Pesawat Jatuh dan Terbakar di Blora, Dua Awak Selamat
- account_circle FRS
- calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kondisi pesawat aerosport Sky Ranger setelah jatuh dan terbakar di Ngawen, Blora. (Foto: FRS)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BLORA, Memodaily.id – Pesawat aerosport jenis fixed-wing Sky Ranger jatuh dan terbakar di Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 12.10 WIB. Dua awak pesawat dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan.
Kapolsek Ngawen, Umbaran Wibowo, membenarkan insiden tersebut. Ia memastikan pesawat yang jatuh bukan pesawat militer, melainkan pesawat aerosport jenis fixed-wing Sky Ranger.
“Ya, jadi benar terjadi di wilayah hukum Polsek Ngawen, sempat terjadi pesawat jatuh. Namun demikian, pesawat yang jatuh ini adalah pesawat aerosport. Jadi bukan pesawat militer,” ujar Umbaran.
Berdasarkan keterangan awal pilot kepada kepolisian, pesawat tersebut terbang dari Pangandaran menuju Malang. Pesawat sempat mendarat di Adisutjipto, Yogyakarta, untuk mengisi bahan bakar sebelum melanjutkan penerbangan ke Jawa Timur.
Saat melintas di wilayah Blora, pesawat mengalami kendala mesin. Pilot kemudian berupaya melakukan pendaratan darurat, tetapi pesawat jatuh sebelum berhasil mendarat dan kemudian terbakar.
“Namun demikian, sampai di wilayah Blora mengalami kendala mesin. Sebenarnya dia berupaya untuk mendarat darurat menurut keterangan pilot, tapi ternyata jatuh terlebih dahulu. Namun, pilot dan kopilot berhasil keluar dari pesawat sebelum akhirnya terbakar,” jelas Umbaran.
Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin mengatakan api yang membakar pesawat berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran dari Ngawen.
“Kobaran api dipadamkan oleh pemadam kebakaran Ngawen,” kata Zaenul.
Dua awak pesawat berhasil keluar sebelum api membesar. Keduanya mengalami luka ringan dan mendapat perawatan di Puskesmas Ngawen.
“Kondisi pilot dan kopilot alhamdulillah baik, hanya mengalami luka ringan saja. Sekarang dirawat di Puskesmas Ngawen,” ujar Umbaran.
Polisi masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk memastikan identitas awak pesawat serta penyebab pasti kecelakaan. Pemeriksaan di lokasi juga dilakukan untuk mengungkap kronologi kejadian.
Menurut Umbaran, penerbangan tersebut berkaitan dengan kegiatan latihan dan pengecekan kondisi armada menjelang acara pertunjukan udara (air show). Komunitas penerbangan tersebut berada di bawah naungan Federasi Aerosport Indonesia (FASI).
- Penulis: FRS
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar