Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Polda Jatim Turun ke SMPN 18 Malang, Dugaan Kekerasan Siswa Masuk Penanganan Serius

Polda Jatim Turun ke SMPN 18 Malang, Dugaan Kekerasan Siswa Masuk Penanganan Serius

  • account_circle ADK
  • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Dugaan kekerasan terhadap sejumlah siswa SMP Negeri 18 Kota Malang memasuki tahap penanganan lebih serius. Jajaran Polda Jawa Timur turun langsung untuk memastikan kasus tersebut ditangani secara menyeluruh, termasuk memberikan perlindungan kepada para siswa yang disebut menjadi korban.

Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jatim bersama Unit PPA Polresta Malang Kota, Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Kota Malang mendatangi para siswa, Sabtu (26/9/2026).

Kombes Pol Ganis Setyaningrum mengatakan, kedatangan tim tidak semata-mata untuk kepentingan penegakan hukum. Pendampingan terhadap anak menjadi bagian penting agar para siswa tetap mendapatkan rasa aman dan dapat melanjutkan pendidikan.

“Kami hadir untuk memberikan penguatan, mensupport adik-adik yang menjadi korban agar terus belajar dan terus sekolah, sekaligus memastikan mereka mendapatkan pendampingan serta pemulihan yang terbaik,” ujar Ganis.

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah informasi dugaan kekerasan terhadap siswa beredar melalui WhatsApp dan media sosial. Persoalan tersebut disebut bermula dari masalah seragam lurik, sebelum kemudian berkembang menjadi dugaan tindakan kekerasan terhadap siswa.

Namun, polisi belum terburu-buru menyimpulkan seluruh informasi yang beredar.

Penyidik masih mengidentifikasi jumlah korban, menggali kronologi kejadian, memeriksa saksi, serta mengumpulkan bukti medis maupun bukti lainnya.

Ganis menyebut, selain dua siswa yang diduga mengalami kekerasan fisik, terdapat sejumlah siswa lain yang keterangannya akan didalami.

“Selain dua anak yang mengalami dugaan kekerasan fisik, ada beberapa teman lainnya yang akan kami identifikasi dan keterangannya akan ditindaklanjuti,” jelasnya.

Informasi awal menyebut adanya siswa yang mengalami luka lebam hingga pendarahan. Salah satu siswa yang disebut menjadi korban juga merupakan peserta didik berkebutuhan khusus atau siswa inklusi.

Meski demikian, kondisi dan jumlah korban masih harus dipastikan melalui proses pemeriksaan. Polisi masih melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima agar penanganan perkara tidak hanya berdasarkan informasi yang beredar.

Kanit PPA Polresta Malang Kota Iptu Khusnul Khotimah menambahkan, penyidik telah meminta keterangan dari korban dan pihak-pihak yang mengetahui kejadian. Pemeriksaan medis melalui visum juga dilakukan sebagai bagian dari proses pembuktian.

“Penyidik masih mengidentifikasi korban, meminta keterangan pihak terkait dan melakukan proses visum. Hasilnya masih dalam proses,” kata Khusnul.

Hasil keterangan korban dan saksi nantinya akan disandingkan dengan hasil visum serta alat bukti lain. Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, penyidik akan menentukan langkah hukum berikutnya.

Pihak yang dilaporkan juga akan dimintai keterangan sesuai mekanisme penanganan perkara. Polisi menegaskan, proses hukum akan didasarkan pada fakta dan alat bukti yang ditemukan.

Ketentuan mengenai perlindungan anak maupun pasal-pasal dalam KUHP akan diterapkan sesuai hasil pemeriksaan dan pemenuhan unsur pidana.

Di sisi lain, Ganis meminta korban maupun masyarakat yang mengetahui adanya dugaan kekerasan terhadap anak untuk tidak takut melapor.

“Kalau ada kekerasan terhadap anak, perempuan maupun kelompok rentan, jangan takut untuk berbicara dan melapor. Bagaimana kami bisa memberikan perlindungan dan menanganinya kalau tidak disampaikan,” tegasnya.

Keterlibatan Polda Jatim bersama Polresta Malang Kota, Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial menunjukkan penanganan perkara tidak hanya diarahkan pada aspek hukum, tetapi juga perlindungan serta pemulihan terhadap anak.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut. Kemungkinan adanya siswa lain yang mengalami kejadian serupa juga masih terbuka untuk ditelusuri.

Penentuan ada atau tidaknya tindak pidana sepenuhnya menunggu hasil pemeriksaan korban, saksi, visum dan alat bukti lainnya.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Jatim Desak Bank Jombang Transparan Ungkap Kasus Kredit Ngatini

    DPRD Jatim Desak Bank Jombang Transparan Ungkap Kasus Kredit Ngatini

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Kasus kredit yang menimpa Ngatini (69), warga Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, terus menjadi sorotan. Anggota DPRD Jawa Timur, Sumardi, mendesak Bank Jombang membuka seluruh fakta terkait proses kredit yang menyeret nama lansia tersebut agar masyarakat memperoleh kepastian dan kejelasan informasi. Politisi Partai Golkar itu menilai persoalan yang dialami Ngatini tidak […]

  • DPRD Kota Malang Minta SPMB Daring Dipermudah, Soroti Keluhan Orang Tua dan Daya Tampung Sekolah

    DPRD Kota Malang Minta SPMB Daring Dipermudah, Soroti Keluhan Orang Tua dan Daya Tampung Sekolah

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id– DPRD Kota Malang menekankan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 harus berjalan mudah, transparan, dan tidak menambah beban masyarakat, terutama dalam proses pendaftaran secara daring. Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Suryadi, menilai SPMB bukan sekadar proses seleksi, tetapi instrumen untuk memastikan akses pendidikan yang lebih merata dan berkeadilan. Menurutnya, pemerataan pendidikan […]

  • Terjebak 8 Bulan di Kamboja, Warga Langsa Dipulangkan Azhari Cage

    Terjebak 8 Bulan di Kamboja, Warga Langsa Dipulangkan Azhari Cage

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    LANGSA, Memodaily.id – Tawaran kerja sebagai tukang pangkas di Malaysia justru membawa Sukardi, warga Gampoeng Baroeh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, ke Kamboja. Pria 33 tahun itu disebut menjadi korban jaringan penipuan pekerjaan dan terjebak selama sekitar delapan bulan. Sukardi sempat bekerja selama empat bulan tanpa menerima bayaran. Ia kemudian melarikan diri dan mencari […]

  • Wali Kota Nurochman Apresiasi Damar Lansia, Hunian Lansia Dibedah

    Wali Kota Nurochman Apresiasi Damar Lansia, Hunian Lansia Dibedah

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman mengapresiasi Program Damar Lansia atau Bedah Kamar Lansia yang digagas Karang Taruna Kota Batu. Program tersebut menyasar lansia yang tinggal sendiri dan membutuhkan dukungan untuk mendapatkan hunian yang lebih layak. Apresiasi itu disampaikan Nurochman saat menghadiri penyerahan hasil bedah kamar dan bantuan sosial di Desa Junrejo, Kota Batu, […]

  • ‎DPRD Kota Malang memastikan aspirasi para sopir angkutan kota (angkot) terkait rencana operasional Trans Jatim Koridor 2 akan diteruskan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

    DPRD Kota Malang Kawal Aspirasi Sopir Angkot, Desak Skema Trans Jatim Koridor 2 Tak Rugikan Transportasi Lokal

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    Memodaily.id– DPRD Kota Malang menegaskan komitmennya mengawal aspirasi para sopir angkutan kota (angkot) terkait rencana operasional Trans Jatim Koridor 2. Lembaga legislatif itu akan meneruskan seluruh masukan dari para pengemudi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar kebijakan yang diambil tetap berpihak pada keberlangsungan transportasi lokal. Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, mengatakan […]

  • CCTV Buka Misteri Mahasiswa UB Jatuh dari Lantai 6, Ini Kronologinya

    CCTV Buka Misteri Mahasiswa UB Jatuh dari Lantai 6, Ini Kronologinya

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Rekaman CCTV menjadi petunjuk penting polisi dalam mengungkap kejadian mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), RR (19), yang jatuh dari lantai 6 Gedung Fakultas Pertanian UB, Jalan Veteran, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (10/9/2026). Polisi mengungkap, terdapat jeda sekitar 24 menit sejak RR terekam masuk ke dalam gedung hingga akhirnya ditemukan terjatuh […]

expand_less