Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Atalia Soroti Kasus Bayi, Remaja Diminta Berani Cari Pertolongan

Atalia Soroti Kasus Bayi, Remaja Diminta Berani Cari Pertolongan

  • account_circle RFR
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Kasus penemuan jasad bayi yang melibatkan anak sebagai pihak yang berhadapan dengan hukum dinilai tidak cukup hanya dilihat dari sisi pidana. Persoalan tersebut juga menjadi perhatian terhadap kondisi pergaulan remaja, keberanian mencari pertolongan, serta pendampingan bagi anak ketika menghadapi persoalan serius.

Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya mengatakan kasus tersebut harus menjadi peringatan untuk memperkuat perlindungan dan pendampingan terhadap remaja.

“Tentu kasus ini harus menjadi alarm keras bagi kita semua. Kita tidak boleh lagi abai dan menutup mata terkait kondisi pergaulan remaja saat ini,” ujar Atalia dalam wawancara melalui WhatsApp, Jumat (11/9/2026).

Menurut Atalia, aspek hukum tetap harus berjalan apabila anak berhadapan dengan hukum. Namun, proses tersebut harus mengacu pada ketentuan khusus dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Ia menjelaskan, anak tetap dapat dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya. Namun, proses hukum harus mempertimbangkan perkembangan anak, memberikan perlindungan dari dampak negatif lingkungan, serta membuka ruang rehabilitasi dan diversi.

“Dalam Undang-undang ini anak tidak bebas dari pertanggungjawaban hukum, namun proses hukumnya harus mempertimbangkan tahap perkembangan, memberikan perlindungan dari dampak negatif lingkungan dan diberi kesempatan untuk memperbaiki diri, menyongsong masa depannya, serta kembali ke lingkungan sosial secara wajar tanpa stigmatisasi,” katanya.

Atalia juga meminta perhatian tidak berhenti pada proses hukum setelah kejadian. Menurutnya, rangkaian persoalan yang terjadi sebelum tindak pidana perlu dikaji untuk mengetahui kondisi yang membuat seorang remaja berada dalam situasi tersebut.

“Namun demikian, kita harus berani melihat apa yang terjadi sebelum tindak pidana itu terjadi; kehamilan yang disembunyikan, rasa takut yang luar biasa kepada orang tua, ketiadaan keberanian meminta pertolongan, hingga proses persalinan sendiri tanpa bantuan medis yang memadai,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan sistem perlindungan dan pendampingan bagi remaja. Anak yang menghadapi persoalan serius, kata Atalia, perlu memiliki ruang aman untuk bercerita dan mendapatkan bantuan sebelum mengambil keputusan yang berisiko.

“Akar masalah inilah yang justru jauh lebih penting untuk kita bedah bersama,” tegas Atalia.

Karena itu, ia mendorong penguatan sistem pendampingan agar remaja memiliki keberanian mencari pertolongan ketika menghadapi persoalan, termasuk yang berkaitan dengan pergaulan dan kesehatan reproduksi.

“Kita perlu membangun sistem yang membuat seorang remaja, ketika menghadapi masalah besar, berani mencari pertolongan sebelum masalah tersebut menjadi tragedi,” katanya.

Atalia juga menekankan pentingnya pendidikan seksual yang sesuai usia dan edukasi mengenai pergaulan sehat. Menurutnya, upaya pencegahan perlu diperkuat agar remaja memiliki pengetahuan sekaligus akses terhadap pendampingan yang memadai.

“Dan lebih dari itu, pencegahan melalui pendidikan seksual dan pergaulan remaja yang sehat adalah kunci. Maka kejadian ini harus menjadi momentum kita semua menguatkan edukasi dan pendampingan remaja,” pungkasnya.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Icha Yang Pulang ke Jember Akhir Juni, Siap Kolaborasi dan Temui Bupati Fawait

    Icha Yang Pulang ke Jember Akhir Juni, Siap Kolaborasi dan Temui Bupati Fawait

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle WIN
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Penyanyi Mandarin berkaliber internasional asal Jember, Icha Yang, dijadwalkan kembali ke kampung halamannya pada akhir Juni 2026. Kepulangan penyanyi muda yang sukses meniti karier di industri musik Asia itu sekaligus untuk melepas rindu dengan tanah kelahirannya serta menjalani sejumlah agenda penting. Pemilik nama lengkap Rica Christy Febriana tersebut mengungkapkan bahwa selama berada […]

  • 32 Pramuka Malang Berangkat ke Jamnas XII, Bawa Nama Malangkuçeçwara

    32 Pramuka Malang Berangkat ke Jamnas XII, Bawa Nama Malangkuçeçwara

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang Kota Malang resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Senin (10/8/2026). Mereka merupakan peserta terpilih dari lima kecamatan di Kota Malang yang telah menjalani proses seleksi dan pembinaan sebelum bergabung dalam kontingen Kota Malang. Pelepasan dilakukan Wali […]

  • Terjebak 8 Bulan di Kamboja, Warga Langsa Dipulangkan Azhari Cage

    Terjebak 8 Bulan di Kamboja, Warga Langsa Dipulangkan Azhari Cage

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    LANGSA, Memodaily.id – Tawaran kerja sebagai tukang pangkas di Malaysia justru membawa Sukardi, warga Gampoeng Baroeh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, ke Kamboja. Pria 33 tahun itu disebut menjadi korban jaringan penipuan pekerjaan dan terjebak selama sekitar delapan bulan. Sukardi sempat bekerja selama empat bulan tanpa menerima bayaran. Ia kemudian melarikan diri dan mencari […]

  • Polemik Mentan Amran dan Komnas Perempuan Berakhir, Kini Fokus Kolaborasi

    Polemik Mentan Amran dan Komnas Perempuan Berakhir, Kini Fokus Kolaborasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Polemik terkait pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengenai persoalan di Surabaya dinyatakan selesai setelah Komnas Perempuan melakukan klarifikasi langsung di Kementerian Pertanian (Kementan), Kamis (13/8/2026). Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor mengatakan, pertemuan tersebut digelar setelah pihaknya memperoleh informasi dari pemberitaan media mengenai pernyataan Mentan Amran. “Kedatangan kami, Komnas Perempuan […]

  • RAPBN 2027: Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

    RAPBN 2027: Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Presiden Prabowo Subianto menetapkan target pertumbuhan ekonomi 6 persen dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Pemerintah mengusulkan belanja negara mencapai Rp4.097,2 triliun. Angka tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan […]

  • Pasar Besar Malang Bakal Dibongkar? Pemkot Masih Tunggu Kesepakatan Jangka Panjang

    Pasar Besar Malang Bakal Dibongkar? Pemkot Masih Tunggu Kesepakatan Jangka Panjang

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang membuka opsi pembongkaran total bangunan Pasar Besar Malang, khususnya kawasan eks Matahari. Namun, keputusan tersebut masih menunggu pembahasan dan kesepakatan jangka panjang bersama para pedagang. Penanganan Pasar Besar saat ini dilakukan melalui dua tahapan, yakni langkah jangka pendek untuk mengatasi persoalan teknis dan keselamatan, serta penyusunan solusi jangka […]

expand_less