Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Soroti Pelatihan Koperasi Merah Putih Usai Dua Peserta Meninggal Dunia

DPR Soroti Pelatihan Koperasi Merah Putih Usai Dua Peserta Meninggal Dunia

  • account_circle RFR
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VI DPR RI Rahmad Saleh meminta pemerintah dan penyelenggara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelatihan calon pengelola Koperasi Merah Putih setelah dua peserta dilaporkan meninggal dunia dalam kegiatan tersebut.

Rahmad menilai insiden tersebut menjadi perhatian serius karena pelatihan yang bertujuan menyiapkan sumber daya manusia pengelola koperasi seharusnya lebih menitikberatkan pada penguatan kapasitas manajerial, tata kelola organisasi, dan pemahaman prinsip ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, aspek manajemen pelatihan perlu dievaluasi secara menyeluruh, termasuk materi yang diberikan, metode pelaksanaan, hingga standar keselamatan peserta selama mengikuti kegiatan.

“Yang paling penting adalah tata kelola dan manajemen pelatihan. Jangan sampai peserta yang dipersiapkan menjadi pengelola koperasi justru dihadapkan pada beban fisik yang tidak sesuai dengan kebutuhan tugas mereka,” kata Rahmad kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Politikus PKS itu mengingatkan bahwa peserta pelatihan berasal dari berbagai latar belakang usia, kondisi kesehatan, dan kemampuan fisik. Karena itu, pendekatan pelatihan yang menitikberatkan pada aktivitas fisik dinilai perlu disesuaikan dengan tujuan utama program.

Rahmad menegaskan, meninggalnya dua peserta harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk meninjau kembali seluruh konsep pembekalan Koperasi Merah Putih. Evaluasi tersebut, kata dia, mencakup proses seleksi peserta, pemeriksaan kesehatan, standar keamanan kegiatan, hingga proporsi materi yang diberikan selama pelatihan.

“Memang dibutuhkan semangat kebangsaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Tetapi jangan sampai porsi fisik dan nuansa militernya lebih besar daripada tujuan utama pelatihan itu sendiri,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keselamatan peserta harus menjadi prioritas dalam setiap program yang diselenggarakan negara. Menurutnya, kehilangan nyawa peserta tidak dapat dianggap sebagai risiko biasa dalam pelaksanaan sebuah pelatihan.

“Satu nyawa sangat berharga. Jangan sampai program yang dibangun atas nama pemberdayaan masyarakat justru meninggalkan korban karena lemahnya manajemen risiko,” tegasnya.

Kasus tersebut menjadi sorotan di tengah percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih secara nasional. Program yang digagas sebagai penggerak ekonomi rakyat hingga tingkat desa kini mendapat perhatian terkait aspek keselamatan peserta dan standar pelaksanaan pelatihan.

Rahmad berharap evaluasi menyeluruh segera dilakukan agar tujuan penguatan koperasi dapat berjalan seiring dengan perlindungan dan keselamatan seluruh peserta yang terlibat dalam program tersebut.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang WCD 9 Oktober, DLH dan Tugu Tirta Bersihkan Sumber Air Merjosari

    Jelang WCD 9 Oktober, DLH dan Tugu Tirta Bersihkan Sumber Air Merjosari

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Menjelang pelaksanaan World Clean Up Day (WCD) pada Jumat (9/10/2026), persiapan mulai dilakukan Pemerintah Kota Malang dengan menggelar pra-bersih di kawasan sumber air Merjosari, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Minggu (4/10/2026) pagi. Kegiatan tersebut melibatkan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, karyawan Perumda Air Minum Tugu Tirta, serta masyarakat sekitar. Mereka bergotong […]

  • Sam Ali Soroti Ekosistem QRIS: Pedagang Sudah Cashless, Belanja Masih Manual

    Sam Ali Soroti Ekosistem QRIS: Pedagang Sudah Cashless, Belanja Masih Manual

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Perluasan transaksi digital melalui QRIS di Kota Malang dinilai belum sepenuhnya diikuti ekosistem pembayaran yang praktis bagi pelaku UMKM. Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin (Sam Ali) menyampaikan persoalan itu saat menghadiri Flag Off QRIS Jelajah Indonesia (QJI) Wilayah Jawa 2026 di Balai Kota Malang, Sabtu (29/8/2026). Menurutnya, QRIS telah mengubah kebiasaan […]

  • PAPBD 2026 Jember: Lima Program Prioritas Bupati Fawait

    PAPBD 2026 Jember: Lima Program Prioritas Bupati Fawait

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan lima program prioritas pembangunan dalam Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Tahun Anggaran 2026. Lima program tersebut disampaikan Fawait saat membacakan Nota Pengantar Keuangan Rancangan PAPBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD Jember, Selasa (1/9/2026). Lima prioritas itu meliputi pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial, peningkatan kualitas […]

  • Penataan Pasar Kebalen Berlanjut, Pemkot Malang Siapkan Penertiban Bertahap

    Penataan Pasar Kebalen Berlanjut, Pemkot Malang Siapkan Penertiban Bertahap

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan penataan kawasan Pasar Kebalen akan terus dilanjutkan. Pedagang yang masih melanggar aturan dan berjualan di badan jalan akan ditertibkan secara bertahap dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan penataan kawasan Pasar Kebalen tidak dapat dilakukan secara instan. Menurutnya, pemerintah menerapkan tahapan mulai dari […]

  • Pemkot Malang Perketat Aset Tanah, 228 Rumah Tak Luput dari Penertiban

    Pemkot Malang Perketat Aset Tanah, 228 Rumah Tak Luput dari Penertiban

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai memperketat pengawasan terhadap aset tanah milik daerah yang tersebar di berbagai wilayah. Sedikitnya 228 pengguna aset tanah, termasuk masyarakat yang menempati lahan untuk rumah tinggal, masuk dalam pendataan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang. Kepala BKAD Kota Malang, Baihaqi, mengatakan penataan aset tersebut menjadi bagian […]

  • Pembongkaran Kandang Anjing Cak Dur di Sumberpucung Ditunda, Istri Pemilik Keberatan

    Pembongkaran Kandang Anjing Cak Dur di Sumberpucung Ditunda, Istri Pemilik Keberatan

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Rencana pembongkaran kandang anjing milik Hadi Wiyono alias Cak Dur, warga Dusun Suko, Desa Sumberpucung, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, kembali tertunda. Puluhan personel Satpol PP Kabupaten Malang bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas PU SDA serta unsur Muspika Sumberpucung mendatangi lokasi, Senin (5/10/2026). Kedatangan tersebut awalnya untuk melakukan pengecekan sebelum pembongkaran […]

expand_less