Kebakaran Rumah dan Lahan Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari
- account_circle ADK
- calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang memadamkan kebakaran lahan tebu di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, yang diduga dipicu pembakaran daun tebu kering atau daduk. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Tiga peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Malang dalam sehari, Jumat (9/10/2026). Kebakaran tersebut melanda sebuah rumah di Kecamatan Dau serta lahan bambu dan lahan tebu di Kecamatan Pakis. Kerugian akibat kebakaran rumah di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Satpol PP Kabupaten Malang, Win Haliem, S.T., M.T., membenarkan adanya tiga kejadian tersebut saat dikonfirmasi Memodaily.id, Sabtu (10/10/2026).
Berdasarkan laporan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang, ketiga lokasi kebakaran berada di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Desa Pakisjajar, serta Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis.
“Ketiga kejadian tersebut ditangani petugas Damkar Kabupaten Malang. Untuk kebakaran rumah di Kalisongo dan lahan bambu di Pakisjajar, sumber api masih belum diketahui berdasarkan laporan awal,” ujar Win.
Kebakaran Rumah di Dau Rugikan Pemilik hingga Rp100 Juta
Kebakaran pertama yang menjadi perhatian terjadi di sebuah rumah di Jalan Dieng Atas, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau. Warga melihat kobaran api sekitar pukul 16.10 WIB dan berupaya memadamkannya menggunakan peralatan seadanya sebelum menghubungi petugas.
Damkar menerima laporan pada pukul 16.28 WIB. Regu 3 kemudian diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 16.47 WIB.
Petugas mengerahkan dua unit kendaraan pemadam, yakni U7 dan U2, dengan lima personel. Penanganan juga melibatkan satu personel Babinsa.
“Api berhasil dipadamkan pada pukul 17.50 WIB. Luas bagian rumah yang terbakar diperkirakan berukuran 5 x 5 meter, sedangkan penyebab kebakaran masih belum diketahui,” jelas Win.
Kerugian material akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp100 juta. Namun, laporan awal belum mencantumkan identitas pemilik rumah maupun rincian kerusakan secara terperinci.
Lahan Bambu di Pakisjajar Ikut Terbakar
Selain rumah di Dau, kebakaran juga melanda lahan bambu di Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis.
Warga melihat kobaran api sekitar pukul 15.10 WIB. Mereka sempat melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.
Laporan diterima Damkar pada pukul 15.15 WIB. Petugas tiba di lokasi pada pukul 15.31 WIB dengan mengerahkan dua unit kendaraan, yakni U7 dan U10, serta lima personel.
“Api berhasil dipadamkan pada pukul 16.25 WIB. Luas lahan bambu yang terbakar diperkirakan mencapai 500 meter persegi,” imbuh Win.
Penyebab kebakaran lahan bambu tersebut masih belum diketahui. Laporan awal menyebutkan kerugian material mencapai jutaan rupiah, tetapi belum merinci jumlah pastinya.
Api Pembakaran Daduk Merembet ke Lahan Tebu
Kebakaran ketiga terjadi di lahan tebu Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, pada Jumat petang. Berdasarkan laporan Damkar Kabupaten Malang, api diduga bermula dari aktivitas pembakaran daun tebu kering atau daduk.
Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas keamanan kawasan Araya melihat seseorang membakar daduk kering. Api kemudian merembet ke lahan tebu kering yang berada dekat permukiman warga.
Petugas keamanan segera menghubungi Damkar. Laporan diterima pukul 18.07 WIB. Unit pemadam diberangkatkan pukul 18.11 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 18.21 WIB.
Menurut Win, pemadaman dilakukan menggunakan satu unit kendaraan U6 dari Pos Singosari dengan tiga personel Damkar. Sebanyak tujuh petugas keamanan Araya turut membantu proses pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan pada pukul 20.10 WIB. Luas lahan tebu yang terbakar sekitar 500 meter persegi,” ungkapnya.
Laporan awal belum mencantumkan rincian kerugian material maupun identitas orang yang diduga melakukan pembakaran tersebut. Dengan demikian, dugaan penyebab kebakaran masih mengacu pada informasi awal yang diterima petugas.
Damkar Imbau Masyarakat Segera Melapor
Tiga peristiwa kebakaran tersebut melibatkan satu bangunan rumah dan dua area lahan. Kebakaran rumah di Dau menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp100 juta, sedangkan kebakaran lahan bambu dan lahan tebu masing-masing mencakup area sekitar 500 meter persegi.
Dari ketiga kejadian itu, penyebab kebakaran rumah dan lahan bambu belum diketahui. Sementara itu, kebakaran lahan tebu diduga berkaitan dengan pembakaran daduk kering yang kemudian merembet ke area perkebunan.
Win mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian kebakaran kepada petugas Damkar sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
“Apabila masyarakat melihat kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar api bisa segera ditangani dan tidak meluas,” pungkas Win.
- Penulis: ADK
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar