Breaking News
Senin, 12 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bukan Cuma Pipa Bocor, Tugu Tirta Bongkar Strategi Lawan Air yang “Hilang” di Forum Internasional

Bukan Cuma Pipa Bocor, Tugu Tirta Bongkar Strategi Lawan Air yang “Hilang” di Forum Internasional

  • account_circle ADK
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.Id – Air yang diproduksi tetapi tak tercatat sebagai pendapatan menjadi pekerjaan rumah serius bagi perusahaan air minum. Persoalannya bukan sekadar mencari pipa yang bocor, melainkan membongkar ke mana setiap tetes air mengalir dan memastikan seluruh distribusi tercatat secara akurat.

Persoalan Non-Revenue Water (NRW) atau air tak berekening inilah yang dibawa Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang ke panggung internasional.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, menjadi salah satu narasumber dalam International Webinar Series yang mempertemukan pengalaman pengelolaan NRW dari berbagai negara.

Forum tersebut digelar Rabu (2/9) siang, dengan mengangkat tema “Non-Revenue Water (NRW) Management: Country Experiences, Challenges, and Effective…”.

Kehadiran Priyo bukan hanya membawa nama Tugu Tirta. Ia juga tampil dalam kapasitasnya sebagai Ketua PD PERPAMSI Jawa Timur, sehingga pengalaman pengelolaan air di Kota Malang turut menjadi bahan pertukaran pengetahuan dalam forum tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kamis (3/9), Priyo menegaskan bahwa pengendalian NRW membutuhkan pendekatan yang terukur. Kehilangan air tidak bisa hanya dilihat dari sisi kerusakan fisik jaringan, tetapi harus ditelusuri berdasarkan data dan kondisi distribusi secara menyeluruh.

NRW sendiri mencakup air yang telah masuk dalam sistem penyediaan tetapi tidak tercatat sebagai air yang menghasilkan pendapatan.

Kehilangan itu bisa terjadi secara fisik, seperti kebocoran pipa, maupun secara komersial, misalnya akibat ketidakakuratan meter pelanggan atau konsumsi yang tidak tercatat.

Di titik inilah pengelolaan data dan teknologi menjadi kunci.

Tugu Tirta sebelumnya telah mengembangkan berbagai pendekatan untuk membantu mengendalikan kehilangan air. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi pemetaan jaringan berbasis QGIS.

Teknologi tersebut memungkinkan kondisi dan posisi jaringan dipetakan dengan lebih detail. Data itu kemudian dapat menjadi dasar untuk melakukan pemantauan, mengidentifikasi titik bermasalah hingga menentukan langkah penanganan secara lebih terarah.

Pengalaman tersebut bahkan telah dibagikan Tugu Tirta kepada pengelola air minum daerah lain melalui kegiatan pertukaran pengetahuan pada 2025.

Artinya, strategi melawan NRW tidak berhenti pada mengganti pipa yang rusak. Perusahaan dituntut mampu membaca jaringan, mengukur distribusi, mencocokkan volume produksi dengan konsumsi pelanggan serta mendeteksi potensi kehilangan secara lebih cepat.

Semakin banyak air produksi yang tidak tercatat, semakin besar pula sumber daya yang terbuang.

Sebaliknya, ketika kehilangan air dapat ditekan, perusahaan memiliki ruang lebih besar untuk meningkatkan efisiensi pelayanan tanpa harus terus-menerus bergantung pada pembangunan kapasitas produksi baru.

Bagi Tugu Tirta, persoalan tersebut menjadi bagian dari tantangan pengelolaan perusahaan air minum di era yang semakin mengandalkan teknologi dan data.

Karena itu, forum internasional yang diikuti Priyo menjadi lebih dari sekadar agenda berbagi pengalaman. Tugu Tirta tidak hanya menyerap pembelajaran dari pengelola air minum negara lain, tetapi juga membuka pengalaman Kota Malang untuk dipelajari dan dipertukarkan.

Pengalaman tersebut mencakup pengendalian NRW, pemanfaatan teknologi pemetaan jaringan hingga pengembangan konsep Smart Water City.

Ujung persoalannya sederhana, tetapi dampaknya besar: bagaimana memastikan air yang sudah diproduksi benar-benar sampai kepada masyarakat dan tercatat secara akurat.

Sebab, bagi perusahaan air minum, setiap tetes air yang hilang bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut efisiensi, keberlanjutan bisnis dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Tunggu Sekolah Jadi Korban, DPRD Kota Malang Desak SPAB Tak Sekadar Simulasi

    Jangan Tunggu Sekolah Jadi Korban, DPRD Kota Malang Desak SPAB Tak Sekadar Simulasi

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah Kota Malang dinilai tak boleh berhenti pada seremoni simulasi evakuasi. DPRD Kota Malang meminta program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) benar-benar menjadi sistem perlindungan yang berjalan di setiap satuan pendidikan. Desakan itu disampaikan anggota Komisi D DPRD Kota Malang dari Fraksi Gerindra, Ginanjar Yoni Wardoyo, Rabu (2/9). […]

  • Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Korban Montara

    Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Korban Montara

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    NTT, Memodaily.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah terus mengawal penyelesaian hak ganti rugi sekaligus pemulihan lingkungan dan ekonomi masyarakat terdampak tumpahan minyak Montara di Laut Timor. Penegasan tersebut disampaikan saat Menteri Keuangan berdialog dengan masyarakat Tablolong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (6/8). Kunjungan kerja itu dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga […]

  • SDN di Jombang Ini Cuma Dapat 1 Murid Baru

    SDN di Jombang Ini Cuma Dapat 1 Murid Baru

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – SDN Mojongapit 3, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, hanya menerima satu peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut menjadi yang terendah sejak sekolah berdiri, sehingga total siswa di sekolah itu kini tinggal 39 anak. Penurunan jumlah peserta didik terjadi setelah 19 siswa kelas VI lulus pada akhir tahun ajaran 2025/2026. Dengan […]

  • 41 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Moh Jailani Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah BSPS

    41 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Moh Jailani Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah BSPS

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Penantian panjang Moh Jailani untuk memiliki rumah yang layak akhirnya terwujud. Setelah 41 tahun menempati rumah dalam kondisi memprihatinkan, warga Kota Malang itu resmi menerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dari pemerintah. Kebahagiaan Jailani semakin lengkap setelah rumahnya ditinjau langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar […]

  • Jadi Ajudan Wali Kota, Siswa SMA 2 Batu Belajar Langsung dari Pemerintahan

    Jadi Ajudan Wali Kota, Siswa SMA 2 Batu Belajar Langsung dari Pemerintahan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman memberikan kesempatan kepada Habib Wirazuda, siswa kelas 12 SMA Negeri 2 Batu sekaligus perwakilan Forum Anak Songgokerto, untuk mengikuti program ADC Youth Talent Experience sebagai ajudan magang di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Senin (28/9/2026). Program tersebut menjadi ruang bagi anak-anak Kota Batu untuk mengenal secara langsung […]

  • Bangunan di Atas Saluran Irigasi Dibongkar Pemkot Malang

    Bangunan di Atas Saluran Irigasi Dibongkar Pemkot Malang

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang melakukan pembongkaran bangunan yang berdiri di atas Saluran Irigasi Sengkaling Kiri, kawasan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Rabu (9/9/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan banjir yang berulang di kawasan Perumahan The Cluster Nirwana. Selain pembongkaran, Pemkot Malang juga melakukan normalisasi saluran untuk mengembalikan fungsi dan kapasitas aliran air. Pembongkaran […]

expand_less