Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Tahu Campur, Sajian Gurih yang Cocok Menemani Santap Siang di Awal Pekan

Tahu Campur, Sajian Gurih yang Cocok Menemani Santap Siang di Awal Pekan

  • account_circle WTN
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Memodaily.id – Awal pekan identik dengan kembali padatnya aktivitas. Di sela kesibukan tersebut, menikmati semangkuk tahu campur hangat bisa menjadi pilihan tepat untuk mengisi energi saat makan siang.

Kuliner khas Jawa Timur ini dikenal dengan perpaduan cita rasa gurih, manis, dan sedikit pedas dalam satu mangkuk. Isinya terdiri dari tahu goreng, potongan daging sapi atau kikil, taoge, selada, mie kuning, serta lentho yang kemudian disiram kuah kaldu berbumbu petis. Taburan bawang goreng, daun seledri, dan kerupuk menjadi pelengkap yang menambah kenikmatan saat disantap.

Keunikan tahu campur terletak pada kuahnya yang kaya rasa. Kaldu sapi yang dimasak dalam waktu cukup lama berpadu dengan petis menghasilkan aroma khas yang langsung menggugah selera. Perpaduan tekstur lembut tahu, kenyal kikil, renyah taoge, dan gurih lentho membuat setiap suapan terasa semakin nikmat.

Di Kota Malang, tahu campur mudah dijumpai, mulai dari pedagang kaki lima hingga rumah makan yang telah berjualan selama bertahun-tahun. Harganya pun relatif ramah di kantong, berkisar Rp15 ribu hingga Rp30 ribu per porsi, tergantung isi dan lokasi penjual.

Selain mengenyangkan, tahu campur juga menjadi salah satu kuliner tradisional yang tetap bertahan di tengah menjamurnya makanan modern. Banyak penikmat kuliner memilih menu ini karena cita rasanya yang autentik dan mampu menghadirkan suasana makan yang sederhana namun berkesan.

Saat cuaca sedikit mendung atau setelah menjalani aktivitas sejak pagi, semangkuk tahu campur hangat menjadi pilihan yang pas untuk mengembalikan tenaga. Tak heran jika kuliner legendaris ini masih menjadi favorit masyarakat lintas generasi.

Bagi pencinta kuliner Nusantara, tahu campur bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari kekayaan kuliner Jawa Timur yang terus dijaga keberadaannya. Menikmati seporsinya di awal pekan bisa menjadi cara sederhana untuk memulai hari dengan semangat baru.

  • Penulis: WTN
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Apresiasi Haji 2026, Atalia Minta Evaluasi Berujung Perbaikan Nyata

    DPR Apresiasi Haji 2026, Atalia Minta Evaluasi Berujung Perbaikan Nyata

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menilai penyelenggaraan ibadah haji 2026 mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, ia menegaskan evaluasi tidak boleh berhenti sebagai laporan tahunan, tetapi harus diwujudkan dalam langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan jemaah pada musim haji berikutnya. “Secara kuantitas maupun kualitas kita melihat adanya perbaikan. Karena […]

  • Kekerasan di Sekolah Berulang, DPR Minta Pencegahan Diperkuat

    Kekerasan di Sekolah Berulang, DPR Minta Pencegahan Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati meminta upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan diperkuat. Menurutnya, sekolah perlu membangun sistem keamanan dan budaya yang mampu mencegah kekerasan sebelum menimbulkan korban. Pernyataan tersebut disampaikan Kurniasih menyusul sejumlah kasus kekerasan di lingkungan pendidikan yang terjadi di berbagai daerah. Salah satunya kasus di Pemalang, […]

  • Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Korban Montara

    Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Korban Montara

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    NTT, Memodaily.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah terus mengawal penyelesaian hak ganti rugi sekaligus pemulihan lingkungan dan ekonomi masyarakat terdampak tumpahan minyak Montara di Laut Timor. Penegasan tersebut disampaikan saat Menteri Keuangan berdialog dengan masyarakat Tablolong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (6/8). Kunjungan kerja itu dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga […]

  • Orem-Orem, Kuliner Khas Malang yang Bertahan Lintas Generasi

    Orem-Orem, Kuliner Khas Malang yang Bertahan Lintas Generasi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Di tengah menjamurnya kuliner modern, orem-orem tetap menjadi salah satu makanan khas Malang yang tidak kehilangan penggemarnya. Hidangan berbahan dasar ketupat, tempe, tahu, tauge, dan kuah santan berbumbu rempah ini masih menjadi pilihan favorit masyarakat untuk sarapan maupun makan siang. Orem-orem dikenal dengan cita rasanya yang gurih, sedikit pedas, serta aroma rempah […]

  • APBD Kota Batu Kucurkan Rp1 Miliar untuk Gelora Ganesha Torongrejo

    APBD Kota Batu Kucurkan Rp1 Miliar untuk Gelora Ganesha Torongrejo

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Pemerintah Desa Torongrejo, Kota Batu, mendapat kucuran bantuan keuangan khusus sebesar Rp1 miliar dari APBD Kota Batu untuk pembenahan Lapangan Gelora Ganesha Torongrejo. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan plengsengan lapangan sepak bola dan pemasangan jaring. Sementara kebutuhan lain, seperti pembangunan pagar lapangan, belum masuk dalam alokasi anggaran tersebut. Kepala Desa Torongrejo, Takim, […]

  • Pemkot Malang Perkuat SPIP Bersama BPKP Jatim untuk Cegah Penyimpangan Anggaran

    Pemkot Malang Perkuat SPIP Bersama BPKP Jatim untuk Cegah Penyimpangan Anggaran

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pemerintah Kota Malang memperkuat penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dengan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta mampu mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran daerah. Komitmen tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Penyelenggaraan SPIP yang digelar di Savana […]

expand_less