fisik ekstrem.

Ia menegaskan pendekatan pembinaan karakter harus disesuaikan dengan kebutuhan profesi. Pelatihan bagi calon manajer, kata dia, semestinya lebih menitikberatkan pada kepemimpinan, kecerdasan emosional, kemampuan manajerial, dan penyelesaian masalah.

Gus Hilmy juga menilai kompetensi yang dibutuhkan untuk mengelola koperasi desa adalah kemampuan bisnis, pemasaran, dan tata kelola usaha, sehingga metode pelatihan kemiliteran dinilai tidak sesuai dengan tujuan program.

Selain meminta penghentian sementara seluruh rangkaian rekrutmen dan pelatihan lapangan, ia mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan yang diterapkan penyelenggara.

“Sistem pelatihan yang mereka pakai ini terbukti membunuh, maka hentikan semua kegiatan di lapangan sekarang juga. Manajemen tidak bisa hanya memberikan santunan lalu menganggap persoalan selesai. Ada tanggung jawab moral dan hukum yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Gus Hilmy turut mempertanyakan prosedur pemeriksaan kesehatan peserta sebelum mengikuti latihan fisik. Ia menilai seleksi kesehatan yang ketat seharusnya menjadi syarat wajib untuk memastikan peserta layak mengikuti aktivitas berisiko tinggi.

Menurutnya, apabila pemeriksaan medis tidak dilakukan secara memadai, maka hal tersebut dapat menjadi bentuk kelalaian serius yang membahayakan keselamatan peserta.

Ia juga meminta Kementerian Ketenagakerjaan bersama Kementerian Koperasi segera mengevaluasi legalitas dan mekanisme pelaksanaan pelatihan, termasuk menelusuri apakah metode yang diterapkan telah sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan dan memperoleh persetujuan resmi.

Di sisi lain, Gus Hilmy mendesak aparat kepolisian melakukan penyelidikan secara transparan dan independen untuk mengungkap penyebab meninggalnya lima peserta. Ia meminta proses hukum tidak hanya menyasar pelaksana di lapangan, tetapi juga pihak manajemen yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan program tersebut.

“Kepolisian harus segera turun tangan dan tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Jika terbukti ada unsur pidana dalam pengabaian keselamatan, seluruh pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ultah ke-42, Fatmawati Pilih Berbagi Sembako untuk Duafa

    Ultah ke-42, Fatmawati Pilih Berbagi Sembako untuk Duafa

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Wakil Ketua DPRD Jember Fatmawati memilih merayakan ulang tahunnya yang ke-42 dengan cara berbeda. Alih-alih menggelar pesta, politisi Partai NasDem itu membagikan paket sembako kepada warga duafa sebagai bentuk kepedulian sosial. Menurut Fatmawati, bertambahnya usia menjadi momentum untuk memperbanyak amal dan memberikan manfaat bagi sesama. “Usia semakin berkurang, tentu lebih memperbanyak pahala. […]

  • Gus Idris Jadi Tersangka Dugaan TPKS, Mangkir dari Pemeriksaan Perdana karena Sakit

    Gus Idris Jadi Tersangka Dugaan TPKS, Mangkir dari Pemeriksaan Perdana karena Sakit

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang resmi menetapkan pendakwah sekaligus konten kreator Muhammad Idris Al-Marbawy atau yang dikenal sebagai Gus Idris sebagai tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Meski telah menyandang status tersangka, Gus Idris tidak memenuhi panggilan pemeriksaan perdana yang dijadwalkan pada Selasa (9/6/2026). Ketidakhadirannya […]

  • Kepergok! Terduga Curanmor Dikejar Korban hingga Dibekuk Warga

    Kepergok! Terduga Curanmor Dikejar Korban hingga Dibekuk Warga

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Aksi dugaan pencurian sepeda motor di Jalan Hamid Rusdi Gang II-B, Bunulrejo, Blimbing, Kota Malang, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 18.15 WIB, gagal total. Terduga pelaku JS (23), warga Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, diamankan setelah aksinya diketahui pemilik motor, Andrie Alfino (34). Andrie yang sedang bertamu melihat lampu Honda Scoopy miliknya […]

  • Retreat Kepala Sekolah Usai Kasus SMPN 18, DPRD Malang Desak Evaluasi Tata Kelola SDM

    Retreat Kepala Sekolah Usai Kasus SMPN 18, DPRD Malang Desak Evaluasi Tata Kelola SDM

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar retreat kepala sekolah setelah mencuatnya persoalan di SMP Negeri 18 Kota Malang mendapat sorotan dari DPRD. Program tersebut dinilai perlu dikaji secara mendalam, terutama menyangkut urgensi kegiatan, efektivitas pelaksanaan, serta penggunaan anggaran yang telah dialokasikan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani […]

  • Lelang Lapangan Gelora Panderman Sisakan 3 CV

    Lelang Lapangan Gelora Panderman Sisakan 3 CV

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BARU, Memodaily.id – Proses lelang pembangunan dan rehabilitasi Lapangan Gelora Panderman, Desa Junrejo, Kota Batu, memasuki tahap akhir. Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Junrejo telah menyelesaikan evaluasi administrasi dan teknis hingga menyisakan tiga peserta yang dinyatakan lolos kualifikasi. Ketua TPK Desa Junrejo, Sunarso Basuki, mengatakan proses lelang tersebut dilakukan secara terbuka dan transparan sejak tahap […]

  • Festival Nyusu Bareng 2026 Bidik Wisata Edukasi Susu, Dusun Brau Siap Kenalkan Potensi ke Mancanegara

    Festival Nyusu Bareng 2026 Bidik Wisata Edukasi Susu, Dusun Brau Siap Kenalkan Potensi ke Mancanegara

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Potensi peternakan sapi perah di Dusun Brau, Desa Bumiaji, Kota Batu, bakal diangkat melalui Festival Nyusu Bareng 2026. Mengusung konsep edukasi dan wisata berbasis peternakan, festival tersebut menargetkan penyajian 1.000 cup susu kepada masyarakat. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 itu digagas Forum Desa Wisata (Fordewi) Kota Batu untuk memperkenalkan Dusun […]

expand_less