Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ketua DPRD Kota Malang Tolak Alih Fungsi RTH untuk Koperasi Merah Putih

Ketua DPRD Kota Malang Tolak Alih Fungsi RTH untuk Koperasi Merah Putih

  • account_circle ADK
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id – Ketua DPRD Kota Malang, Amitya Ratnanggani Siraduhita, mendesak pemerintah pusat dan instansi terkait menolak pengajuan lahan pembangunan Koperasi Merah Putih apabila menggunakan atau mengalihfungsikan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Menurutnya, Kota Malang masih mengalami kekurangan RTH sehingga setiap kebijakan yang berpotensi mengurangi luasan ruang hijau harus dicegah.

Pernyataan tersebut disampaikan Amitya saat ditemui awak media, Rabu (11/6). Ia mengaku prihatin dengan munculnya wacana pemanfaatan lahan RTH untuk program Koperasi Merah Putih, sementara sebelumnya Pemerintah Kota Malang kesulitan mencari lahan untuk program Sekolah Rakyat karena terbentur aturan perlindungan RTH.

“Saya sangat menyayangkan kalau sampai ada alih fungsi lahan. Kemarin saja kita mencari lahan untuk Sekolah Rakyat kesulitan karena itu merupakan lahan yang sudah didaftarkan sebagai RTH dengan luasan sekitar 8 hektare. Kalau kemudian Koperasi Merah Putih membuat alih fungsi itu menjadi legal atau diperbolehkan, saya rasa ini perlu dihentikan,” tegasnya.

Amitya menilai tidak boleh ada perlakuan berbeda dalam kebijakan pemanfaatan ruang terbuka hijau. Jika lahan RTH tidak bisa digunakan untuk kebutuhan pendidikan, maka aturan yang sama juga harus berlaku bagi program lainnya.

“Kota Malang ini masih kekurangan RTH. Kenapa kemudian lahan yang sudah ada justru dialihfungsikan? Jangan sampai begitu. Kenapa kita tidak berpikir menggunakan lahan lain yang memang sudah ada dan bisa dimanfaatkan untuk program tersebut,” ujarnya.

Meski menolak penggunaan RTH, politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan dirinya tidak menentang program Koperasi Merah Putih. Ia justru mendorong pemerintah mencari alternatif lahan yang lebih sesuai dengan kondisi perkotaan.

Menurutnya, pembangunan koperasi tidak harus terpaku pada penyediaan lahan luas. Daerah dapat berinovasi dengan memanfaatkan aset yang tersedia atau mengembangkan konsep bangunan vertikal.

“Kita harus melihat inovasi yang dilakukan kota-kota lain. Tidak harus rigid misalnya harus menyediakan lahan 1.000 meter persegi. Di kawasan perkotaan itu sulit. Yang penting programnya berjalan dan substansi kebijakannya tercapai,” katanya.

Amitya bahkan menegaskan bahwa jika pengajuan lahan tersebut memang menggunakan RTH, maka seharusnya tidak hanya dikaji ulang, melainkan ditolak.

“Bukan hanya dikaji ulang. Mestinya itu tidak dilakukan. Kalau memang sudah diajukan ke kementerian, seharusnya tidak diakomodasi,” ujarnya.

Ia mengaku hingga kini belum menerima pembahasan resmi terkait rencana penggunaan lahan tersebut. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah dan DPRD semestinya dilakukan sejak awal agar solusi terbaik dapat ditemukan bersama.

Lebih lanjut, Amitya mengungkapkan bahwa dirinya pernah berkonsultasi dengan Kementerian Koperasi terkait keterbatasan lahan di wilayah perkotaan. Dari konsultasi itu, terdapat opsi pembangunan koperasi di lahan sekitar 250 meter persegi dengan bangunan bertingkat.

“Saya pernah berkonsultasi ke Kementerian Koperasi. Saat itu disampaikan bahwa kalau di kota sulit mendapatkan lahan besar, tidak masalah menggunakan lahan sekitar 250 meter persegi dengan bangunan empat lantai. Jadi sebenarnya ada alternatif yang bisa dilakukan,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa konsep bangunan vertikal harus tetap memperhatikan aksesibilitas bagi seluruh masyarakat, termasuk lansia dan penyandang disabilitas.

Amitya berharap ATR/BPN serta kementerian terkait mempertimbangkan kondisi riil Kota Malang sebelum memberikan persetujuan penggunaan lahan.

“Data RTH Kota Malang sudah jelas. Kita masih kekurangan ruang terbuka hijau. Kalau dulu untuk Sekolah Rakyat saja tidak diperbolehkan menggunakan lahan RTH, maka seharusnya prinsip yang sama juga berlaku untuk program lainnya,” pungkasnya.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Malang Tinjau TPA Supit Urang, Sampah Plastik Disulap Jadi BBM

    DPRD Kota Malang Tinjau TPA Supit Urang, Sampah Plastik Disulap Jadi BBM

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Komisi C DPRD Kota Malang melakukan hearing dan inspeksi lapangan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Rabu (15/7/2026), untuk memastikan program pengelolaan sampah berbasis APBD berjalan optimal, termasuk inovasi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) dan Refuse Derived Fuel (RDF). Hearing dipimpin Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Anas, […]

  • Mentan Amran Dorong Lulusan Polbangtan Jadi Pengusaha, 1.532 SDM Pertanian Diwisuda

    Mentan Amran Dorong Lulusan Polbangtan Jadi Pengusaha, 1.532 SDM Pertanian Diwisuda

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong lulusan pendidikan vokasi pertanian berani menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan kerja. Pesan itu disampaikan saat menghadiri Wisuda Nasional Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Tahun Akademik 2025/2026 di Jakarta, Kamis (13/8/2026). Amran menekankan, keberhasilan membangun usaha membutuhkan keberanian, kerja keras, dan […]

  • Jelang Muktamar NU, Lia Istifhama Napak Tilas di Tambakberas

    Jelang Muktamar NU, Lia Istifhama Napak Tilas di Tambakberas

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Anggota DPD RI Lia Istifhama melakukan silaturahmi sekaligus napak tilas sejarah ke lingkungan pesantren tersebut. Kunjungan Senator asal Jawa Timur yang akrab disapa Ning Lia itu menjadi momentum mengenang jejak almarhum […]

  • Kota Malang Jadi Titik Awal Gerakan Indonesia Asri, Kemendagri Ajak Daerah Perangi Sampah

    Kota Malang Jadi Titik Awal Gerakan Indonesia Asri, Kemendagri Ajak Daerah Perangi Sampah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meluncurkan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) dari Kota Malang, Jumat (10/7/2026). Gerakan nasional tersebut mengajak seluruh pemerintah daerah memperkuat budaya menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah secara berkelanjutan, serta menata ruang publik agar lebih tertib dan nyaman. Peluncuran yang berlangsung di Alun-Alun Merdeka Kota Malang itu […]

  • Netty Soroti Kualitas Kerja Meski Pengangguran Turun

    Netty Soroti Kualitas Kerja Meski Pengangguran Turun

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle memodaily
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, mengingatkan pemerintah agar tidak hanya berfokus pada penurunan angka pengangguran. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan harus diukur dari tersedianya pekerjaan yang layak, produktif, serta memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat jumlah pengangguran di Indonesia […]

  • Desa Wisata Madiredo Pujon, Surga Wisata Alam dengan Telaga, Air Terjun, hingga Petik Apel

    Desa Wisata Madiredo Pujon, Surga Wisata Alam dengan Telaga, Air Terjun, hingga Petik Apel

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle WTN
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Desa Wisata Madiredo di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan perpaduan keindahan alam, wisata edukasi, hingga pelestarian budaya lokal. Berada di kawasan berhawa sejuk dengan panorama pegunungan, desa ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan bersama keluarga. Ikon utama Desa Wisata Madiredo adalah Telaga […]

expand_less