Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kelangkaan Pertalite di Surabaya, Lilik Hendarwati Khawatirkan Dampak bagi UMKM

Kelangkaan Pertalite di Surabaya, Lilik Hendarwati Khawatirkan Dampak bagi UMKM

  • account_circle WNZ
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SURABAYA, Memodaily.id – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah SPBU Kota Surabaya mulai menimbulkan keresahan masyarakat. Antrean kendaraan terlihat mengular di beberapa titik SPBU, sementara sebagian warga terpaksa beralih menggunakan Pertamax karena stok Pertalite tidak tersedia.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Anggota DPRD Jawa Timur Daerah Pemilihan Surabaya, Lilik Hendarwati. Ia menilai gangguan pasokan Pertalite tidak bisa dianggap sebagai persoalan teknis semata karena berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Lilik, kelompok yang paling merasakan dampaknya adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pekerja sektor informal yang mengandalkan kendaraan operasional setiap hari.

“Kondisi ini tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa, karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat kecil yang setiap hari bergantung pada ketersediaan BBM untuk bekerja dan beraktivitas,” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Kamis (25/6/2026).

Dalam beberapa hari terakhir, antrean panjang dilaporkan terjadi di sejumlah SPBU di Surabaya, termasuk kawasan Bratang dan Nginden. Berdasarkan informasi dari petugas SPBU, kekosongan Pertalite dipicu keterlambatan pengiriman pasokan.

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur itu menilai terganggunya distribusi Pertalite berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi Surabaya sebagai pusat perdagangan dan jasa di Jawa Timur.

“Surabaya merupakan kota perdagangan dan jasa yang pergerakan ekonominya sangat dinamis. Ketika distribusi Pertalite terganggu, maka mobilitas masyarakat ikut tersendat. Aktivitas usaha, distribusi barang, hingga pelayanan kepada konsumen menjadi kurang optimal,” katanya.

Lilik mengingatkan bahwa dampak terbesar justru dirasakan oleh masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas harian, seperti pengemudi ojek online, kurir, pedagang keliling, dan pelaku UMKM.

“Kasihan para pengemudi ojek online, kurir, pelaku UMKM, dan pekerja sektor informal lainnya. Pertalite bukan sekadar bahan bakar, tetapi modal utama untuk mencari nafkah bagi mereka,” tegasnya.

Ia menambahkan, waktu yang terbuang akibat antrean panjang di SPBU berpotensi mengurangi produktivitas sekaligus pendapatan para pekerja sektor informal.

“Ketika mereka harus mengantre lama atau bahkan tidak mendapatkan Pertalite, artinya kesempatan mencari nafkah juga berkurang. Ini tentu berdampak pada pendapatan keluarga mereka,” ujarnya.

Lilik meminta Pertamina dan pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat mengenai penyebab keterlambatan distribusi serta langkah penanganan yang dilakukan.

“Saya meminta Pertamina dan seluruh pihak terkait untuk segera memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat mengenai penyebab keterlambatan pasokan, sekaligus melakukan langkah-langkah konkret untuk mengatasinya,” katanya.

Selain itu, ia mendorong percepatan distribusi dan pemerataan pasokan Pertalite ke seluruh SPBU di Surabaya, terutama pada lokasi dengan tingkat konsumsi tinggi.

“Antisipasi harus dilakukan lebih dini agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan aktivitas ekonomi tidak terganggu. Masyarakat berhak mendapatkan kepastian dan pelayanan yang baik,” tambahnya.

Lilik berharap persoalan kelangkaan Pertalite dapat segera diatasi sehingga masyarakat kembali memperoleh akses BBM dengan mudah dan aktivitas ekonomi berjalan normal.

“Kita ingin masyarakat bisa memperoleh BBM dengan mudah, bekerja dengan tenang, dan roda perekonomian Surabaya tetap bergerak dengan baik. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penyelesaian persoalan ini,” pungkasnya.

  • Penulis: WNZ
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurniasih: MPLS Harus Bebas Perpeloncoan

    Kurniasih: MPLS Harus Bebas Perpeloncoan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati menegaskan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 harus sepenuhnya terbebas dari praktik perpeloncoan, intimidasi, maupun kekerasan. Ia meminta kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dikawal secara serius agar benar-benar diterapkan di seluruh sekolah. Kurniasih mengapresiasi kebijakan Kemendikdasmen yang membatasi kepanitiaan […]

  • Wali Kota Kediri Hadiri Lomba Menembak HUT ke-80 Polri, Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Pemda

    Wali Kota Kediri Hadiri Lomba Menembak HUT ke-80 Polri, Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Pemda

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle AK
    • 0Komentar

    KEDIRI, Memodaily.id – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Lomba Menembak dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri yang digelar di Lapangan Tembak Brigif 16 Wira Yudha, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur Forkopimda Plus di Kota Kediri. Sebelum mengikuti kegiatan, Vinanda Prameswati bersama jajaran […]

  • Menikmati Sarapan dengan Pecel Pincuk, Kuliner Tradisional yang Selalu Dirindukan

    Menikmati Sarapan dengan Pecel Pincuk, Kuliner Tradisional yang Selalu Dirindukan

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Sarapan menjadi momen penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Di antara beragam menu tradisional Indonesia, pecel pincuk tetap menjadi salah satu pilihan favorit karena cita rasanya yang khas, bergizi, dan mengenyangkan. Pecel pincuk disajikan menggunakan alas daun pisang yang dibentuk menyerupai pincuk atau wadah sederhana. Penyajian tradisional ini memberikan aroma alami yang menambah […]

  • Kasus Lapas Cibinong, Komisi II Minta Ombudsman Perjelas Indikator Maladministrasi

    Kasus Lapas Cibinong, Komisi II Minta Ombudsman Perjelas Indikator Maladministrasi

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda meminta Ombudsman Republik Indonesia memperjelas indikator pelanggaran atau maladministrasi dalam pengawasan pelayanan publik. Hal itu disampaikan menyusul mencuatnya kasus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong. Rifqinizamy mengatakan Komisi II DPR RI telah menerima laporan Ombudsman secara komprehensif terkait hasil pengawasan di Lapas Cibinong. […]

  • Gus Yahya Ungkap Makna Muktamar NU di Tambakberas

    Gus Yahya Ungkap Makna Muktamar NU di Tambakberas

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menegaskan pelaksanaan Muktamar NU 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, memiliki makna sejarah yang kuat sekaligus diharapkan membawa keberkahan bagi Nahdlatul Ulama dan bangsa Indonesia. Gus Yahya menyampaikan hal tersebut saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Bahrul […]

  • Data Pemilih Kota Batu Bertambah 180, Dapil Berpotensi Bergeser

    Data Pemilih Kota Batu Bertambah 180, Dapil Berpotensi Bergeser

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu mencatat adanya kenaikan jumlah pemilih sebanyak sekitar 180 orang pada pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) triwulan III 2026. Ketua KPU Kota Batu, Heru Joko Purwanto, S.Sos., mengatakan pemutakhiran DPB dilakukan secara berkala setiap triwulan sebagai bagian dari kewajiban KPU dalam menjaga akurasi data pemilih. “Pada triwulan […]

expand_less