Wabup Sidoarjo Sidak Rusunawa Pucang, Temukan Banyak Fasilitas Rusak
- account_circle AMZ
- calendar_month Selasa, 11 Agu 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana berdialog dengan penghuni saat meninjau kondisi Rusunawa Pucang didampingi sejumlah stakeholder terkait. (Foto: Memodaily.id/AMZ)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDOARJO, Memodaily.id – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menemukan sejumlah persoalan saat meninjau Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pucang, Senin (10/8/2026). Kondisi lingkungan yang kurang terawat, fasilitas rusak, hingga persoalan pengelolaan menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut.
Dalam peninjauan yang dilakukan di Blok A, B, dan C, Mimik menerima berbagai keluhan dari penghuni. Ia menemukan tumpukan sampah, halaman rusun yang kotor dan berlubang, koridor dengan penerangan minim, serta beberapa titik atap yang mengalami kebocoran.
“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Banyak penghuni yang rutin membayar sewa setiap bulan, tetapi masih mengeluhkan fasilitas umum dan kebersihan lingkungan,” ujar Mimik.
Menurutnya, kerusakan fasilitas yang tidak segera ditangani berpotensi menimbulkan dampak yang lebih besar di kemudian hari. Karena itu, ia meminta perbaikan dilakukan secepat mungkin agar kenyamanan dan keamanan penghuni tetap terjaga.
Selain kondisi fisik bangunan, Mimik juga menyoroti aspek administrasi pengelolaan Rusunawa Pucang. Ia meminta dilakukan pendataan ulang seluruh unit kamar untuk memastikan pengelolaan hunian berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran.
“Perlu dilakukan pendataan ulang kamar agar pengelolaannya lebih tertib dan sesuai peruntukan,” katanya.
Mimik mengungkapkan tingkat hunian Rusunawa Pucang saat ini mencapai sekitar 85 persen. Dari pengelolaan tersebut, pendapatan yang diperoleh disebut mencapai lebih dari Rp3 miliar per tahun.
Ia mempertanyakan minimnya alokasi anggaran perawatan dan renovasi gedung meski pendapatan rusunawa tergolong besar.
“Kami menyayangkan apabila pendapatan yang diperoleh belum dialokasikan secara proporsional untuk kebutuhan maintenance dan renovasi,” tegasnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Mimik meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tidak hanya melakukan pengawasan administratif. Ia menginstruksikan Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (P2CKTR) serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) turun langsung mengecek kondisi fisik maupun tata kelola Rusunawa Pucang.
Di sisi lain, Mimik juga mengajak penghuni untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, upaya pembenahan fasilitas harus berjalan beriringan dengan kesadaran warga dalam merawat lingkungan bersama.
“Pemkab Sidoarjo akan terus memantau dan memperbaiki fasilitas agar rusunawa ini menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat,” pungkasnya.
- Penulis: AMZ
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar