Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Soroti Pelatihan Koperasi Merah Putih Usai Dua Peserta Meninggal Dunia

DPR Soroti Pelatihan Koperasi Merah Putih Usai Dua Peserta Meninggal Dunia

  • account_circle RFR
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VI DPR RI Rahmad Saleh meminta pemerintah dan penyelenggara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelatihan calon pengelola Koperasi Merah Putih setelah dua peserta dilaporkan meninggal dunia dalam kegiatan tersebut.

Rahmad menilai insiden tersebut menjadi perhatian serius karena pelatihan yang bertujuan menyiapkan sumber daya manusia pengelola koperasi seharusnya lebih menitikberatkan pada penguatan kapasitas manajerial, tata kelola organisasi, dan pemahaman prinsip ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, aspek manajemen pelatihan perlu dievaluasi secara menyeluruh, termasuk materi yang diberikan, metode pelaksanaan, hingga standar keselamatan peserta selama mengikuti kegiatan.

“Yang paling penting adalah tata kelola dan manajemen pelatihan. Jangan sampai peserta yang dipersiapkan menjadi pengelola koperasi justru dihadapkan pada beban fisik yang tidak sesuai dengan kebutuhan tugas mereka,” kata Rahmad kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Politikus PKS itu mengingatkan bahwa peserta pelatihan berasal dari berbagai latar belakang usia, kondisi kesehatan, dan kemampuan fisik. Karena itu, pendekatan pelatihan yang menitikberatkan pada aktivitas fisik dinilai perlu disesuaikan dengan tujuan utama program.

Rahmad menegaskan, meninggalnya dua peserta harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk meninjau kembali seluruh konsep pembekalan Koperasi Merah Putih. Evaluasi tersebut, kata dia, mencakup proses seleksi peserta, pemeriksaan kesehatan, standar keamanan kegiatan, hingga proporsi materi yang diberikan selama pelatihan.

“Memang dibutuhkan semangat kebangsaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Tetapi jangan sampai porsi fisik dan nuansa militernya lebih besar daripada tujuan utama pelatihan itu sendiri,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keselamatan peserta harus menjadi prioritas dalam setiap program yang diselenggarakan negara. Menurutnya, kehilangan nyawa peserta tidak dapat dianggap sebagai risiko biasa dalam pelaksanaan sebuah pelatihan.

“Satu nyawa sangat berharga. Jangan sampai program yang dibangun atas nama pemberdayaan masyarakat justru meninggalkan korban karena lemahnya manajemen risiko,” tegasnya.

Kasus tersebut menjadi sorotan di tengah percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih secara nasional. Program yang digagas sebagai penggerak ekonomi rakyat hingga tingkat desa kini mendapat perhatian terkait aspek keselamatan peserta dan standar pelaksanaan pelatihan.

Rahmad berharap evaluasi menyeluruh segera dilakukan agar tujuan penguatan koperasi dapat berjalan seiring dengan perlindungan dan keselamatan seluruh peserta yang terlibat dalam program tersebut.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Brau Pasok 10 Ribu Liter Susu Sehari, Stok Justru Masih Kurang

    Koperasi Brau Pasok 10 Ribu Liter Susu Sehari, Stok Justru Masih Kurang

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Koperasi Margo Makmur Mandiri di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mampu menampung hingga 10 ribu liter susu sapi segar setiap hari. Meski produksinya besar, koperasi tersebut mengaku masih mengalami kekurangan pasokan untuk memenuhi permintaan pasar. Koperasi yang telah dikenal hingga tingkat nasional dan internasional itu menjadi pusat penampungan sekaligus […]

  • Sehari Dua Kebakaran di Malang, Satu Nyawa Melayang dan Kerugian Capai Rp600

    Sehari Dua Kebakaran di Malang, Satu Nyawa Melayang dan Kerugian Capai Rp600

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Dua kebakaran melanda Kabupaten Malang dalam sehari, Kamis (10/9/2026). Kejadian pertama di lahan tebu Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, berujung maut. H. Kusnin (70), warga Desa Genengan, ditemukan meninggal dunia saat kebakaran berlangsung. Korban diduga tewas ketika berusaha membuat sekat bakar untuk menghadang kobaran api yang membakar sekitar lima hektare lahan tebu. Jenazah […]

  • Ribuan Warga Malang Raya Deklarasikan Dukungan MBG, Targetkan 82 Ribu Tanda Tangan

    Ribuan Warga Malang Raya Deklarasikan Dukungan MBG, Targetkan 82 Ribu Tanda Tangan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Ribuan relawan, pelaku UMKM, petani, peternak, mitra Badan Gizi Nasional (BGN), serta masyarakat dari berbagai daerah di Malang Raya memadati Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang, Sabtu (20/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, peserta mendeklarasikan dukungan terhadap program nasional MBG sekaligus menargetkan pengumpulan 82 ribu tanda […]

  • Belajar dari Transjakarta: BPSDM Sumut Petik Strategi Transformasi Transportasi Publik untuk BRT Medan

    ‎Belajar dari Transjakarta, BPSDM Sumut Petik Strategi Transformasi Transportasi Publik untuk BRT Medan ‎

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle RND
    • 0Komentar

    ‎JAKARTA, Memodaily.id— Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara melalui peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III NDH genap Kelompok II Tahun 2026 menggelar Studi Lapangan (Stula) ke BUMD PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung transformasi kepemimpinan dan manajemen kinerja organisasi pengelola BRT terbesar di Indonesia tersebut. ‎ […]

  • 21 Persen Wilayah Kabupaten Malang Masih Blank Spot, DPRD Dorong Pemerataan Akses Internet

    21 Persen Wilayah Kabupaten Malang Masih Blank Spot, DPRD Dorong Pemerataan Akses Internet

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle ANDK
    • 0Komentar

    Memodaily.id – Sebanyak 21 persen wilayah di Kabupaten Malang masih tergolong blank spot atau belum terjangkau layanan internet secara optimal. Kondisi tersebut menjadi perhatian DPRD Kabupaten Malang yang meminta pemerintah daerah mempercepat pemerataan akses internet hingga ke wilayah terpencil. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza, menegaskan bahwa akses internet saat ini telah menjadi […]

  • Terjebak 8 Bulan di Kamboja, Warga Langsa Dipulangkan Azhari Cage

    Terjebak 8 Bulan di Kamboja, Warga Langsa Dipulangkan Azhari Cage

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    LANGSA, Memodaily.id – Tawaran kerja sebagai tukang pangkas di Malaysia justru membawa Sukardi, warga Gampoeng Baroeh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, ke Kamboja. Pria 33 tahun itu disebut menjadi korban jaringan penipuan pekerjaan dan terjebak selama sekitar delapan bulan. Sukardi sempat bekerja selama empat bulan tanpa menerima bayaran. Ia kemudian melarikan diri dan mencari […]

expand_less