Bupati Rembang Sambangi Korban Kebakaran, Bantuan Rp10 Juta Disiapkan
- account_circle FSY
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Rembang Harno menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kecamatan Pamotan, Sedan, dan Sumber, Rembang. (Foto: Dok. Pemkab Rembang)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
REMBANG, Memodaily.id – Bupati Rembang Harno mengunjungi korban kebakaran di Kecamatan Pamotan, Sedan, dan Sumber, Kamis (24/7/2026), untuk memastikan penanganan berjalan optimal sekaligus menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, Harno didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rembang Muhammad Luthfi Hakim, Ketua Baznas Kabupaten Rembang Mohammad Ali Anshory, Kepala Bagian Kesra Setda Rembang Maruli Dwi Ronisa, serta jajaran pemerintah kecamatan dan desa.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah Hasanah (70), warga Desa Ringin, Kecamatan Pamotan. Dapur rumahnya terbakar pada Rabu (22/7/2026), mengakibatkan kerusakan cukup parah.
Bupati menyerahkan bantuan berupa paket sembako, perlengkapan kebutuhan dasar, serta bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI). Selain itu, Baznas Kabupaten Rembang akan menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp10 juta dalam waktu sekitar satu pekan.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Desa Sedan, Kecamatan Sedan, untuk menemui pasangan Nanang dan Fajriyah. Rumah mereka mengalami kebakaran pada bagian depan pada 15 Juli 2026.
Selain meninjau kondisi rumah, Harno juga menyerahkan bantuan logistik. Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Bagian Kesra Setda Rembang turut menyiapkan bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta yang dijadwalkan diterima keluarga dalam sepekan.
Kunjungan terakhir dilakukan ke rumah Sumindar di Desa Logung, Kecamatan Sumber. Rumah korban ludes terbakar pada 8 Juli 2026 dan hingga kini keluarganya masih tinggal di tenda darurat karena belum memiliki tempat tinggal pengganti.
Harno berbincang dengan keluarga korban untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Pada kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan logistik dan memastikan Baznas Kabupaten Rembang akan memberikan tambahan bantuan tunai sebesar Rp10 juta.
Usai kunjungan, Harno mengatakan kehadirannya tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan kepada warga agar tetap tabah menghadapi musibah.
Menurutnya, penanganan korban kebakaran merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, pemerintah desa, serta masyarakat.
Khusus bagi keluarga Sumindar, Harno menyebut semangat gotong royong masyarakat berhasil menghimpun bantuan sekitar Rp24 juta. Nilai tersebut masih akan bertambah dengan bantuan dari Baznas.
“Yang khusus Pak Sumindar, solusinya gotong royong warga, Pak Kades, kecamatan semua iuran, dapat Rp24 juta, dari PMI juga ada, BPBD dan ini ada tambahan dari Baznas Rp10 juta,” ujar Harno.
Anak Sumindar, Gunarti, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Rembang. Menurutnya, orang tuanya memilih tetap tinggal di tenda untuk menjaga ternak sapi yang menjadi sumber penghidupan keluarga.
“Terima kasih Pak Bupati telah diberikan bantuan. Ini mbahe minta tetap di sini, kasihan sapinya,” kata Gunarti.
Sementara itu, Hasanah mengaku terharu karena Bupati datang langsung mengunjungi rumahnya. Ia menyebut bantuan yang diterima sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung proses pemulihan pascakebakaran.
“Banget senenge saya pak, saya memang orang tidak mampu. Ini dapat Rp10 juta dan sembako ini ada juga apa belum saya buka,” ungkap Hasanah.
Pemerintah Kabupaten Rembang menegaskan akan terus memastikan setiap korban bencana memperoleh penanganan cepat, baik melalui bantuan darurat maupun dukungan lanjutan hingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.
- Penulis: FSY
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar