DPRD Kota Malang Tekankan Pentingnya Pengawasan Medsos bagi Anak dan Remaja
- account_circle ADK
- calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono (kanan), mendampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam pembukaan pelatihan literasi digital dan pengelolaan media sosial bagi masyarakat Kota Malang. (Foto: Memodaily.id/ADK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – DPRD Kota Malang bersama Pemerintah Kota Malang terus mendorong penguatan literasi digital di tengah meningkatnya penggunaan media sosial di berbagai kalangan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan agar media sosial dapat dimanfaatkan secara positif, produktif, dan bertanggung jawab.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan pelatihan literasi digital dan pengelolaan media sosial yang digelar untuk masyarakat Kota Malang, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi warga dalam memahami pemanfaatan platform digital secara sehat sekaligus mengantisipasi dampak negatif yang dapat ditimbulkan.
Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, mengatakan perkembangan teknologi digital merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Karena itu, masyarakat perlu dibekali pemahaman yang memadai agar mampu memanfaatkan media sosial secara bijak.
Menurut Trio, perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak dan remaja yang kini menjadi kelompok pengguna media sosial terbesar. Ia menilai peran orang tua dan sekolah sangat penting dalam mengawasi penggunaan gawai serta aktivitas digital anak.
“Media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat,” ujarnya.
Trio juga mendukung kebijakan pembatasan penggunaan telepon seluler selama jam pelajaran di sekolah. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu siswa lebih fokus mengikuti proses pembelajaran tanpa terganggu aktivitas media sosial maupun permainan digital.
Ia mencontohkan sejumlah sekolah yang telah menerapkan sistem penitipan telepon seluler selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kebijakan tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan konsentrasi siswa di kelas.
Selain itu, DPRD Kota Malang mendorong sekolah menyediakan fasilitas pendukung seperti loker penyimpanan gawai. Dengan demikian, penggunaan perangkat pribadi dapat dibatasi selama proses belajar, sementara kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi tetap dapat difasilitasi melalui sarana yang disediakan sekolah.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa literasi digital menjadi kebutuhan penting di era perkembangan teknologi informasi saat ini. Menurutnya, masyarakat perlu memahami cara menggunakan media sosial secara aman, bijak, dan produktif.
Ia mengatakan media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk promosi usaha, penyebaran informasi, hingga pengembangan kreativitas masyarakat.
“Media sosial memiliki manfaat yang besar apabila digunakan dengan benar. Karena itu masyarakat perlu mendapatkan edukasi agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif,” kata Wahyu.
Terkait penggunaan media sosial oleh anak-anak, Wahyu menilai pendampingan dari orang tua dan guru menjadi faktor utama dalam membentuk perilaku digital yang sehat. Pemerintah Kota Malang juga akan terus meningkatkan sosialisasi mengenai penggunaan media sosial yang bertanggung jawab.
Menurutnya, masih banyak persoalan yang melibatkan anak-anak akibat kurangnya kemampuan dalam menyaring informasi dan konten digital yang mereka akses. Oleh karena itu, pendampingan terhadap pengguna media sosial usia dini perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui penguatan literasi digital, DPRD Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang berharap masyarakat dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi, kreativitas, dan pengembangan potensi tanpa mengabaikan aspek keamanan serta perlindungan generasi muda.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar