Lift Majesty Jatuh dari Lantai 2, Tujuh Pekerja Jadi Korban, Janin 8 Bulan Meninggal
- account_circle ADK
- calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan terkait jatuhnya lift barang di Majesty Printing, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Kecelakaan kerja di Majesty Printing, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menyisakan luka mendalam. Lift barang yang digunakan tujuh pekerja tiba-tiba jatuh saat mereka hendak turun dari lantai tiga, Rabu (30/9/2026).
Tujuh pekerja mengalami luka-luka. Di balik kecelakaan tersebut, seorang pekerja perempuan yang tengah mengandung harus kehilangan janinnya yang telah memasuki usia sekitar delapan bulan.
Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, polisi menerima laporan kecelakaan kerja tersebut dan langsung menerjunkan personel ke lokasi.
Hal ini disampaikan Anang saat dikonfirmasi Memodaily.id, Kamis (1/10/2026).
“Awalnya karyawan Majesty Printing melakukan produksi seperti biasa. Sekitar pukul 13.15 WIB, beberapa karyawan di bagian percetakan lantai tiga selesai mengerjakan tugasnya,” kata Anang.
Ketujuh pekerja kemudian memilih menggunakan lift barang untuk turun menuju lantai satu. Mereka tidak hanya berada di dalam lift, tetapi juga membawa bahan produksi berupa kertas.
Menurut keterangan saksi yang diterima polisi, berat bahan produksi yang ikut diangkut mencapai sekitar satu ton.
Situasi berubah ketika lift telah berada di lantai dua.
“Tiba-tiba lift mengalami kerusakan yang diduga dari kabel atau tali sling. Tali sling diduga terputus sehingga lift jatuh ke lantai dasar,” jelas Anang.
Benturan membuat ketujuh pekerja mengalami luka dengan kondisi berbeda-beda. Polisi mencatat korban mengalami luka lecet, memar dan sejumlah korban mengalami luka robek di bagian dahi.
Pihak manajemen kemudian membawa seluruh korban ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk memperoleh perawatan.
Namun, kondisi salah satu korban menjadi perhatian serius. Korban perempuan bernama Sisi Romanda Fitria (29) diketahui sedang hamil.
Anang mengatakan, usia kehamilan korban telah memasuki sekitar delapan bulan. Setelah kecelakaan, korban mengalami pecah air ketuban dan janin yang dikandungnya dinyatakan meninggal dunia di dalam kandungan.
“Korban masih menjalani perawatan di RSSA Kota Malang. Janinnya meninggal dunia di dalam kandungan setelah kejadian tersebut,” ungkap Anang.
Selain Sisi, enam pekerja lainnya yang menjadi korban yakni Fajar Zaelani (29), Sabil Pangestu (19), Muhammad Rayhan Rizky Syahputra (19), Zakaria Thomas Ferdinan (18), Ahmad Rio Urib (17), dan Julius David Pratama (24).
Kecelakaan tersebut kini masuk dalam penanganan kepolisian. Polisi tidak hanya mendata korban, tetapi juga mendalami kondisi lift yang digunakan para pekerja.
Anang mengatakan, kondisi lift mengalami kerusakan cukup parah setelah jatuh. Salah satu dugaan awal yang tengah didalami berkaitan dengan beban yang dibawa lift.
“Diduga beban yang terlalu berat sehingga kondisi tali sling yang diperkirakan sudah berusia sekitar lima tahun tidak kuat menahan beban tersebut,” ujarnya.
Meski demikian, polisi belum menetapkan dugaan tersebut sebagai penyebab pasti. Pemeriksaan masih dilakukan untuk mengetahui faktor teknis maupun faktor lain yang menyebabkan lift jatuh.
Personel Reskrim Polsek Lowokwaru telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, mencari bukti dan petunjuk di sekitar lokasi serta mengecek kondisi para korban di rumah sakit.
Polisi juga akan memanggil pihak owner atau pengelola Majesty untuk dimintai keterangan bersama karyawan yang mengetahui kejadian.
“Owner akan kami undang untuk dilakukan pemeriksaan bersama dengan karyawan yang mengetahui kejadian tersebut,” tegas Anang.
Polisi juga menyiapkan pemeriksaan medis dan visum terhadap korban sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Sampai saat ini, penyebab pasti jatuhnya lift masih dalam pendalaman. Polisi akan mencocokkan keterangan saksi dengan kondisi teknis lift dan temuan di lokasi untuk mengetahui secara utuh bagaimana kecelakaan tersebut terjadi.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar