Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ketua DPRD Kota Malang Tolak Alih Fungsi RTH untuk Koperasi Merah Putih

Ketua DPRD Kota Malang Tolak Alih Fungsi RTH untuk Koperasi Merah Putih

  • account_circle ADK
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Ketua DPRD Kota Malang, Amitya Ratnanggani Siraduhita, mendesak pemerintah pusat dan instansi terkait menolak pengajuan lahan pembangunan Koperasi Merah Putih apabila menggunakan atau mengalihfungsikan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Menurutnya, Kota Malang masih mengalami kekurangan RTH sehingga setiap kebijakan yang berpotensi mengurangi luasan ruang hijau harus dicegah.

Pernyataan tersebut disampaikan Amitya saat ditemui awak media, Rabu (11/6). Ia mengaku prihatin dengan munculnya wacana pemanfaatan lahan RTH untuk program Koperasi Merah Putih, sementara sebelumnya Pemerintah Kota Malang kesulitan mencari lahan untuk program Sekolah Rakyat karena terbentur aturan perlindungan RTH.

“Saya sangat menyayangkan kalau sampai ada alih fungsi lahan. Kemarin saja kita mencari lahan untuk Sekolah Rakyat kesulitan karena itu merupakan lahan yang sudah didaftarkan sebagai RTH dengan luasan sekitar 8 hektare. Kalau kemudian Koperasi Merah Putih membuat alih fungsi itu menjadi legal atau diperbolehkan, saya rasa ini perlu dihentikan,” tegasnya.

Amitya menilai tidak boleh ada perlakuan berbeda dalam kebijakan pemanfaatan ruang terbuka hijau. Jika lahan RTH tidak bisa digunakan untuk kebutuhan pendidikan, maka aturan yang sama juga harus berlaku bagi program lainnya.

“Kota Malang ini masih kekurangan RTH. Kenapa kemudian lahan yang sudah ada justru dialihfungsikan? Jangan sampai begitu. Kenapa kita tidak berpikir menggunakan lahan lain yang memang sudah ada dan bisa dimanfaatkan untuk program tersebut,” ujarnya.

Meski menolak penggunaan RTH, politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan dirinya tidak menentang program Koperasi Merah Putih. Ia justru mendorong pemerintah mencari alternatif lahan yang lebih sesuai dengan kondisi perkotaan.

Menurutnya, pembangunan koperasi tidak harus terpaku pada penyediaan lahan luas. Daerah dapat berinovasi dengan memanfaatkan aset yang tersedia atau mengembangkan konsep bangunan vertikal.

“Kita harus melihat inovasi yang dilakukan kota-kota lain. Tidak harus rigid misalnya harus menyediakan lahan 1.000 meter persegi. Di kawasan perkotaan itu sulit. Yang penting programnya berjalan dan substansi kebijakannya tercapai,” katanya.

Amitya bahkan menegaskan bahwa jika pengajuan lahan tersebut memang menggunakan RTH, maka seharusnya tidak hanya dikaji ulang, melainkan ditolak.

“Bukan hanya dikaji ulang. Mestinya itu tidak dilakukan. Kalau memang sudah diajukan ke kementerian, seharusnya tidak diakomodasi,” ujarnya.

Ia mengaku hingga kini belum menerima pembahasan resmi terkait rencana penggunaan lahan tersebut. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah dan DPRD semestinya dilakukan sejak awal agar solusi terbaik dapat ditemukan bersama.

Lebih lanjut, Amitya mengungkapkan bahwa dirinya pernah berkonsultasi dengan Kementerian Koperasi terkait keterbatasan lahan di wilayah perkotaan. Dari konsultasi itu, terdapat opsi pembangunan koperasi di lahan sekitar 250 meter persegi dengan bangunan bertingkat.

“Saya pernah berkonsultasi ke Kementerian Koperasi. Saat itu disampaikan bahwa kalau di kota sulit mendapatkan lahan besar, tidak masalah menggunakan lahan sekitar 250 meter persegi dengan bangunan empat lantai. Jadi sebenarnya ada alternatif yang bisa dilakukan,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa konsep bangunan vertikal harus tetap memperhatikan aksesibilitas bagi seluruh masyarakat, termasuk lansia dan penyandang disabilitas.

Amitya berharap ATR/BPN serta kementerian terkait mempertimbangkan kondisi riil Kota Malang sebelum memberikan persetujuan penggunaan lahan.

“Data RTH Kota Malang sudah jelas. Kita masih kekurangan ruang terbuka hijau. Kalau dulu untuk Sekolah Rakyat saja tidak diperbolehkan menggunakan lahan RTH, maka seharusnya prinsip yang sama juga berlaku untuk program lainnya,” pungkasnya.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Sonokembang Ditutup 9–16 Juli, Siap Dibuka Usai Pembongkaran Bailey

    Jembatan Sonokembang Ditutup 9–16 Juli, Siap Dibuka Usai Pembongkaran Bailey

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pembangunan Jembatan Sonokembang di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang memasuki tahap akhir. Pemerintah Kota Malang akan menutup total akses jembatan mulai 9 hingga 16 Juli 2026 guna melakukan pembongkaran Jembatan Bailey yang selama ini digunakan sebagai jalur sementara. Penutupan tersebut menjadi tahapan terakhir sebelum jembatan permanen dioperasikan dan dapat digunakan kembali […]

  • PKS Soroti APBD Jatim, Desak Reformasi Tata Kelola

    PKS Soroti APBD Jatim, Desak Reformasi Tata Kelola

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle WNZ
    • 0Komentar

    SURABAYA, Memodaily.id – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Jawa Timur mendorong reformasi menyeluruh dalam tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar pengelolaan keuangan daerah tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Sikap tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, saat […]

  • Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Tiba di Malang, Sulisman Dimakamkan di Bunutwetan Setelah 19 Hari Dicari

    Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Tiba di Malang, Sulisman Dimakamkan di Bunutwetan Setelah 19 Hari Dicari

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Penantian panjang keluarga Sulisman akhirnya berakhir di pemakaman. Setelah 19 hari sejak tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8, jenazah warga Desa Bunutwetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, tersebut akhirnya ditemukan, dipulangkan, dan dimakamkan di kampung halamannya, Sabtu (3/10/2026). Jenazah Sulisman tiba di rumah duka di Dusun Krajan sekitar pukul 09.07 WIB menggunakan ambulans […]

  • Wali Kota Batu Sematkan Satyalancana kepada 94 PNS

    Wali Kota Batu Sematkan Satyalancana kepada 94 PNS

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman menyematkan Anugerah Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 94 PNS di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kamis (13/8/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian para aparatur sipil negara (ASN) selama 10, 20, hingga 30 tahun dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. […]

  • Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ijazah Jokowi

    Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ijazah Jokowi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Kuasa hukum Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, Muhammad Taufiq, mengungkap kronologi penangkapan kedua kliennya oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), Jumat (19/6/2026). Menurut Taufiq, Roy Suryo dan Dokter Tifa ditangkap pada waktu yang berbeda di lokasi masing-masing sebelum kemudian […]

  • Junrejo Culture Carnival 2026: 10 RW Suguhkan Ragam Budaya Nusantara, dari Bali hingga NTT

    Junrejo Culture Carnival 2026: 10 RW Suguhkan Ragam Budaya Nusantara, dari Bali hingga NTT

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Semarak Selamatan Desa Junrejo 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung meriah. Sebanyak 10 RW di Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, menyuguhkan beragam seni, tradisi, pakaian adat hingga kuliner khas dari berbagai daerah di Indonesia. Mengusung tema “Beragam dalam Budaya, Bersatu Membangun Desa”, kegiatan yang dikemas dalam Junrejo Culture […]

expand_less