Breaking News
Minggu, 11 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kejar Target 3 Juta Wisatawan, Kota Malang Masih Butuh 600 Ribu Kunjungan

Kejar Target 3 Juta Wisatawan, Kota Malang Masih Butuh 600 Ribu Kunjungan

  • account_circle ADK
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menargetkan 3 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2026. Hingga Juli 2026, jumlah kunjungan wisatawan yang tercatat mencapai sekitar 2,4 juta orang.

Dengan capaian tersebut, masih terdapat sekitar 600 ribu kunjungan yang harus dikejar hingga akhir 2026.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, pengembangan pariwisata membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai pemerintah, pelaku usaha, pengelola hotel, pusat perbelanjaan, masyarakat, tokoh agama hingga media.

Menurut Wahyu, kolaborasi tersebut diperlukan untuk mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Malang.

“Pariwisata ini apabila tidak kita bicarakan bersama, tentu kekuatannya tidak maksimal. Kita harus satu misi dan satu visi untuk mendatangkan wisatawan atau orang-orang yang datang menikmati pariwisata di Kota Malang,” ujar Wahyu.

Wahyu juga menyoroti periode low season, terutama Januari hingga Maret, ketika tingkat kunjungan wisatawan cenderung menurun. Untuk menjaga kunjungan pada periode tersebut, ia mendorong hotel dan pusat perbelanjaan menyiapkan program promosi serta potongan harga.

Program tersebut diharapkan dapat menarik wisatawan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi selama mereka berada di Kota Malang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Arif Tri Sastyawan mengatakan, capaian sekitar 2,4 juta kunjungan hingga Juli menjadi dasar untuk mengejar tambahan sekitar 600 ribu kunjungan sampai akhir tahun.

Hal tersebut disampaikan Arif dalam kegiatan “Temu Wisata: Penguatan Legalitas, Data dan Jejaring Usaha untuk Pariwisata Kota Malang yang Berdaya Saing” di Hall B, Mini Block Office (MBO) Lantai 4, Rabu (16/9/2026).

Menurut Arif, tambahan kunjungan tersebut akan didorong melalui berbagai kegiatan dan daya tarik wisata, termasuk sport tourism, agenda daerah serta kegiatan yang diselenggarakan pihak swasta.

“Kami mengharapkan ke depan ada beberapa kegiatan, baik sport tourism maupun kegiatan kepariwisataan yang dilakukan pihak daerah, swasta dan sebagainya, yang hadir di Kota Malang sehingga menarik wisatawan,” kata Arif.

Selain jumlah kunjungan, Disporapar juga menargetkan peningkatan lama tinggal wisatawan di Kota Malang.

Arif menyebut rata-rata lama tinggal wisatawan pada 2025 berada di sekitar 1,5 hari. Sementara pada 2026, angka yang menjadi perhatian berada di kisaran 1,3 hari.

Pemkot Malang menargetkan rata-rata lama tinggal wisatawan dapat mencapai minimal dua hari.

“Kami ingin di tahun 2026 ini lama tinggal wisatawan yang ada di Kota Malang minimal di angka dua,” tegasnya.

Untuk mendukung target tersebut, Disporapar menyiapkan konsep promosi digital bertajuk “48 Hours in Malang City”. Materi promosi itu akan memuat berbagai aktivitas yang dapat dilakukan wisatawan selama berada di Kota Malang selama dua hari.

Materi tersebut mencakup pilihan hotel, kuliner, kampung tematik, destinasi sejarah hingga lokasi olahraga.

“Video ini nanti selama 48 jam yang kami beri nama ‘48 Hours in Malang City’, berisi hotel mana saja, kuliner mana saja, kampung tematik mana saja dan tempat-tempat bersejarah di Kota Malang,” jelas Arif.

Disporapar juga mengembangkan kalender event yang mengintegrasikan berbagai kegiatan di Kota Malang. Pendataan tidak hanya mencakup agenda pemerintah, tetapi juga kegiatan masyarakat di tingkat RW, kelurahan dan kecamatan.

Kegiatan olahraga, kesenian tradisional hingga aktivitas pasar tradisional juga akan dipetakan sebagai bagian dari potensi daya tarik wisata.

“Menjelang bulan Agustus banyak kampung-kampung, RW dan kelurahan yang benar-benar menggelar kegiatan. Termasuk pasar-pasar tradisional yang bisa menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kota Malang,” ujarnya.

Pendataan tersebut akan menjadi bahan penyusunan kalender wisata yang dapat digunakan untuk memberikan informasi agenda kepada wisatawan. Dengan informasi tersebut, wisatawan dapat menentukan waktu kunjungan berdasarkan kegiatan yang ingin mereka ikuti.

Pemkot Malang juga meminta pengelola hotel lebih aktif menyampaikan data tingkat hunian kamar. Dari sekitar 65 hotel di Kota Malang, pemerintah berharap data okupansi dapat dilaporkan secara rutin setiap bulan.

Data tingkat hunian tersebut akan digunakan sebagai bahan untuk memantau kondisi pariwisata dan menyusun strategi promosi serta kebijakan selanjutnya.

Selain itu, Disporapar menyiapkan konsep Face Malang Visitor yang diarahkan untuk memberikan kemudahan perjalanan bagi wisatawan, termasuk rombongan yang ingin berkeliling di Kota Malang.

Dalam konsep tersebut, pemerintah menyiapkan armada tertentu dengan layanan yang dirancang tanpa pungutan biaya.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkot Malang untuk mencapai target 3 juta kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan lama tinggal wisatawan di Kota Malang.

Dengan capaian sekitar 2,4 juta kunjungan hingga Juli 2026, Pemkot Malang masih membutuhkan sekitar 600 ribu kunjungan untuk memenuhi target tahunan tersebut.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Susu Brau Hadirkan Anakan Sapi, Produksi Susu Tembus 10 Ribu Liter Sehari

    Festival Susu Brau Hadirkan Anakan Sapi, Produksi Susu Tembus 10 Ribu Liter Sehari

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Festival Susu Sapi Perah di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu, tahun ini menghadirkan daya tarik berbeda. Selain edukasi peternakan dan minum susu bersama, pengunjung berkesempatan mendapatkan doorprize utama berupa anakan sapi perah. Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri Dusun Brau Muhammad Munir mengatakan, kegiatan tersebut diinisiasi Fordewi Kota Batu dengan melibatkan warga, […]

  • RSD Soebandi Diminta Kembalikan Rp500 Juta Uang Jaminan Pasien

    RSD Soebandi Diminta Kembalikan Rp500 Juta Uang Jaminan Pasien

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle WNP
    • 0Komentar

    JEMBER, Memodaily.id – DPRD Jember meminta RSD Soebandi segera mengembalikan sekitar Rp500 juta uang jaminan pasien yang sebelumnya dipungut saat proses pelayanan. Permintaan itu merupakan tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur. Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, mengatakan berdasarkan hasil audit BPK dan evaluasi gubernur, praktik pemungutan uang […]

  • Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Korban Montara

    Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Korban Montara

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    NTT, Memodaily.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah terus mengawal penyelesaian hak ganti rugi sekaligus pemulihan lingkungan dan ekonomi masyarakat terdampak tumpahan minyak Montara di Laut Timor. Penegasan tersebut disampaikan saat Menteri Keuangan berdialog dengan masyarakat Tablolong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (6/8). Kunjungan kerja itu dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga […]

  • Malang Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Wahyu: Bukan Sekadar Apresiasi

    Malang Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Wahyu: Bukan Sekadar Apresiasi

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id — Pemerintah Kota Malang kembali mencatat capaian di bidang lingkungan. Kota Malang meraih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Penghargaan tersebut diterima Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Badung, Bali, Jumat […]

  • Kota Malang Jadi Titik Awal Gerakan Indonesia Asri, Kemendagri Ajak Daerah Perangi Sampah

    Kota Malang Jadi Titik Awal Gerakan Indonesia Asri, Kemendagri Ajak Daerah Perangi Sampah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meluncurkan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) dari Kota Malang, Jumat (10/7/2026). Gerakan nasional tersebut mengajak seluruh pemerintah daerah memperkuat budaya menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah secara berkelanjutan, serta menata ruang publik agar lebih tertib dan nyaman. Peluncuran yang berlangsung di Alun-Alun Merdeka Kota Malang itu […]

  • DPRD Kota Malang Soroti BUMD Defisit, Perumda Tunas Diminta Berbenah

    DPRD Kota Malang Soroti BUMD Defisit, Perumda Tunas Diminta Berbenah

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – DPRD Kota Malang mendorong Pemerintah Kota Malang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), terutama perusahaan yang dinilai belum memberikan kontribusi optimal. Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengatakan, sejumlah catatan dan rekomendasi terkait BUMD telah disampaikan DPRD dalam pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPPJ). Salah satu yang menjadi perhatian […]

expand_less