Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » PAD Disorot DPRD, Wahyu Siapkan Benahi Data Pajak dan Piutang

PAD Disorot DPRD, Wahyu Siapkan Benahi Data Pajak dan Piutang

  • account_circle ADK
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah DPRD menyoroti belum optimalnya pertumbuhan pendapatan daerah.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan langkah tersebut saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Malang terkait Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Senin (7/9/2026).

Wahyu mengatakan, pembenahan PAD akan diawali dengan pemutakhiran data perpajakan dan pendataan piutang daerah.

“Yang dilakukan adalah pemutakhiran database subjek pajak dan objek pajak, termasuk pendataan piutang daerah,” ujar Wahyu.

Selain pembenahan database, Pemkot Malang akan memperkuat pengawasan transaksi melalui perluasan penggunaan alat monitoring serta integrasi data perpajakan.

Pemkot juga akan memperluas basis pajak dan retribusi dengan mendata objek dan subjek pajak baru serta melakukan pemutakhiran data secara berkala.

“Termasuk mengintegrasikan data PBG dengan PBB-P2,” kata Wahyu.

Menurutnya, integrasi tersebut diperlukan untuk memastikan objek pajak terdata secara akurat sehingga potensi penerimaan daerah dapat dioptimalkan.

Dari sisi kepatuhan, Pemkot Malang juga akan memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang patuh serta mendorong percepatan pembayaran PBB dan PBJT.

Target PAD Kota Malang pada 2026 ditetapkan sebesar Rp1.075.095.636.264. Dalam perubahan APBD, terdapat proyeksi penambahan PAD sebesar Rp32.466.666.

Sementara itu, target pajak daerah naik 2,56 persen menjadi Rp895.315.114.000, sedangkan retribusi daerah naik 1,64 persen menjadi Rp132.267.000.

Menjawab sorotan mengenai potensi kebocoran penerimaan, Wahyu menyebut Pemkot juga mengoptimalkan sistem pembayaran pajak satu pintu, menerapkan e-gating, serta memanfaatkan teknologi untuk memperkuat pengawasan.

“Optimalisasi BUMD dan BLUD juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pendapatan daerah,” ujarnya.

Wahyu menegaskan, berbagai langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian fiskal Kota Malang dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

Jawaban Soal Pasar Gadang

Dalam kesempatan yang sama, Wahyu juga menjawab sorotan DPRD terkait relokasi pedagang di Pasar Gadang.

Berdasarkan data awal, terdapat 1.619 kios atau los sebelum proses relokasi. Setelah dilakukan verifikasi oleh Diskopindag bersama Satpol PP, sebanyak 1.057 kios dinyatakan aktif, sementara 953 kios atau los masih berada di lokasi lama.

“Sebagian pedagang masih menunggu proses pembangunan area di pasar darurat sebelum dapat dipindahkan,” ujar Wahyu.

Ia mengatakan, penataan Pasar Gadang dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan validasi data pedagang, kesiapan lokasi relokasi, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi pedagang.

Wahyu juga memberikan jawaban atas sejumlah persoalan lain yang disampaikan DPRD, di antaranya penanganan drainase dan banjir, penguatan sistem ATCS, peremajaan angkutan kota, job matching, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Pemkot Malang, kata Wahyu, akan terus mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan daerah untuk mencapai target PAD yang telah ditetapkan dalam APBD 2026.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Novita Hardini Soroti Pengawasan AMDK, Galon Berusia 20 Tahun Masih Beredar

    Novita Hardini Soroti Pengawasan AMDK, Galon Berusia 20 Tahun Masih Beredar

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mengkritik lemahnya pengawasan terhadap industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan konsumen. Sorotan itu mengemuka setelah ditemukan dugaan galon guna ulang berusia hingga 20 tahun yang masih beredar dan digunakan masyarakat. Kritik tersebut disampaikan Novita dalam Rapat Dengar Pendapat Panitia Kerja […]

  • RUU Statistik Disorot, DPR Minta Bedanya dengan Satu Data Dijelaskan

    RUU Statistik Disorot, DPR Minta Bedanya dengan Satu Data Dijelaskan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Statistik kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta pemerintah menjelaskan secara rinci perbedaan RUU Statistik dengan RUU Satu Data Indonesia agar tidak memunculkan tumpang tindih pengaturan data nasional. Permintaan itu disampaikan Lalu dalam Rapat Pembicaraan Tingkat I Panitia Kerja (Panja) RUU […]

  • Live TikTok, Pedagang Tanaman Hias di Kota Batu Raup Rp1 Juta Sehari

    Live TikTok, Pedagang Tanaman Hias di Kota Batu Raup Rp1 Juta Sehari

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Perkembangan media sosial menjadi peluang baru bagi pedagang tanaman hias di Pasar Bunga Sekar Mulyo, Desa Sidomulyo, Kota Batu. Berbekal telepon genggam, seorang pedagang bernama Pitik mampu memasarkan tanaman hias secara daring dan meraih omzet kotor hingga Rp1 juta per hari. Pitik, perantau asal Jawa Tengah, mengaku telah sekitar satu setengah tahun […]

  • DPR Minta Pendidikan Tinggi Jadi Prioritas Utama Cetak SDM Unggul

    DPR Minta Pendidikan Tinggi Jadi Prioritas Utama Cetak SDM Unggul

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Komisi X DPR RI menegaskan bahwa upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan dasar dan menengah. Pendidikan tinggi harus menjadi prioritas strategis untuk menghasilkan tenaga kerja terampil, ilmuwan, peneliti, dan inovator yang mampu meningkatkan daya saing bangsa. Pandangan tersebut disampaikan dalam rapat kerja […]

  • Tasikmalaya Belajar PERSADA dari Kota Malang

    Tasikmalaya Belajar PERSADA dari Kota Malang

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Inovasi digital perpajakan yang dikembangkan Pemerintah Kota Malang kembali menjadi rujukan daerah lain. Kali ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya menggandeng Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang untuk mendampingi implementasi aplikasi PERSADA (Perangkat Perekam Data Transaksi Pajak Daerah) dan alat perekam transaksi online guna meningkatkan pengelolaan pajak daerah. Pendampingan tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis […]

  • Ratusan Mahasiswa UB Kepung DPRD Kota Malang, Suarakan “Indonesia Gawat Darurat”

    Ratusan Mahasiswa UB Kepung DPRD Kota Malang, Suarakan “Indonesia Gawat Darurat”

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Sekitar 300 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Resah Amarah Brawijaya menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Indonesia Gawat Darurat” di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (15/6/2026). Massa menyuarakan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat dan minim transparansi. Aksi dimulai dengan konsolidasi massa di kawasan Alun-Alun Kota Malang […]

expand_less