Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bari’an Anak Nusantara ke-5, Wahyu: Toleransi Harus Dikenalkan Sejak Dini

Bari’an Anak Nusantara ke-5, Wahyu: Toleransi Harus Dikenalkan Sejak Dini

  • account_circle ADK
  • calendar_month Minggu, 16 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Pesan toleransi mewarnai pelaksanaan Bari’an Anak Nusantara ke-5 di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Minggu (16/8) sore. Usai pemotongan tumpeng, anak-anak dari berbagai latar belakang tampak berbagi makanan dan berinteraksi dalam suasana penuh keakraban.

Momen tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan nilai toleransi dan kebersamaan sejak dini. Perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk duduk bersama, berbagi, dan membangun persaudaraan.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, Bari’an Anak Nusantara bukan sekadar seremoni peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengenalkan sekaligus melestarikan tradisi dan nilai persatuan.

“Bari’an yang digelar hari ini bukan sekadar menjadi ungkapan rasa syukur dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita untuk mengenalkan, merawat, dan melestarikan tradisi Bari’an sebagai salah satu kekayaan budaya yang tumbuh dan hidup di tengah masyarakat,” ujar Wahyu.

Ia menyebut Bari’an Anak Nusantara sebagai kegiatan yang mempertemukan anak-anak dalam semangat toleransi, keberagaman, dan nasionalisme.

“Mungkin ini adalah yang pertama dan satu-satunya yang diselenggarakan oleh Kota Malang,” katanya.

Wahyu menegaskan, keberagaman tidak seharusnya menjadi alasan untuk terpecah. Sebaliknya, perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk saling mengenal, menghargai, dan melengkapi.

“Keberagaman bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi,” tegasnya.

Karena itu, keterlibatan anak-anak menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Wahyu menilai nilai toleransi perlu dikenalkan melalui pengalaman dan kebiasaan, bukan hanya disampaikan melalui pesan atau pidato.

“Dari sini kita dapat menanamkan kepada anak-anak dan generasi muda Kota Malang tentang pentingnya toleransi, saling menghargai, serta belajar hidup berdampingan di tengah-tengah perbedaan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak kehilangan jati diri di tengah perkembangan zaman. Kemajuan teknologi dan perubahan sosial, kata dia, perlu diimbangi dengan kecintaan terhadap budaya dan semangat kebangsaan.

“Jangan sampai kemajuan zaman membuat kita kehilangan jati diri. Jadikan budaya sebagai akar keberagaman, sebagai kekuatan dan prestasi, sebagai cara kalian melanjutkan perjuangan para pahlawan,” pesan Wahyu.

Menurutnya, perjuangan generasi saat ini bukan lagi dengan mengangkat senjata seperti para pahlawan pada masa lalu. Tanggung jawab generasi muda adalah menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa.

“Perjuangan tidak terhenti hanya dengan bagaimana kita mempertaruhkan nyawa kepada penjajah dahulu, tetapi bagaimana kita berjuang untuk membela negara kita dengan segala keberagaman, dengan segala perbedaan ini untuk menjadi satu kekuatan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.

Wahyu berharap semangat Bari’an Anak Nusantara terus hidup setelah kegiatan berakhir. Tradisi tersebut diharapkan menjadi ruang perjumpaan masyarakat sekaligus sarana memperkuat toleransi.

“Kota ini menjadi kota yang semakin kuat bukan karena kita sama, melainkan karena kita mampu hidup bersama dalam perbedaan,” tegasnya.

Bari’an Anak Nusantara ke-5 diisi dengan doa lintas agama dan kepercayaan untuk keselamatan bangsa, pemotongan tumpeng, pentas seni, serta parade lagu nasional. Momen anak-anak berbagi makanan menjadi salah satu gambaran pesan kebersamaan yang diusung kegiatan tersebut.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggia Soroti BUMN Berlapis, Aset Idle Diminta Segera Dioptimalkan

    Anggia Soroti BUMN Berlapis, Aset Idle Diminta Segera Dioptimalkan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini menyoroti struktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai terlalu berlapis serta masih banyaknya aset perusahaan negara yang belum dimanfaatkan secara optimal. Anggia mengatakan pembenahan BUMN tidak cukup dilakukan melalui efisiensi atau penutupan perusahaan yang tidak produktif. Menurutnya, pemerintah juga perlu menyederhanakan struktur perusahaan agar […]

  • Parkir Liar Kepung Kawasan Strategis, DPRD Dorong Pemkot Tambah Kantong Parkir

    Parkir Liar Kepung Kawasan Strategis, DPRD Dorong Pemkot Tambah Kantong Parkir

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Persoalan parkir di Kota Malang belum sepenuhnya tuntas. Di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan ekonomi, pendidikan, kuliner dan pusat aktivitas masyarakat, ketersediaan ruang parkir justru masih menjadi pekerjaan rumah. Kondisi tersebut memicu munculnya parkir di sejumlah titik yang tidak semestinya. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pedestrian di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) yang […]

  • Bocah 13 Tahun Asal Pakisaji Meninggal Dunia Setelah Tenggelam di Embung Babadan

    Bocah 13 Tahun Asal Pakisaji Meninggal Dunia Setelah Tenggelam di Embung Babadan

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle ANDK
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Seorang bocah berusia 13 tahun bernama Romadhon, warga Dusun Blau, Desa Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, meninggal dunia setelah tenggelam di Embung Desa Babadan, Minggu (31/5/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya memancing bersama sejumlah temannya di sekitar embung. Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko mengatakan, korban kemudian […]

  • Kades Junrejo Ikut Tayub, Tradisi Leluhur Terus Dilestarikan

    Kades Junrejo Ikut Tayub, Tradisi Leluhur Terus Dilestarikan

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Pemerintah Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, menggelar ritual budaya Andong-Andong sebagai rangkaian Selamatan Desa sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026). Ritual tersebut dilakukan dengan mengunjungi tiga punden yang berada di wilayah Desa Junrejo, yakni Punden Jungwatu, Jeding, dan Rejoso. Dalam kegiatan itu, masyarakat turut menyaksikan pertunjukan seni tradisional tayub […]

  • Mondar-mandir di Jembatan Tunggulmas, Dosen PTS Malang Diduga Hendak Bunuh Diri

    Mondar-mandir di Jembatan Tunggulmas, Dosen PTS Malang Diduga Hendak Bunuh Diri

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Suasana malam di kawasan Jembatan Tunggulmas, Kota Malang, sempat menjadi perhatian setelah seorang dosen perguruan tinggi swasta (PTS) berinisial AK (34) terlihat mondar-mandir di atas jembatan, Senin (5/10/2026) malam. AK diketahui merupakan warga Perumahan Garden Residence, Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso. Keberadaannya di atas jembatan hingga larut malam membuat masyarakat khawatir dan memilih […]

  • PSEL Baru Beroperasi 2028, DPRD Kota Malang Minta Pengelolaan Sampah Diperkuat

    PSEL Baru Beroperasi 2028, DPRD Kota Malang Minta Pengelolaan Sampah Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – DPRD Kota Malang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tidak bergantung pada proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi utama persoalan sampah. Pasalnya, proyek strategis nasional tersebut diperkirakan baru dapat beroperasi pada 2028 hingga 2029. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, menegaskan penguatan sistem pengelolaan sampah yang […]

expand_less