Breaking News
Selasa, 13 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Andalkan GPS, Dua Pendaki Nekat Terobos Jalur Ilegal Semeru Terdampar 3 Hari

Andalkan GPS, Dua Pendaki Nekat Terobos Jalur Ilegal Semeru Terdampar 3 Hari

  • account_circle ADK
  • calendar_month Jumat, 28 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG, Memodaily.id — Mengandalkan GPS tanpa pemandu, dua pemuda asal Kepanjen, Kabupaten Malang, Yanuar (19) dan Dwi (25), justru terdampar selama tiga hari dua malam di kawasan Gunung Semeru.

Keduanya nekat memasuki kawasan Semeru melalui jalur ilegal di kawasan Limpak, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, pada Senin (24/8/2026) malam. Pendakian itu awalnya direncanakan sebagai perjalanan tektok, yakni naik dan turun tanpa bermalam.

Namun, rencana tersebut berantakan setelah keduanya menghadapi medan yang sulit. Mereka tersasar hingga berada di kawasan punggungan bukit yang mengarah ke Kalimati. Tanpa perlengkapan bermalam dan hanya mengandalkan perbekalan terbatas, keduanya akhirnya bertahan selama tiga hari dua malam.

Kapolsek Poncokusumo AKP Teguh Iman Sugiharto membenarkan kejadian tersebut. Yanuar dan Dwi akhirnya ditemukan di kawasan Ranu Kumbolo pada Kamis (27/8/2026) dalam kondisi kelelahan dan kehabisan logistik.

“Saat ditemukan mereka sudah kehabisan logistik. Tadi langsung kami berikan nutrisi dan kami serahkan ke orang tuanya dalam kondisi sehat,” ujar Teguh saat dikonfirmasi, Jumat (28/8/2026).

Dari keterangan kepada petugas, Yanuar mengaku mengetahui keberadaan jalur tersebut melalui media sosial TikTok. Keduanya kemudian mencoba menelusuri rute tanpa menggunakan jasa pemandu.

GPS menjadi satu-satunya alat bantu untuk menentukan arah perjalanan. Namun, teknologi tersebut tidak cukup membantu ketika mereka menghadapi kondisi medan yang sulit dan akhirnya kehilangan arah.

Setelah bekal makanan habis, keduanya memutuskan turun untuk mencari pertolongan. Perjalanan kemudian mengarah ke kawasan Ranu Kumbolo hingga akhirnya ditemukan petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) dalam proses evakuasi.

“Kami tadi memang menyerahkan diri karena logistik sudah habis. Tadi semua sudah dievakuasi, baru ketemu petugas dan diantar turun ke Ranupane,” kata Yanuar.

Keberadaan kedua pendaki sebelumnya tidak tercatat dalam sistem pendakian resmi karena mereka masuk melalui jalur ilegal. Kondisi ini membuat keberadaan keduanya sulit dipantau ketika mengalami keadaan darurat.

Peristiwa tersebut menjadi peringatan bahwa GPS bukan jaminan keselamatan di medan pegunungan. Jalur tidak resmi, minimnya persiapan, serta ketiadaan pemandu dapat membuat pendakian yang semula direncanakan sehari berubah menjadi situasi darurat.

Beruntung, Yanuar dan Dwi berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat. Keduanya kemudian diserahkan kepada keluarga setelah mendapat asupan makanan dan nutrisi dari petugas.

  • Penulis: ADK
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak DPRD Ungkap Dugaan Kerusakan Stadion Kanjuruhan, Aset Belum Diserahterimakan

    Sidak DPRD Ungkap Dugaan Kerusakan Stadion Kanjuruhan, Aset Belum Diserahterimakan

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Hasil inspeksi mendadak (sidak) Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi PDI Perjuangan, Zulham Ahmad Mubarok, mengungkap dugaan sejumlah kerusakan pada Stadion Kanjuruhan yang baru selesai direnovasi menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp335 miliar. Selain temuan dugaan kerusakan, proses serah terima fisik stadion kepada Pemerintah Kabupaten Malang hingga akhir Juli 2026 […]

  • BINUS Dorong AI untuk Kepentingan Bangsa, Bukan Sekadar Ikuti Tren

    BINUS Dorong AI untuk Kepentingan Bangsa, Bukan Sekadar Ikuti Tren

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle RFR
    • 0Komentar

    JAKARTA, Memodaily.id – Memperingati 45 tahun berdiri, BINUS University menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan bangsa dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia, bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi. Pesan tersebut disampaikan Dewan Guru Besar BINUS University melalui gagasan AI for Life, sebuah konsep yang menempatkan AI sebagai teknologi yang […]

  • Satgas Pangan Polres Batu Sidak Pasar Among Tani, Stok Beras Aman Harga Tetap Stabil

    Satgas Pangan Polres Batu Sidak Pasar Among Tani, Stok Beras Aman Harga Tetap Stabil

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Batu bersama sejumlah instansi terkait melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan dan harga beras di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, Selasa (8/9/2026). Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan pasokan beras tetap aman, harga berada dalam kisaran wajar, serta mutu beras yang beredar di masyarakat tetap […]

  • Pemkot Batu Gandeng Kejari Jaga Harga Sembako Tetap Stabil

    Pemkot Batu Gandeng Kejari Jaga Harga Sembako Tetap Stabil

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Pemerintah Kota Batu memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu dalam upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok penting (Bapokting) melalui pendampingan program pengendalian inflasi daerah. Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dihadiri Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, bersama jajaran Kejari Kota Batu, Kamis (23/7/2026). Dalam pertemuan itu, dibahas berbagai […]

  • 76 SPPG Beroperasi, Dua Dapur MBG Malang Masih Bermasalah

    76 SPPG Beroperasi, Dua Dapur MBG Malang Masih Bermasalah

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Puluhan dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) kini beroperasi di Kota Malang. Namun di balik masifnya distribusi makanan, persoalan standar keamanan pangan masih menjadi sorotan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr. Husnul Muarif mengungkapkan, saat ini terdapat 76 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi. Dari jumlah tersebut, masih ada dua SPPG […]

  • ‎DPRD Kota Malang Tampung Kritik Mahasiswa UB, Isu Parkir dan Sampah Jadi Sorotan

    ‎DPRD Kota Malang Tampung Kritik Mahasiswa UB, Isu Parkir dan Sampah Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id– ‎DPRD Kota Malang membuka ruang dialog dengan kalangan akademisi melalui agenda Sekolah Legislatif yang diikuti mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) pada Selasa (09/06). ‎ ‎Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai sorotan terhadap persoalan perkotaan, mulai dari pengelolaan parkir, sampah, hingga penataan ruang dan kebijakan daerah. ‎ ‎Kegiatan yang diikuti mahasiswa […]

expand_less