Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 72 Aset Pemkot Kediri Terdampak Tol, Lahan Pengganti Masih Ditunggu

72 Aset Pemkot Kediri Terdampak Tol, Lahan Pengganti Masih Ditunggu

  • account_circle AK
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEDIRI, Memodaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait penyediaan lahan pengganti atas aset daerah yang terdampak pembangunan jalan tol. Meski proses verifikasi lahan telah rampung sejak April 2026, hingga akhir Juli lahan pengganti belum juga direalisasikan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartikasari, mengatakan terdapat 72 bidang aset milik Pemkot Kediri yang terdampak proyek jalan tol. Rinciannya meliputi 21 bidang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), 46 bidang non-LP2B, dan lima bidang yang terdapat bangunan.

“Pada prinsipnya Pemerintah Kota Kediri mendukung pembangunan jalan tol karena memberikan manfaat bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, penggantian aset daerah tetap harus mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah pusat,” ujar Endang.

Sebagai bagian dari proses pengadaan tanah, Tim Pelaksana Pengadaan Tanah (TPT) pada Februari 2026 menawarkan 180 bidang calon lahan pengganti kepada Pemkot Kediri. Pemerintah kota kemudian membentuk tim verifikasi untuk memastikan kelayakan dan kesesuaian lahan tersebut.

Hasil verifikasi yang selesai pada April 2026 menetapkan 141 bidang memenuhi persyaratan. Hasil tersebut telah disampaikan kepada TPT sebagai dasar pelaksanaan pengadaan lahan pengganti.

Namun, hingga Juli 2026, Pemkot Kediri belum menerima lahan pengganti. Berdasarkan surat TPT tertanggal 13 Juli 2026, proses pengadaan masih berlangsung di tingkat pemerintah pusat.

Menurut Endang, tahapan tersebut masih memerlukan koordinasi lintas kementerian serta permohonan legal opinion (LO) kepada Kejaksaan Agung sebelum keputusan dapat ditetapkan.

“Sampai saat ini Pemerintah Kota Kediri belum menerima lahan pengganti. Sesuai ketentuan, penggantian aset daerah bukan dalam bentuk uang, melainkan lahan pengganti yang nilainya setara. Karena itu kami masih menunggu keputusan pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia menambahkan, mekanisme penggantian aset mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum serta ketentuan khusus mengenai LP2B. Sinkronisasi kebijakan antarkementerian diperlukan agar seluruh proses sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pada tahap pertama pembangunan jalan tol, luas aset Pemkot Kediri yang terdampak mencapai sekitar 17,2 hektare. Luasan tersebut terdiri atas 10,69 hektare lahan LP2B, 6,16 hektare sawah non-LP2B, dan 0,17 hektare lahan yang terdapat bangunan.

Pemkot Kediri berharap koordinasi di tingkat pemerintah pusat segera rampung sehingga penyediaan lahan pengganti dapat direalisasikan. Langkah tersebut diharapkan mendukung kelancaran pembangunan jalan tol sekaligus menjaga aset daerah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

  • Penulis: AK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSEL Baru Beroperasi 2028, DPRD Kota Malang Minta Pengelolaan Sampah Diperkuat

    PSEL Baru Beroperasi 2028, DPRD Kota Malang Minta Pengelolaan Sampah Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – DPRD Kota Malang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tidak bergantung pada proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi utama persoalan sampah. Pasalnya, proyek strategis nasional tersebut diperkirakan baru dapat beroperasi pada 2028 hingga 2029. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, menegaskan penguatan sistem pengelolaan sampah yang […]

  • Ayam Bebas Sangkar Mulai Didorong, Kementan Pilih Transisi Bertahap

    Ayam Bebas Sangkar Mulai Didorong, Kementan Pilih Transisi Bertahap

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong transformasi peternakan unggas nasional melalui penerapan sistem pemeliharaan ayam petelur bebas sangkar (cage-free). Namun, penerapannya diarahkan berlangsung secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan peternak dan kondisi usaha. Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementan, I Ketut Wirata, mengatakan kesejahteraan hewan menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem peternakan yang berkelanjutan. Menurutnya, prinsip […]

  • Prabowo dan PM Modi Tegaskan Komitmen Jaga Perdamaian Dunia dan Stabilitas Indo-Pasifik

    Prabowo dan PM Modi Tegaskan Komitmen Jaga Perdamaian Dunia dan Stabilitas Indo-Pasifik

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan India untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga perdamaian dunia, stabilitas kawasan, serta mendorong tatanan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, transparan, dan berlandaskan hukum internasional. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers bersama Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa […]

  • TPP ASN dan PPPK Mau Dipangkas? DPRD Malang: Jangan Bebani yang Gajinya Sudah Kecil

    TPP ASN dan PPPK Mau Dipangkas? DPRD Malang: Jangan Bebani yang Gajinya Sudah Kecil

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Rencana efisiensi anggaran jangan sampai berujung pada tergerusnya kesejahteraan aparatur. Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Sekretaris Komisi A, Harvard Kurniawan Ramadhan, meminta pemerintah tidak memangkas Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN maupun PPPK, terutama bagi pegawai di level bawah. Hal itu disampaikan Harvard saat ditemui media ini, Selasa (1/9/2026). […]

  • Prabowo Tinjau Teknologi PM-AAS di Gorontalo, Optimistis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

    Prabowo Tinjau Teknologi PM-AAS di Gorontalo, Optimistis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    GORONTALO, Memodaily.id – Presiden Prabowo Subianto meninjau penerapan Teknologi Budidaya Padi Pertanian Modern Model Advanced Agricultural System (PM-AAS) dan area Gelar Teknologi dalam rangkaian Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melihat langsung berbagai […]

  • PAPBD 2026 Jember: Lima Program Prioritas Bupati Fawait

    PAPBD 2026 Jember: Lima Program Prioritas Bupati Fawait

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan lima program prioritas pembangunan dalam Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Tahun Anggaran 2026. Lima program tersebut disampaikan Fawait saat membacakan Nota Pengantar Keuangan Rancangan PAPBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD Jember, Selasa (1/9/2026). Lima prioritas itu meliputi pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial, peningkatan kualitas […]

expand_less