Breaking News
Minggu, 11 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Jejak Jepang di Desa Tlekung Masih Bertahan, Goa hingga Cerobong Asap Jadi Saksi Sejarah

Jejak Jepang di Desa Tlekung Masih Bertahan, Goa hingga Cerobong Asap Jadi Saksi Sejarah

  • account_circle PRI
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BATU, Memodaily.id – Di balik pesatnya perkembangan Kota Batu sebagai destinasi wisata, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, masih menyimpan jejak sejarah yang telah bertahan selama puluhan tahun. Peninggalan masa pendudukan Jepang sekitar tahun 1940 itu hingga kini masih dapat dijumpai dan menjadi saksi bisu perjalanan sejarah di wilayah tersebut.

Beberapa peninggalan yang masih bertahan di antaranya Goa Jepang, cerobong asap bekas pabrik kulit, serta sumber air pertirtaan yang dikenal dengan nama Kaibun. Keberadaan situs-situs tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mengenal sisi sejarah Kota Batu.

Kepala Desa Tlekung, Mardi, mengatakan cerobong asap bekas pabrik kulit sengaja dipertahankan sebagai penanda sejarah bahwa di lokasi tersebut pernah berdiri pabrik kulit yang dibangun pada masa pendudukan Jepang.

“Sedangkan untuk cerobong asap yang masih tegap berdiri sampai sekarang sengaja dibiarkan tetap ada di tempatnya, sebagai pertanda bahwa dahulu di lokasi itu pernah ada pabrik kulit yang didirikan oleh penjajah Jepang. Walaupun sekarang bekas pabriknya telah lenyap dan berubah menjadi area persawahan,” ujar Mardi, Rabu (22/7/2026).

Selain cerobong asap, Desa Tlekung juga memiliki jaringan Goa Jepang yang hingga kini masih menyimpan banyak misteri. Menurut Mardi, sedikitnya terdapat empat mulut goa yang masih diketahui keberadaannya, sementara sebagian lainnya telah tertutup oleh waktu dan perubahan kondisi lahan.

“Sebetulnya kalau dibuka, Goa Jepang tersebut masih banyak karena setiap sekitar 50 meter terdapat tembusan lubang goa yang di dalamnya terdapat sumber mata air,” katanya.

Salah satu mulut Goa Jepang di Desa Tlekung yang menjadi saksi sejarah masa pendudukan Jepang di Kota Batu. (Foto: Memodaily.id/PRI)

Ia menjelaskan, kawasan Goa Jepang pernah dikembangkan sebagai destinasi wisata pada masa Camat Samuji. Saat itu, kawasan tersebut direncanakan terintegrasi dengan pembangunan kolam renang sehingga mampu menjadi salah satu tujuan wisata sejarah di Kota Batu.

Sementara itu, sumber air pertirtaan Kaibun kini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kawasan tersebut telah diresmikan sebagai destinasi wisata desa pada 2019 oleh Wali Kota Batu saat itu, Dewanti Rumpoko.

Keberadaan peninggalan sejarah di Desa Tlekung menjadi bagian dari warisan budaya yang masih terjaga. Selain menyimpan nilai historis, situs-situs tersebut juga berpotensi dikembangkan sebagai wisata edukasi yang memperkenalkan sejarah Kota Batu kepada generasi muda maupun wisatawan.

  • Penulis: PRI
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 32 Pramuka Malang Berangkat ke Jamnas XII, Bawa Nama Malangkuçeçwara

    32 Pramuka Malang Berangkat ke Jamnas XII, Bawa Nama Malangkuçeçwara

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang Kota Malang resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Senin (10/8/2026). Mereka merupakan peserta terpilih dari lima kecamatan di Kota Malang yang telah menjalani proses seleksi dan pembinaan sebelum bergabung dalam kontingen Kota Malang. Pelepasan dilakukan Wali […]

  • Komisi X DPR Klaim RUU Sisdiknas Partisipatif, Draf Masih Dibahas Internal

    Komisi X DPR Klaim RUU Sisdiknas Partisipatif, Draf Masih Dibahas Internal

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyatakan penyusunan RUU Sisdiknas dilakukan dengan mengedepankan partisipasi publik melalui berbagai forum konsultasi dan rapat dengar pendapat. Pernyataan itu disampaikan Hetifah saat memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X DPR RI bersama Ikatan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Indonesia (IMMH UI) dan Koalisi Nasional Pemuda […]

  • TPA Tlekung Bakal Berubah, Pemkot Batu Genjot Pengelolaan Sampah

    TPA Tlekung Bakal Berubah, Pemkot Batu Genjot Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Pemerintah Kota Batu memperkuat pengelolaan sampah dari rumah hingga tempat pemrosesan akhir melalui Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). Penguatan tersebut dibahas dalam Kunjungan Lapangan Program LSDP di Ruang Rapat Utama Balai Kota Among Tani, Kamis (27/8/2026). Program ini mendorong pemilahan sampah sejak dari sumber, pengolahan, hingga penanganan residu. Wali Kota […]

  • ‎DPRD Kota Malang Soroti Trayek Angkot, Integrasi dengan Trans Jatim Dinilai Mendesak

    ‎DPRD Kota Malang Soroti Trayek Angkot, Integrasi dengan Trans Jatim Dinilai Mendesak

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id– ‎Kemacetan yang masih menjadi persoalan di Kota Malang membuat DPRD Kota Malang mendorong pembenahan sistem transportasi umum secara lebih menyeluruh. Komisi C DPRD Kota Malang menilai keberadaan Trans Jatim perlu ditopang angkutan kota (angkot) yang mampu menjangkau kawasan-kawasan yang belum terlayani koridor utama. ‎ ‎Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, […]

  • DPRD Kota Malang Minta Pemkot Percepat Kesepakatan Pengelolaan Velodrome dengan Pemprov Jatim

    DPRD Kota Malang Minta Pemkot Percepat Kesepakatan Pengelolaan Velodrome dengan Pemprov Jatim

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id– ‎DPRD Kota Malang menyoroti belum tuntasnya kepastian pengelolaan Velodrome Kota Malang yang hingga kini masih tercatat sebagai aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kondisi tersebut dinilai perlu segera diselesaikan agar pemanfaatan fasilitas olahraga berstandar nasional itu tidak terhambat persoalan administratif. ‎ ‎Komisi B DPRD Kota Malang membawa persoalan tersebut dalam kunjungan kerja ke […]

  • Gerindra Desak APBD Malang Tak Sekadar Besar, Proyek dan PSU Rp22,8 Miliar Wajib Terukur

    Gerindra Desak APBD Malang Tak Sekadar Besar, Proyek dan PSU Rp22,8 Miliar Wajib Terukur

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang meminta Pemkot Malang memperketat pengawasan penggunaan anggaran dalam Perubahan APBD 2026. Besarnya belanja harus dibuktikan dengan pekerjaan berkualitas dan manfaat nyata bagi masyarakat. Juru Bicara Fraksi Gerindra, Abu Bakar, menyampaikan sejumlah titik rawan yang perlu mendapat perhatian serius saat membacakan pandangan umum fraksi, Rabu (2/9). Gerindra menyoroti […]

expand_less