Ketua DPRD Kota Malang Dorong Mahasiswa Unikama Tak Cuma Kejar Gelar, Tapi Ciptakan Solusi
- account_circle ADK
- calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita (Mia) saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) 2026. (Foto: Memodaily.id/ADK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita atau Mia mendorong mahasiswa baru Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) tidak menjadikan bangku kuliah sekadar tempat mengejar nilai dan gelar.
Menurutnya, masa perkuliahan juga harus dimanfaatkan untuk membangun kompetensi, memperluas pengalaman, mengembangkan kemampuan komunikasi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Pesan tersebut disampaikan Mia saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unikama 2026 di Aula Sarwakirti Unikama, Senin (21/9/2026). Kegiatan itu diikuti lebih dari seribu mahasiswa baru.
Dalam kegiatan tersebut, Mia membawakan materi bertajuk “Penguatan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Berdasarkan Pancasila di Bumi Arema.”
Ia menekankan pentingnya mahasiswa memahami keberagaman sekaligus memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kampus maupun di tengah masyarakat.
Menurut Mia, Unikama sebagai kampus multikultural menjadi tempat bertemunya mahasiswa dari berbagai daerah dengan latar belakang yang beragam. Kondisi tersebut, kata dia, dapat menjadi ruang pembelajaran untuk membangun sikap saling menghargai dan menjaga persatuan.
“Kalian adalah bagian dari ekosistem Kota Malang. Pahami denyut nadinya, kenali budayanya, dan mari bersama-sama berkontribusi dengan ilmu dan teknologi yang kalian pelajari untuk menghadirkan solusi bagi lingkungan sekitar,” ujar Mia.
Mia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Ia menilai pengalaman selama menjadi mahasiswa, kemampuan berkomunikasi, membangun jejaring, serta penguasaan keterampilan nonakademik juga penting untuk dikembangkan.
“Jangan hanya fokus pada nilai akademik. Perbanyaklah pengalaman baik, asah soft skills, dan berlomba-lombalah untuk meningkatkan kapasitas diri,” katanya.
Selain pengembangan kapasitas diri, Mia mendorong mahasiswa memanfaatkan perkembangan teknologi secara produktif. Menurutnya, teknologi tidak hanya digunakan untuk mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga dapat menjadi sarana menghasilkan karya dan mencari solusi atas persoalan di lingkungan sekitar.
Mia juga mengajak mahasiswa berani menyampaikan pendapat, termasuk ketika memiliki pandangan yang berbeda dengan orang lain. Namun, perbedaan tersebut, kata dia, harus disampaikan dengan tetap menghormati sesama dan mengedepankan etika komunikasi.
“Jadikanlah ilmu yang kalian dapat dan pelajari setidaknya bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, kampus, kota kelahiran, dan Kota Malang itu sendiri. Ini adalah wujud nyata dari pengabdian dan kontribusi,” tegasnya.
Mia berharap mahasiswa baru Unikama dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki wawasan kebangsaan, kompetensi, karakter, sekaligus kepedulian terhadap lingkungan tempat mereka menempuh pendidikan.
Keberadaan mahasiswa dari berbagai daerah di Kota Malang, lanjutnya, diharapkan tidak hanya memperkaya kehidupan kampus, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar