DPRD Kota Malang Soroti Ekonomi hingga Pelayanan Publik, Amithya: Masyarakat Harus Rasakan Dampaknya
- account_circle PRI
- calendar_month Jumat, 14 Agu 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyampaikan pandangannya terkait pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kota Malang. (Foto: Memodaily.id/PRI)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG, Memodaily.id – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian pemerintah dan DPRD, mulai dari pendidikan, kesehatan, pelayanan publik hingga perekonomian.
Hal itu disampaikan Amithya seusai mengikuti rangkaian agenda kenegaraan, Jumat (14/8/2026). Menurutnya, berbagai persoalan tersebut telah menjadi perhatian DPRD dalam enam bulan terakhir dan perlu diselesaikan secara bertahap selama masa jabatan.
“Beberapa permasalahan mulai dari pendidikan, kesehatan, pelayanan terhadap masyarakat, dan terkhusus juga tentang perekonomian,” ujar Amithya.
Ia berharap pembahasan berbagai persoalan tersebut tidak berhenti pada forum rapat, tetapi menghasilkan penyelesaian yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
“Kami berharap bisa menyelesaikan hal-hal tersebut selama beberapa waktu masa jabatan kami, dan kemudian bisa menjadikan Kota Malang ini bisa lebih baik dan masyarakat merasakan dampaknya,” tegasnya.
Amithya menilai keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari banyaknya program maupun penyelesaian administrasi. Dampak kebijakan terhadap kehidupan masyarakat harus menjadi perhatian utama.
Karena itu, ia mendorong pemerintah dan DPRD lebih sering turun langsung ke masyarakat untuk mengetahui kondisi riil di lapangan.
“Saya kira teman-teman sudah beberapa waktu ini kita bisa melihat di beberapa media bahwa teman-teman sudah turun ke lapangan, baik itu melalui sidak, melalui reses, dan lain sebagainya,” katanya.
Menurut Amithya, komunikasi dengan masyarakat juga tidak harus selalu melalui agenda formal. Interaksi langsung dinilai penting agar pemerintah dan DPRD memahami persoalan warga secara lebih utuh.
“Untuk bisa kita lebih memahami masyarakat, permasalahan itu memang betul seperti apa yang dikatakan Pak Presiden bahwa kita harus turun ke bawah,” ujarnya.
Ia menambahkan, turun ke lapangan diperlukan untuk memastikan kebijakan yang dibuat telah berjalan sesuai sasaran.
“Apakah memang kebijakan kita sudah sesuai pelaksanaannya, baik sasarannya,” imbuhnya.
Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Capai 6 Persen
Amithya juga menanggapi target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan mencapai 6 persen. Ia optimistis target tersebut masih dapat dikejar dengan mempertimbangkan capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 persen dalam tiga triwulan pertama.
“Iya, 5,61. Kami berharap tidak ada kondisi atau faktor-faktor lain yang kemudian menghantam, sehingga masih bisa mulus sesuai dengan prediksi beliau bisa mencapai 6 persen,” jelasnya.
Namun, ia mengingatkan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dilihat dari angka statistik. Menurutnya, indikator yang tidak kalah penting adalah sejauh mana pertumbuhan tersebut berdampak terhadap kehidupan masyarakat.
“Pastinya nanti kita juga bisa melihat misalkan dari daya beli masyarakat, kemudian seberapa baik program-program kita juga kemudian bisa dirasakan masyarakat. Yang paling penting sih daya beli,” tegasnya.
Amithya memastikan DPRD Kota Malang akan terus mendukung kebijakan pemerintah daerah sesuai kewenangan yang dimiliki. Dukungan tersebut diarahkan agar program pemerintah mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kami bisa fasilitasi di pemerintahan daerah, artinya mendukung secara struktural. Karena kewenangan itu ada levelnya, tapi kami berharap nanti kami bisa mendukung sesuai dengan kewenangan kami,” ungkapnya.
Menurutnya, semangat pembangunan dan pesan kemerdekaan harus diwujudkan melalui kebijakan yang terukur dan tepat sasaran. Masyarakat harus menjadi pihak yang merasakan langsung hasil pembangunan, baik melalui peningkatan daya beli, pelayanan publik, maupun akses pendidikan dan kesehatan.
- Penulis: PRI
- Editor: MUH


Saat ini belum ada komentar