Muktamar NU Steril dari Kendaraan, 200 Becak Listrik Disiapkan
- account_circle EAP
- calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, yang menjadi lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. (Foto: Memodaily.id/EAP)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JOMBANG, Memodaily.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, akan mensterilkan seluruh area pesantren dari lalu lintas kendaraan selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada 27–31 Agustus 2026. Sebagai penunjang mobilitas peserta, panitia menyiapkan kereta golf dan 200 becak listrik.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU), KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pelaksanaan muktamar di kawasan pesantren.
“Kami siapkan golf cart untuk para kiai-kiai sepuh. Karena nanti area di Pesantren Tambakberas akan kami sterilkan. Itu dari panitia lokal,” ujar Gus Rozaq kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).
Ponpes Bahrul Ulum di Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Saat ini, panitia lokal masih berupaya menambah armada kereta golf. Hingga kini, tersedia sekitar 15 unit.
Kereta golf akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti kawasan VIP, Gang Pondok Pesantren, Gang 3, Gang 4, serta area persidangan komisi, bahtsul masail, dan sidang pleno.
“Untuk standby kereta golf ada di daerah VIP, Gang Pondok Pesantren, Gang 4, Gang 3, dan arena-arena yang dekat dengan komisi, persidangan, bahtsul masail, maupun pleno,” jelasnya.
Selain itu, panitia juga menyiapkan sekitar 200 becak listrik yang akan beroperasi selama muktamar. Moda transportasi ramah lingkungan tersebut disiapkan untuk melayani sekitar 3.370 muktamirin yang merupakan delegasi Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Wilayah (PW) NU dari seluruh Indonesia.
“Komunitas becak listrik sebanyak 200 unit sudah siap berkontribusi untuk menyukseskan acara ini,” katanya.
Panitia juga mempersiapkan kebutuhan konsumsi peserta dengan menyediakan sekitar 5.000 porsi makanan setiap hari untuk sarapan, makan siang, dan makan malam bagi muktamirin maupun panitia.
Dapur umum dipusatkan di Kampus 3 Madrasah Muallimin Muallimat Bahrul Ulum (MMA). Selain itu, disiapkan dapur umum khusus untuk melayani rombongan peserta nondelegasi atau romli yang hadir secara mandiri.
“Untuk para romli, rombongan lillahi ta’ala, panitia juga menyiapkan dapur umum,” pungkas Gus Rozaq.
- Penulis: EAP
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar